Gelap

Step Mom 21 10

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Step Mom 21 10

. Soundtrack by: Impossible - Shontele (james arthur cover)+Treat you better - Shawn mendes+HOPE - gabby barret ft.
Charlie puth+Laddy killer - Maroon 5 ~~~~~Part 18+ 🌚🌚🌚 Author "Argh shit, clemira lubang mu sangat nikmat sayang.
" "Aah.. dess aku lelah.." "Tidak tidak, aku belum lelah sayang.
Kau tidak bisa berhenti sebelum aku puas.
" "Aaaahhh.." Clemira menggeliat di atas tubuh dess dan berusaha tetap memuaskan dess meskipun dirinya sudah ingin berhenti.
Dess meminta jatah di waktu yang tidak tepat, padahal clemira sedang merasa pusing.
Membuatnya mati-matian berusaha memuaskan dess.
"Aaa emmmh.. aahh.." Di luar kamar mereka berdiri harry dengan wajah memerah menahan amarah kala dirinya terus mendengar desahan dess dan clemira sedari tadi.
Dia sengaja berdiri di depan pintu kamar ayah nya itu karena teramat penasaran saat dirinya mendengar suara clemira yang berhasil menarik perhatiannya dan membuatnya bertahan di depan pintu kamar ayah nya demi untuk menguping.
"Oh fuck yeah.
" Harry berbalik setelah merasa aktifitas mantan kekasih nya itu sudah berakhir karena mendengar erangan ayahnya yang amat keras hingga terdengar jelas di telinga nya.
Membuatnya memutuskan masuk ke kamar nya dan mengacak-acak ranjang nya dengan brutal akibat tak kuat lagi menahan kecemburuan nya terhadap ayah kandung nya sendiri.
"Sial kau dess, kenapa kau selalu mengambil wanita yang ku sayang? Pertama ibu, sekarang clemira.
Aku muak dengan kegilaan mu dess!" Kesalnya lalu melempar bantal ke sembarang arah, dia menatap tangannya yang terbalut perban dan menciumnya.
Mengingat betapa inginnya dia menyentuh tubuh ibu tirinya itu seperti tempo hari terlebih lagi disaat dirinya cemburu berat seperti ini dan sedang dibakar emosi.
Mungkin hanya sentuhan clemiralah yang mampu menenangkannya, tapi sayang justru wanita itu yang membuatnya seperti ini.
~~~~~Harry Aku memasuki ruangan ayah dan satu alis ku terangkat saat ku lihat dia sedang menelfon di kursi kerja nya yang menghadap ke dinding kaca gedung ini.
Aku melambatkan langkah ku dan duduk di kursi sebrang meja kerja nya.
"Iya baiklah, kita bertemu di hotel ku.
Akan ku katakan pada istriku bahwa aku lembur dan menginap di kantor.
Dan ingat, pakai busana terbaik mu sayang.
" Seketika mataku melotot mendengar obrolannya di telfon.
Apa? Sayang?hotel? Dan tidak akan pulang?Dengan siapa ayah ku ini menelfon?kenapa obrolannya mencurigakan? "Yasudah aku sibuk.
Akan ku tu-" Dia memutar kursi dan terkejut melihat keberadaan ku di depan nya dengan tangan kiri yang mengepal di bawah dagu ku.
"Ku tutup telfonnya evans.
Sampai jumpa di rapat nanti.
" ucapnya lalu mematikan telfon dan memasukkan ponsel ke saku jas nya.
"Siapa?" tanya ku berpura-pura tidak tau.
"Evan?" tanya nya balik.
"Untuk apa menelfon? Bukankah bisa bertemu?" "Tidak apa.
Dia hanya mengajak ku meeting di luar.
" "Kau yakin?" tanyaku curiga dan ayah hanya mengangguk sekali lalu tersenyum tipis.
Aku benci senyum itu, karena aku tau setiap kali dia tersenyum setelah mengatakan sesuatu yang tidak nyambung itu pertanda bahwa dia berbohong.
Seperti yang dia lakukan semasa ibu ku masih hidup dulu, dan semasa bejat nya dia dulu.
Hingga aku dengan mudah mengetahui bahwa dia sedang berbohong.
Apalagi setelah kudengar percakapannya di telfon tadi.
Aku tau mungkin dia mulai main perempuan lagi dan ini akan mengganggu kedamaian rumah tangga nya bersama clemira.
Tapi tidak, aku tidak bisa langsung mengasumsikannya sebelum aku benar-benar melihatnya melakukan hal-hal bejat lagi.
Bagaimana pun juga dia ayah ku, dan aku tidak boleh berprasangka buruk padanya sebelum aku tau apa yang sebenarnya terjadi.
Tapi aku harus mengawasinya bukan?
Sumber:Internet