Gelap

. Rumah Kami Surga Kami . Petualangan Hot . Langkah Langkah Jalang 99

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

.
Rumah Kami Surga Kami .
Petualangan Hot .
Langkah Langkah Jalang 99

Tak lama kemudian Ceu Inar pun muncul dalam kimono yang diambilnya dari lemari kaca kamar mandi, sesuai dengan anjuranku.
Kimono sutera putih polos.
Sementara kimono putihku terbuat dari bahan handuk.
Tapi aku tidak mengajaknya bersetubuh di atas bed.
Aku membawanya ke ruang makan.
Karena di situ ada sebuah meja makan antik, terbuat dari kayu jati yang sangat kokoh.
Setelah ikatan tali kimononya dilepaskan, kuletakkan Ceu Inar celentang di atas meja jati itu, dengan bokong berada di pinggiran daun meja, sementara kedua kakinya mengangkang lebar, sehingga memek plontosnya tampak menganga… terlihat bagian dalamnya yang kemerahan.
Aku sendiri duduk di kursi, menghadap ke arah memek yang ternganga itu.
Ceu Inar hanya tersenyum - senyum dan sepertinya sudah mengerti apa yang akan kulakukan.
Aku memang mulai menepuk - nepuk memeknya yang ternganga kemerahan itu.
Lalu menjilatinya dengan segenap gairah yang sudah kutahan - tahan sejak tadi.
Terasa tubuh Ceu Inar agak tersentak, mungkin karena apa yang kulakukan padanya ini sesuatu yang luar biasa.
Bahwa seorang boss mau menjilati memeknya yang sudah mengundang nafsuku ini.
Namun manakala aku sedang melampiaskan nafsu birahiku, aku tak pernah menjaga jarak lagi dengan bawahanku.
Aku menempatkan diriku sebagai seolrang lelaki yang membutuhkan kehangatan, sementara pasangan seksualku akan mendapat imbalan atas dasar saling menguntungkan…!Itulah sebabnya aku menempatkan jempol kiriku untuk menggesek - gesek kelentit Ceu Inar, sementara lidahku menjilati celah kemerahan di memeknya.
Terkadang aku hanya menempatkan kedua tanganku.
Ketika jempol kiriku sedang asyik menggesek - gesek kelentitnya, telunjuk dan jari tdengah kananku membenam ke dalam liang memeknya.
Karuan saja Ceu Inar mulai menggeliat - geliat erotis diiringi desah - desah histerisnya, “Aaaaa… aaaahhhh… aaaa… aaaahhh… aaaaaa… aaaahhhhhhhhh… aaaa… aaaahhhhh… aaaaaaa… aaaahhhhhhh… Booossssss…Sehingga dalam tempo singkat saja liang memek Ceu Inar sudah basah sekali.
Aku pun berdiri sambil meletakkan moncong penisku di celah yang kemerahan itu.
Kamudian dengan sekali dorong saja penisku berhasil membenam lebih dari separohnya.
Disambut dengan erangan erotisnya, “Masuuuuk… Booossssssss…”Sambil menahan kedua lutut Ceu Inar agar tetap mengangkang lebar, aku pun mulai mengayun penisku… seolah tengah memompa liang memek yang bisa empot - empotan itu…!.
Sumber:Internet