Gelap

Aku Dan Mamaku 1

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Aku Dan Mamaku 1

. Pagi itu aku pulang sekolah lebih awal, karena memang minggu ini kami menjalani ujian semester 2 untuk kenaikan kelas 3 SMU.
Sesampai dirumah nampak sebuah mobil sedan putih parkir didepan rumah.
Siapa ya? dalam hatiku bertanya.
Padahal mama hari ini jadwalnya tennis.
Untuk menghilangkan penasaranku segera kumasuki rumah.
Ternyata di ruang tamu ada mama yang sedang berbincang dengan tamunya.
Mama masih menggunakan pakaian olah raganya, sedangkan tamu itu masih berpakaian kerja dan berdasi.
Sudah pulang sekolahnya ya sayang Tanya mama padaku.
Oh iya, ini perkenalkan om Ari relasi bisnis papamu, kebetulan pulang tennis tadi ketemu, jadi mama diantar pulang sekalian.
Kami saling berjabat tangan untuk berkenalan.
Mereka kutinggalkan masuk kekamarku untuk berganti baju seragam sekolah.
Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara.
Kakakku perempuan melanjutkan sekolah SMU-nya di kota M dan tingalnya indekost disana.
Alasannya karena mutu sekolahnya lebih baik dari yang ada dikotaku (padahal daripada tidak naik kelas dan jadi satu kelas denganku).
Jadi tinggal aku sendirian yg menemani mamaku, karena papa sering pergi ke luar kota untuk melakukan kegiatan bisnisnya.
Indra, tolong kesini sebentar sayang.
tiba-tiba terdengar suara mama memanggilku.
Ya ma! aku segera beranjak untuk menemui mama di ruang tamu.
Om Ari mau minta tolong di belikan rokok ke warung sayang pinta mama.
Aku segera mengambil uang dan beranjak pergi ke warung untuk beli rokok.
Sepulangnya dari warung tidak kutemui mama maupun om Ari di ruang tamu, padahal mobil om Ari masih parkir di depan rumah.
Rokok kuletakkan di meja tamu lalu kutinggalkan kembali ke kamarku.
Melewati kamar mama nampak pintu sedikit terbuka.
Dengan rasa penasaran kuintip melalui celah pintu yang terbuka tadi.
Didalam kamar nampak pemandangan yang membuat jantungku berdegup kencang dan membuatku sering menelan ludah.
Nampak mama yang telanjang bulat tidur di atas ranjang dengan om ari menindih dan mengulum payudara mama tanpa menggunakan celana lagi.
Dengan gerakan teratur naik turun menyetubuhi mamaku.
Sambil mengerang dan meggeleng ke kiri dan kekanan, nampak mamaku menikmati puncak dari birahinya.
Tak lama kemudian nampak om Ari mengejang dan rubuh diatas pelukan mama.
Mungkin sudah mengalami orgasme.
Tanpa sengaja dengan wajah kelelahan mama melihat kearah pintu tempat aku mengintip dan mebiarkan aku berlalu untuk kembali ke kamarku.
Sesampainya di dalam kamar pikiranku berkecamuk membayangkan pemandangan yang baru kulihat tadi.
Takterasa tanganku melakukan aktifitas di penisku hingga mengeluarkan cairan yang membuatku merasakan kenikmatan sampai aku tertidur dengan pulas.
Malam harinya aku belajar untuk persiapan ujian besok pagi.
Tiba tiba pintu kamar terbuka.
Sedang belajar ya sayang nampak mama masuk kekamarku menggunakan daster tidur.
Iya ma, untuk persiapan ujian besok pagi mamaku duduk di ranjangku yang letaknya dibelakang meja belajarku.
Kamu marah sama mama ya? tiba tiba mama memecahkan keheningan.
Kenapa harus marah ma? tanyaku heran.
Karena kamu sudah melihat apa yang mama lakukan dengan om ari siang tadi.
Enggak ma, memangnya om Ari telah menyakiti mama? aku balik bertanya.
Enggak, malah om Ari telah memberikan apa yang selama ini tidak mama dapatkan dari papamu.
Papamu kan sering keluar kota, bahkan mama dengar papamu punya istri muda lagi.
Kenapa mama diam saja? tayaku.
Yang penting bagi mama segala keperluan kita terpenuhi, mama tidak akan mempermasalahkan itu.
Kamu mau membantu mama sayang? tiba tiba mama memelukku dari belakang.
Dapat kurasakan payudaranya yang ukurannya sedang menempel di punggungku.
Menolong apa ma? jawabku dengan suara bergetar dan sesekali menelan ludah.
Memberikan apa yang selama ini tidak mama dapatkan dari papamu.
Tapi, aku kan anakmu?Kamu kan laki-laki juga, jadi kalau kita sedang melakukannya jangan berpikir kalau kita ini adalah ibu dan anak.
sambil berkata begitu tiba tiba mamaku sudah memegang batang penisku yang sudah menegang dari tadi.
Wow, ternyata punyamu besar juga ya goda mamaku, aku jadi tersipu malu.
Tiba tiba mamaku mengeluarkan penisku dari celana pendek yang kupakai, kepalanya mendekati penisku dan memasukkannya ke dalam mulutnya.
Sambil mengocok ngocok dan memainkan lidahnya di ujung penisku.
Kurasakan kenikmatan yang belum pernah kurasakan, tiba tiba crotcrot.
keluar cairan kenikmatan yang langsung ditampung mulut mama.
Yah, sudah keluar deh, padahal mama belum kebagian kata mamaku sambil menelan cairan sperma yang ada dalam mulutnya.
