Gelap

Step Mom 21 25

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Step Mom 21 25

. Soundtrack by: perfect - ed sheeran+Grenade - bruno mars+It will rain - bruno mars+Maps - maroon 5 ~~~~~ Author Clemira tengah memandangi wajah tampan harry yang kini tertidur.
Bibirnya tersenyum saat mengelus rahang harry yang menggelitik telapak tangannya dengan bulu-bulu tipis yang memenuhi rahang pria itu.
Clemira menghela nafas lalu kembali fokus pada kesempurnaan rupa yang di miliki seorang harry, dan dia masih tak percaya pria berwajah pangeran ini juga memiliki hati sebaik malaikat.
Hanya saja fakta bahwa dia putra dari dess membuat cle sering kesal tanpa alasan.
Terlebih lagi bentuk wajah harry yang mirip dess menambah sakit hati nya.
Secara perlahan cle menarik tangan harry dan membawa nya ke perutnya dan dia tempelkan disana.
Clemira tersenyum membiarkan telapak tangan harry bersemayam di atas perutnya.
"Umurnya tiga bulan.." lirih clemira pada harry yang lelap.
"Dan baby sehat.. Aku juga sehat.
" sambungnya dengan senyum lebar.
"Tapi.. Untuk sekarang daddy tidak perlu tau dulu ya baby.
Karena waktunya belum tepat, nanti daddy akan mommy beritahu bahwa daddy akan punya seorang bayi kecil.
" Cle cekikikan sendiri mengelus punggung tangan harry di perutnya.
Dia menoleh ke harry yang terpejam dan mencium kelopak matanya lalu kembali fokus mengelus tangan harry.
Suara dengkuran halus harry membuat clemira tersenyum kecil dan bergerak duduk.
Namun Tiba-tiba senyum di bibir clemira pudar diikuti wajah terkejutnya.
" cle menutup mulutnya sendiri dengan tangan lalu beringsut turun dari ranjang dan berlari cepat ke kamar mandi membuat harry terbangun dan bingung melihat cle menutup pintu kamar mandi dengan kencang.
Segera harry turun dari ranjang dan mendekat ke pintu kamar mandu, dia mengernyit mendengar suara cle seperti sedang muntah di dalam kamar mandi membuatnya khawatir dan mengetuk pintu.
"Clemira? Sayang? Kau baik-baik saja?" tanya harry namun tak mendapat jawaban dari clemira.
Dia mulai khawatir mendengar cle semakin parah di dalam.
"Cle!!! Buka pintunya sayang!! Clemiraaa!" Harry menghembuskan nafas berat lalu mencoba mendobrak pintu, namun dia dikejutkan dengan suara ketukan pintu motel yang mana membuatnya mengesampingkan clemira dan memilih membuka pintu yang diketuk tidak sabaran.
Harry membelalakkan mata setelah membuka pintu.
"Kau?" ~~~~~Clemira Aku berkumur lalu duduk di atas closet tertutup sembari memegangi perutku yang mual minta ampun.
Suara harry sudah tak terdengar membuatku memutuskan bangkit dan tersenyum bersiap menyapa harry yang mungkin menunggu di depan pintu.
Tanganku memutar engsel pintu dan membukanya.
"Hah?" pekik ku yang malah melihat tubuh tinggi noah berdiri di depan pintu dengan smirk yang membuatku mengerjapkan mata ku terkejut.
"Noah kau-" ucapanku terhenti, aku mendorong tubuh noah dari depan pintu lalu aku maju dan menganga terkejut melihat harry terduduk di lantai mengusap bibirnya dengan tangan.
"Harry?" panggilku yang hendak maju namun di tahan noah.
Mataku terpaku pada mulut harry yang merah dan ku asumsikan itu darah.
Tapi darah dari mana? Aku segera menelusuri pandangan ke samping harry yang ternyata berdiri dua orang pria berkaos hitam.
Siapa mereka?
Sumber:Internet