. Yuk budayakan vote dan komen sebelum membaca.
Karena vote dan komen kalian adalah semangatku untuk terus menulis===================================Aku Jun, kalian sudah pasti kenal.
Sebagai TNI banyak yang harus dikerjakan, entah pelaporan administrasi, kunjungan, patroli dan sebagainya.
Hampir setiap malam, ku selalu patroli di wilayah ku, kebetulan rumah juga dekat, jadi bisa izin ke istri untuk keluar sebentar.
Malam ini, setelah shalat 'isya dan makan malam, ku pamit patroli ke istri.
Sebelumnya, ku cek kantor dulu, setelah aman baru keliling cek ke wilayah.
Setelah cukup lama berjalan dengan mengendarai sepeda motor, ku lihat seorang perempuan di pinggir jalan.
Karena kasihan sudah malam, ku berhenti, karena tidak mungkin ada angkutan umum malam-malam begini.
Ternyata perempuan muda, sendiri, ku rasa masih anak sekolah, atau anak kuliahan.
"Maaf mbak, sendiri saja malam-malam begini? ""Iya om.. Kemalaman habis ngerjakan tugas dirumah teman.
""Ayo saya antar pulang, bahaya sendirian dipinggir jalan.
""Beneran om.. Nggak merepotkan.
""Nggak.. Ayok naik.
""Iya om.. Terimakasih.
"Anak itu naik, dan setelah itu ku kendarai motorku, melaju pelan.
Kagetnya, anak itu melingkarkan tangannya diperutku.
"Nama om siapa? ""Jun... Namamu? ""Aku erlyta.. Maaf om ku peluk, karena dingin.
""Iya.. Erlyta umur berapa? Sekolah atau gimana? ""Erlyta umur 17 om.. Masih SMK, kalau om umur berapa? ""Umur 42 tahun.
""Masih keliatan muda dan ganteng, erlyta aja mau loh ma om... Hehe.. ""Bisa saja.. Rumahmu dijalan apa? ""Ku kost om di jalan raya.. ""Ohh.. Iya... " Tangannya turun, tepat di kontolku, diraba nya, nikmat sekali, sehingga punyaku terbangun.
"Mampir ke kost erlyta ya om.. " Suaranya dibuat mendesah.
Tangannya terus meraba kontolku, payudaranya digesekkan di punggungku.
Nikmatnya, horny berat diriku.
Tak lama, kami sampai di kost annya, sepi, mungkin sudah tidur semua pikirku.
"Om jun.. Ayo mampir.. " Ajaknya.
"Tidak apa-apa nih? " Tanyaku.
"Iya om.. Ayo... " Akupun turun, mengikutinya, ke arah kamarnya.
"Masuk om.. Duduk dulu.. " Katanya sambil menutup pintu dan menguncinya.
Aku duduk di sofa, dan dia jalan ke arahku, lalu duduk dipangkuan ku, kebetulan aku pakai sarung dan cd di dalam.
Lalu dia mengalungkan tangannya di leherku.
"Om ganteng banget.. Erlyta suka.. " Sambil mencium pipiku, dan meraba dadaku.
Aku menikmati cumbuannya.
Dia melepaskan kancing bajuku, dengan masih berpakaian yang terbuka kancingnya, etlyta menciumi leher dan dadaku.
"Ssshhhhh.. " Aku mendesis pelan menikmati semua.
Pantatnya digesekkan tepat diatas kontolku dibalik cd dan sarung.
Aku yang sudah sangat on, lalu ku cium bibirnya dengan buas, ku lumat ku pagut dengan buas.
Tangan melingkar dileherku, ciuman kami semakin panas, ku buka baju dan bh nya.
Susunya tidak besar sedang, bulat dan padat.
Ku kenyot puting susunya.
"Ahhhh ommm Hhhhh ahhhh" Desahnya membuat makin bergairah.
Sambil nyusu ku buka pengait saring dan cd ku, dan ku dingkap rok dan juga ku singkap vd nya, lalu ku masukkan kontolku ke memeknya, dengan dia tetap dipangkuan ku.
"Ommhhjj ahjhhhh" Ku naik turunkan pinggangnya, sehingga kontolku keluar masuk.
"Ahhh ahhhh" Aku mendesah.
Erlyta menggoyangkan pinggulnya, kekiri kekanan, seperti ulekan.
Ku cium lehernya.
"Ommhh omhhh ahhhh" Tak ku hiraukan, ku ciumi susunya lagi, goyangannya makin menggila.
Ku hentikan semua, ku turunkan dia, dan ku nunggingkan dia, lalu ku tusuk dari belakang.
Ku goyangkan pinggulku, keluar masuk.
"Ohh ohhh omhhh ahhh""Ahhh erlyta ahhhh ahhh" Ku goyang makin cepat.
"Ahhh terusss ommm enak hhh""Ahhh ahhhh ohhhh erlyta ahhhh""Gimanahh hhhh omhhh enakhhh? ""Ohhh ohhh enakhhhh"Aku terus memacu, keringat kami sudah mengalir, ku cium tengkuknya, ku remas susunya, ku entot memeknya.
"Ommhhh ahhh ahhhh akkuhhh" Crett Creettt Creettt .
Dia orgasme.
Aku tak tinggal diam, ku hentakkan dengan cepat.
"Ommhhh omhhh omhhh ahhhhh""Ahhhh erlytahhhh ahhhh omhh mauhh keluar ahhhhh.
" Ku cabut kontolku, lalu ku arahkan ke susunya dan.
Croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot croot aku keluar.
Setelah itu aku terduduk, erlyta mencium pipiku, ku bersihkan tubuhku, dan ku pamit pulang.
Erlyta menahanku, tapi ku harus tetap pulang.
Sumber:Internet