. Ma, mas Ronnie mo pulang tuh…” terdengar bunyi Astari dari belakangku…” Eh… pulang ? hujannya gede banget, tunggu reda aja jauh lagi rumah Ronnie ” jawabku impulsif sambil bangun dari dudukku berjalan ke ruang depan… kulihat jam memang sudah terlalu malam untuk bertamu…” Ronn… ujan begini lebat, udah malem lagi… ntar ada apa-apa di jalan… sudah deh Mama kasih kau nginep disini, tidur di kamar atas, besok subuh Mama bangunin kamu…” ujarku, terdorong rasa sebagai orang renta yg khawatir kepada anaknya… Ronnie menunduk salah tingkah ga berani menolak.
Tapi Ronnie harus telpon rumah dulu tante…” sahutnya pelan… dan karenanya justru saya yang menelpon kerumah Ronnie memintakan ijin orang renta Ronnie, yang ternyata menyambut baik…Malam semakin larut, sementara hujan semakin andal diserta guntur dan kilatan petir… Aku tergolek di ranjang, tak sanggup memicingkan mata… Siang tadi kembali Aku melewati kencan ranjang dengan Adrian… tapi… entah kenapa kali ini…susah sekali saya mencapai orgasme… hingga 2 kali Adrian menumpahkan spermanya… sedangkan saya tak sekalipun Gilaaa… kenapa justru kini wajah bocah itu yang terbayang-bayang di malam hirau taacuh ini… iiihhh… birahiku. meletup- letup gila… ampuuunn… kini bocah itu ada dilantai atas…tunggu apa lagi ??? mmmm… bisikan setan saya tak bisa menahan tubuhku yang berjalan manapaki tangga… dan kini saya di depan pintu. kamarnya… tanpa mengetuk kubuka pintu… ternyata Ronniepun masih belum tidur…” Ronnie kau belum tidur ?” tanyaku gagap… kenapa saya jadi salah tingkah sekarang…?” Tante juga belum tidur…?” sahutnya…. iiihh… jawabannya begitu tegas… aahh… siapa yg menuntunku duduk diranjangnya… mmm… darahku berdesir ketika tahu mata Ronnie menatap dada montokku yg memang tak mengenakan bra, sehingga puting susuku tercetak menonjol dibalik gaun tidurku yg memang berbahan tipis, sehingga semburat kecoklatan aura puting susukupun nampak jelas, kembali saya kehilangan kontrol…dan entahlah bagaimana awalnya dan siapa yang mengawali… bibirku sudah dalam lumatan bibir Ronnie… sergapan nafsu birahiku tak sanggup kuelakkan dan remasan lembut tangan lelaki muda pada buah dadaku melambungkan gairah seksualku…. gelitikan pengecap nakalnya pada puting susuku menciptakan tubuhku menggeliat erotis disertai erangan manjaku… satu demi satu pakaian beterbangan meninggalkan tubuh kami… saya begitu hot dan garang. mencumbui tubuh pacar anakku itu…tapi saya sudah melupakan siapa Ronnie, yang saya tahu Ronnie yaitu lelaki muda yang siap memenuhi kebutuhanku ooowww… saya tak menyangka kali ini Ronnie lebih lihay dan lebih berinisiatip melaksanakan serangan, hingga saya hampir tak percaya ketika Ronnie menyurukkan wajahnya di selangkanganku dan mencumbui bibir kemaluanku…” Ronnn… sssshhh… kau piiiinteer sekarangg… ooohh ammpuunn nikmaaaatnyaa…” desahku mencicipi nikmat cumbuan lidahnya pada clitorisku, menciptakan Ronnie tambah semangat… Ketika permainan yang bahwasanya berjalan… sebagai perempuan cukup umur yang telah berpengalaman menghadapi gairah lelaki…saya dibentuk megap-megap menghadapi serangan pejantan muda ini… hajaran batang kemaluannya yang perkasa pada liang sanggamaku tak kenal. ampun… menciptakan saya mengerang merintih bahkan menjerit setengah histeris… untung bunyi hujan yang lebat di timpa bunyi guruh meredam suaraku…luluh lantak tubuhku dihajar agresi ganas Ronnie… tapi. buatku yaitu sebuah sensasi seksual yg sangat luar biasa yang mengantarku meraih dua kali kenikmatan orgasme… tubuh telanjang kami terkapar lunglai di ranjang yang kusut spreinya, tak ada sesal kali ini….
Sumber:Internet