Gelap

The Rose In Mafia 10

๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear โš™ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple (๏ฃฟ) > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

The Rose In Mafia 10

. Sebuah villa mewah yg terletak di pinggir kota Bogor bak istana kerajaan dengan dikelilingi hutan kecil, dengan halaman luas terparkir puluhan mobil mewah dan dijaga ketat puluhan sniper.
Tamu yg datang harus lewat pintu gerbang yg tidak hanya dipasang cctv, tetapi juga harus ketik password pada layar komputer yg dipasang di pos jaga terdepan.
Itulah kerajaan pimpinan mafia perwakilan Asia tenggara.
Di dalam ruang utama yg cukup luas untuk pertemuan atau sidang telah hadir lebih dua puluh orang penting dalam organisasi kejahatan berkelas itu.
Aku duduk di deretan orang penting yg punya hak untuk bicara perencanaan dan eksekusi jaringan mafia di dunia.
Sepuluh eksekutorย  atau pembunuh bayaran tersebut hanya aku yg wanita dan masih muda belia.
Tapi om Johan sangat menghormati semua anggota eksekutor.
Aku tidak cukup puas dengan status yg kusandang, karena aku punya cita2 lebih dari itu.
Paling tidak punya saham dan berhak untuk main belakang agar mendapat keuntungan dari pekerjaan yg bertaruh nyawa.
Bukan tidak mungkin jika ada persaingan antar anggota atau niat jahat untuk menjatuhkan kawan senditi yg dianggap berkhianat atau over task.
Seperti Ipul yg telah kubunuh karena tugas dari Johan yg dianggap telah berkianat atau korupsi.
Dan aku telah mengambil kesempatanku memperoleh keuntungan tanpa sepengetahuan boss.
Itulah mafia.
Ada tamu yg adalah masih keluarga ketua Mr.
Taywong yg dianggap telah bersekongkol dengan petugas untuk menangkap pengusaha obat rekanan Mr.
Taywong.
Dua orang itu adalah Keith dan Omar yg datang atas undangan om Johan untuk mengklarifikasi insiden di hotel Holywood.
Keith menjelaskan jika ia samasekali tidak tahu tentang insiden itu karena sedang berlibur di Tokyo.
" Bagaimana mungkin aku menggrebek usahaku sendiri.. ?" " Itu bukan usahamu.
Itu uangku yg kau investasikan di Malaysia.
" " Yah.
Makanya aku tidak mungkin melakukannya.
Apakah aku inginkan kematianku ? Jelas tidak masuk akal.
" " Andai ada bukti, apa yg harus kau lakukan ? Tanggung jawabmu sebagai anggo tanya Johan menyudutkan Keith di dalam ruang tertutup itu.
Tapi Keith tetap bersikeras dan bersumpah didepan Johan dan Mr.
Taywong.
" Kalau ada buktinya.. tembak aku.
Biarlah nyawaku sebagai gantinya.
" kata Keith dengan mata melotot meyakinkan Mr.
Taywong.
Tapi Johan malah tetsenyum sambil memencet remote layar TV plasma pada dinding disamping Keith.
" Kamu lihat rekaman cctv itu.
" kata Om Johan sambil menunjuk layar plasma pada dinding.
Keith sedang bicara pada penguasa sambil menyerahkan uang suap dan bicara rahasia.
TOLONG BAPAK ATUR SAJA.
SAYA MAU KE TOKYO.
Keith tidak bisa melanjutkan kata2 nya karena di dalam cctv jelas fotonya.
Apakah mungkin ada orang yg mirip dengannya ? " Tapi.. Aku tidak melakukan itu semua.." bantah Keith sambil setengah menangis lemas.
" Sudahlah.. Aku percaya kamu tidak melakukannya...cuma aku ingiin kamu meninggalkan Jakarta hari ini juga, dan bawa keluargamu.
Aku sudah belikan tiket untuk pesawat yg terbang hari ini.
" kata Johan seraya mengeluarkan dua lembar tiket pesawat menuju Tokyo diberikan kepada Keith.
Keith menangis terharu sehingga memeluk tangan Johan dan berbisik.
" Terimakasih boss.
Aku akan tetap setia dan tanggung jawab pada tugas dari anda.
" " Ya kamu berangkat.. Diluar sudah ada mobil yg mengantar kamu ke bandara.
" kata Johan.
Keith keluar dari ruangan menuju lobby yg sudah siap para eksekutor menembak tubuhnya dengan senapan mesin hingga tubuh pengkhianat itu roboh di lantai bermandikan darah.
" Dorr..dorr..dor..dorr..!!!!!" Tubuh yg telah tak bernyawa itu diangkat dan diletakkan dalam lory dan diceburkan ke dalam kolam buaya peliharaan Mr.
Taywong.
Karyawan telah membersihkan darah yg tercecer di lantai.
Giliran dua orang anggota yg dinyatakan bersalah karena tidak setia menjalankan tugas harus menghadap Mikel untuk menerima sanksi ringan.
Aku cuma duduk ikut menyaksikan bagaimana para anggota mafia yg harus dihukum karena kesalahannya.
Seperti kedua orang yg tidak loyal itu cuma dipotong jempol tangannya dengan tang penggunting kawat.
Aku tak sanggup melihat kekejaman itu.

Sumber:Internet