. Yuk budayakan vote dan komen sebelum membaca.
Karena vote dan komen kalian adalah semangatku untuk terus menulis.
===================================Aku Edi (cerita sosialisasi) seorang tentara, kembali lagi.
Istri masih sibuk dengan pekerjaannya di pulau.
Sedang aku masih berhubungan dengan ela dan yesi.
Ela masih belum tau hubunganku dengan yesi.
Pernah beberapa hari, ku janjian sama Yesi tanpa sepengetahuan Ela.
Kami ngentot sepuasnya, jika ke kost Ela, pasti mampir ke kamar Yesi.
Karena, tiap habis ngentot Ela pasti ketiduran, untuk ronde selanjutnya dikamar Yesi.
Setelah kenal sama Ela dan yesi, nafsuku tersalurkan, bahkan makin gede saja nih nafsu.
Hari ini, ku ngantar Ela ke salon, salonnya lumayan bagus dan bersih, yang jaga cewek 2 orang, cantik dan seksi.
Awalnya biasa saja, aku duduk di kursi tunggu, sedang Ela lagi daftar pada cewek cantik itu.
Setelah daftar, Ela diajak ke ruang perawatan oleh salah satu cewek itu, sedangkan satunya duduk di meja resepsionis, matanya mengerling ke arahku, bibirnya digigit, dan tangannya meremas-remas payudaranya.
Melihat itu, aku ngaceng, kontolku sudah sesak dalam celana seragam ku.
Dia berdiri, berjalan ke arah pintu, roknya pendek sekali, paha mulusnya terekspos.
Mataku terus memandangi nya, ternyata dia mengunci pintu.
Dia berjalan ke arahku, dan dia meremas kontolku, lalu melumat bibirku.
Ku balas pagutan bibirnya, ku remas susu kembarnya.
Tangannya juga meremas kontolku.
Ciuman kami semakin panas, semakin membuat kami tegang.
"Gede mas... " Katanya, dan ku tersenyum.
"Susumu juga gede.
" Dia tersipu.
Dia menuntunku ke suatu ruangan, yang ternyata sebuah kamar.
Kami berciuman dan saling melucuti pakaian kami.
Susunya memang gede, kulitnya mulus.
"Wow ma Ku suka" Tanpa Aba-aba dia mengulum kontolku.
"Ah ah ah owhh hhhh" Desahku.
Dia terus mengulum kontolku, keluar masuk mulutnya.
"Owhh ahhhh enakhhhh ahhhh" Desahku lirih.
Kuangkat tubuhnya hingga berdiri, ku lumat puting susunya.
"Ahhhh mashhhj ahhh ahhhh disituhhh ohhhh" Desahnya manja.
Tak ku hiraukan ku lumat susu itu kanan dan kiri.
Sedangkan jariku memainkan klitiris di memeknya, dia makin meracau.
"Ohhhh ahhhhh mashhhh ohhhh enakhhh uhhhhhh" Duaakin menggelunjang.
Kubteruskan aksiku, mulutku disusu kembarnya, jariku di memeknya.
"Masshhjjj ahhhh ohhhh" Crettt creeet creeet creeet creeet.
Dia orgasme, ku dorong tubuhnya ke kasur, ku lebarkan kakinya, tanpa aba-aba ku masukkan rudalku ke lubang memeknya.
"Aaahhhhhhhh" Kami mendesah.
Tak ku sia-siakan, ku langsung goyangkan pinggul ku, maju mundur.
"Ahhh ahhhh ahhhh" Desahku.
"Ohhh mashhhh ahhhh"Ku cium bibirnya, hanya bunyi kecepak kecepak dari kontolku dan memeknya.
Ku percepat gerakan ku, karena waktuku tidak banyak.
Hingga dia orgasme yang kedua kalinya.
Ku balik badannya hingga menungging, ku dodok dari belakang.
"Ahhhh masshhjj""Rasakan ini.. Ahhhh ini yang kau mau kan... Ahhhhh" Desahku.
Ku terus memompa tubuhnya, dan kami berkeringat, mendesah, meracau tak karuan.
Sambil menggenjot, tanganku meremas susunya, dan bibirku melumat bibirnya.
Aku harus cepat selesai.
Ku terus memompa, memacu kontolku, dengan cepat, karena waktu yang tidak banyak.
"Ohhhh ahhh ahhhh" Desahku.
Ku makin mempercepat pompaanku, dan akhirnya.
"Aku mauh keluar ahjj" Dan ku cabut kontolku, ku masukkan ke mulitnya.
Croooot croooot croooot croooot croooot croooot croooot croooot croooot croooot.
Cukup banyak semburan spermaku ke mulutnya.
Dan dia menelannya.
"Gila hebat kamu mas, aku ketagihan, mamaku santi.
""Edi""Kapan-kapan kesini lagi mas, kita main lagi" Ku mengangguk, dan ku pakai seragamku kembali, kurapikan diriku, ku lumat lagi bibirnya.
Ku kembali keluar dan duduk sambil pura-pura baca majalah.
Lalu, Ela keluar.
"Yuk mas" Kata Ela.
Dan kamipun keluar salon itu, sebelum keluar, ku menoleh ke belakang, dan ku mengerlingkan mataku pada santi, dan dia menggerakkan bibirnya seperti mencium kearahku.
Sumber:Internet