Gelap

Aku Penafsu Dan Keponakanku Yang Pemalu 2

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Aku Penafsu Dan Keponakanku Yang Pemalu 2

. Aku terbangun di tengah malam.
Dengan suara ranjang berdecit keras terdengar dari kamar bibiku ke kamarku.
Ku dekatkan telingaku ke dinding pemisah antara kamarku dan kamar bibiku.
Kudengar desahan yang sangat enak dan keras dari oaman dan bibiku.
Rupanya mereka sedang ngewe batinku.
Hasrat dan nafsuku pun terangsang kembali.
Aku menengok kamar Ivan yang kulihat ia sedang tertidur pulas.
Dengan badan tegap posisi telentang.
Kulihat tonjolan di tengah celananya.
Yang membuatku semakin bergidik.
Ingin segera menindihnya.
Kau tau apa yang ingin kulakukan.
Memasukkan kontolnya ke dalam memekku.
Ku gesekkan itilku.
Kedua kulit kita saling bersentuh, bau keringat kami bercampur, dadaku diremas, pantatku diraba, dan aku mengejang orgasme.
Aku semakin menderita menahan hasrat ini.
Aku ingin saja masturbasi.
Tapi dengan bahan tubuh Ivan didekatku ini.
Aku tidak boleh menyia-nyiakannya.
Aku demakin mendekati ranjangnya.
Karena pintunya tak terkunci aku dengan mudah bisa sedekat ini lagi dengan tubuh pemuda yang sedang tumbuh-tumbuhnya.
Aku menelan ludah.
Ivan tertidur dengan telanjang dada.
Dan celananya bermodel boxer yang kuduga tak memakai celana dalam tambahan lagi di dalamnya.
Penisnya menonjol ke permukaan.
Ingin sekali kuhirup membayangkan baunya penis itu seperti apa.
Dan sangat gemas sekali ingin memainkannya, dan merasakan rasanya dilidahku seperti apa.
Aku sangat berhati-hati dan pelan-pelan kudekatkan hidungku ke bagian menonjol itu.
Kusibakkan rambutku.
Semakin dekat hidungku dengan burungnya itu.
Aku semakin banyak menelan ludah.
Semakin menempel hidungku dengan tonjolan itu.
Dan dengan seolah tidak terpercaya kuhirup keras-keras penisnya itu dari luar celana boxernya.
Kubuka mulutku seolah menggigit penisnya dengan bibirku.
Semakin membesar penisnya.
Aku kaget.
Semakin lebar dimulutku.
Bau khas penis semakin menyeruak kedalam hidungku.
Seperti deterjen dan sedikit bau amis cumi, penis itu semakin membesar.
Aku hati-hati menjilat dan menggigitnya dari luat boxernya.
Memekku semakin mengembung.
Kusentuhkan pelan-pelan ke kakinya yang memanjang.
Sambil mulutku menciumi penisnya yang sengaja masih tak kubuka dari celananya, tanganku memegang sprei kasurnya untuk menahan tubuhku.
Ia bergerak dan berdehem.
Aku terkejut dan tegang.
Langsung kuhentikan semua kegiatanku.

Sumber:Internet