Aku jadi malu sendiri, maklum yang pertama kali kulakukan.
Pindah ke ranjang yuk ajak mamaku sambil berdiri menuju ranjangku.
Aku ngikut aja bagai kerbau yang dicocok hidungnya.
Mamaku tidur terlentang diatas ranjang masih menggunakan dasternya.
Ketika kakinya diangkat agak ditekuk tampak mem*k mamaku yang dikelilingi bulu halus itu terbuka.
Ternyata mamaku tidak memakai celana dalam dibalik dasternya.
Ayo kesini! kata mamaku sambil menarik turun celana kolor yang aku pakai.
Dasar si kecilku nggak bisa melihat barang aneh, langsung terbangun lagi.
Nah, itu sudah bangun lagi.
seru mamaku.
Kudekati bagian pangkal paha mamaku, tercium olehku aroma yang keluar dari mem*k mamaku yang membuaku makin terangsang.
Sambil perlahan kusibak belahan lobang kenikmatan yang didalamnya berwarna merah jambu itu.
Kujilat cairan yang keluar dari dalamnya, nikmat rasanya.
Teruskan indra, jilati bagian itu lenguh mamaku yang merasakan kenikmatan.
Kujilat dan terus kuhisap cairan yang keluar sampai tak bersisa.
Setelah sekian lama bermain didaerah vagina mamaku, kuangkat kepalaku dari jepitan paha mamaku.
Kulihat mamaku sudah tergolek tanpa selembar benangpun yang menutupi tubuhnya.
Mungkin waktu asyik bermain dibawah tadi, mamaku mulepaskan daster yang dikenakannya.
Kubuka kaos yang sedang kupakai, sehingga kami sama-sama dalam keadaan telanjang bulat.
Kudekati tubuh mamaku sambil perlahan lahan kutindih sambil menghujani ciuman ke bibir mamaku.
Kami berciuman sambil memainkan payudara mamaku, kuremas remas dan kupuntir puting payudara yang dulu menjadi sumber makananku pada waktu masih bayi.
Tekan sayang pinta mamaku.
Dengan ragu-ragu kutekan penisku dan bless menancap masuk ke lobang vagina mamaku yang sudah licin.
Oh.. nikmatnya, sambil kutarik keluar masuk kedalam lobang kenikmatan itu.
Desahan napas mamaku semakin membuat aku terpacu untuk mempercepat irama pemompaan batang penisku kedalam lobang kenikmatan mamaku.
Tak lama kemudianOh, aku sudah sampai sayang, kamu benar benar hebat.
Terasa lobang kenikmatan mamaku bertambah basah oleh cairan yang keluar dari dalam dan menimbulkan bunyi yang khas seirama keluar masuknya batang penisku.
Tiba-tiba mama mencabut batang penisku, padahal sedang keras-kerasnya.
Sebentar ya sayang, biar ku lap dulu lobangya, sambil kita rubah posisi.
Disuruhya aku telentang dengan batang penis yang tegak hampir menyentuh pusarku.
Mamaku jongkok tepat diatas batang penisku.
Sambil membimbing batang penisku memasuki lobang kenikmatan yang sudah mongering karena di lap dengan ujung kain daster, ditekannya pantat mamaku hingga bless, kembali si kecilku memasuki goa kenikmatan mamaku, meskipun agak seret tapi rasanya lebih enak, sambil perlahan lahan diangkatnya naik turun pantat mamaku, yang membuat aku jadi tambah merem melek.
Aku sudah sampai lagi sayang desah mamaku.
Tubuhnya melemah dan menghentikan irama naik turun pantatnya.
Tubuhnya mengelosor telentang disampingku, dan membiarkan batang penisku masih tegak berdiri.
Aku sudah tidak sanggup lagi sayang, terseah mau kamu apain saja kata mamaku pelan.
Aku hadapkan mamaku kekiri, sambil kuangkat kaki kanannya hingga nampak tonjolan lobang vaginanya mulai terbuka.
Kumasukkan batang penisku lewat belakang sambil perlahan lahan ku pompa keluar masuk kedalamnya.
Irama pemompaanku makin lama makin kupercepat sampai akhirnya tubuhku mengejang hendak mengeluarkan peluru cairan dari lobang penisku, dan crotcrotcrot muntahlah lahar dari lobang penisku.
Bersamaan dengan itu mamaku mengerang lemah Oh sayang, aku keluar lagi.
Pagi harinya aku terbangun dengan keadaan segar, mamaku sudah tidak ada disampingku.
Ku ambil handuk dan kulilitkan menutupi kemaluanku menuju ke kamar mandi.
Di ruang makan aku berpapasan dengan mama yang sudah segar bugar habis mandi.
Kudekati mamaku dan kucium pipinya dengan mesra, aroma sabun mandi tercium dari tubuh mamaku.
Semalam kamu hebat sayang, untuk itu mama siapkan telor setengah matang dan susu hangat untuk memulihkan lagi staminamu bisik mamaku lembut.
Sambil duduk dengan hanya dililit oleh handuk kuminum susu hangat dan kumakan dua butir telur setengah matang dengan kububuhi merica bubuk dan garam.
Mamaku mendampingiku berdiri disampingku, karena tercium aroma segar sabun mandi membuat birahiku jadi naik.
Perlahan lahan batang penisku berdiri menyibak lilitan handuk yang menutupinya.
Mamaku terseyum melihat kejadian itu, sambil dipegangnya batang penisku berbisik Nanti siang aja sepulang kamu dari sekolah kita lakukan lagi.
Dengan kecewa aku beranjak menuju kamar mandi untuk bersiap siap ujian semester di hari terakhir.
Sekedar share aja gan
Sumber:Internet