Gelap

Anakku Menikahi Ibunya 4

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Anakku Menikahi Ibunya 4

. Mulanya seminggu sekali, lalu semakin jarang dan semakin jarang, sampai akhirnya empat bulan sebelum kematiannya, adalah terakhir aku disetubuhinya.
Tapi sebagai seorang istri aku tidak dapat menuntut lebih dari itu, toh hanya nafkah batin yang tersendat, tapi nafkah lahir tetap berjalan lancar, dengan standar hidup jauh diatas saat aku masih tinggal dengan kedua orang tuaku.
Setelah menikah akupun ikut suamiku tinggal di Kedah, dan setahun setelah pernikahan kami, akupun melahirkan seorang anak laki laki, yang kami beri nama Roni.
Dan karena Datuk Hamid tidak ingin memiliki anak lagi mengingat usianya.
Jadilah Roni menjadi satu-satunya anak kami.
Kamipun berusaha sedapat-dapatnya untuk membesarkan Roni, boleh dibilang kami telah memberikan semua hidup kami untuk membesarkan Roni.
Roni sendiri adalah seorang anak yang sangat cerdas, banyak tingkatan sekolah yang dia lompati dan pada usia dua puluh tahun dia telah mendapatkan gelar masternya untuk rekayasa komputer dan teknik informasi.
Empat tahun lalu setelah meraih gelar masternya, dia langsung pergi ke AS untuk bekerja sekaligus berusaha meraih gelar Phd nya dan dia tinggal disana tanpa pernah sekalipun pulang, bahkan dia telah memiliki Green Card untuk tinggal menetap disana.
Baru satu tahun yang lalu dia pulang karena suamiku Datuk Hamid meninggal dunia, karena serangan jantung.
Itu adalah kepulangan Roni yang pertama kalinya setelah bertahun-tahun kami berpisah, karena sejak masuk universitas, dia telah terpisah dari kami.
Kepulangannya cukup memberi kekuatan bagiku untuk melalui masa berkabung karena meninggalnya suamiku.
Sebuah masa yang sulit bagiku, bahkan rasa-rasanya aku tidak mampu hidup untuk menjalaninya, tapi kepulangan Roni membuat ku mampu bertahan dan bahkan mengubah hidup serta jalan hidupku untuk selama-lamanya.
Oh ya aku lupa mengatakan bahwa saat Roni pulang, dia sudah berhasil meraih gelar Phd nya dan selain bekerja untuk sebuah perusahaan internasional, dia juga membuka usaha sendiri, dibidang rekayasa komputer sesuai bidang keahliannyaSetelah seluruh prosesi pemakaman suamiku selesai, Roni masih tetap tinggal denganku.
Kami kemudian menjual semua aset di Kedah dan pergi ke kota ************ untuk tinggal dengan ayah saya.
Sampai saatnya aku kembali tinggal dirumah ayahku, Roni masih tetap menemani saya, meskipun berulang kali kukatakan padanya bahwa aku baik-baik saja dan dia harus kembali ke AS tempat dia menjalani kehidupannya, tetapi dia tidak pernah menuruti kata-kataku.
“Sudahlah aku ingin menjalani hidup ini dengan ibu” begitu jawabnya sambil tersenyum setiap kali aku mendesaknya untuk kembali ke AS.

Sumber:Internet