Gelap

Anin Jkt48s Story

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Anin Jkt48s Story

. . . maafkan newbie ini yah bikin cerita mulu, ini terakhir deh untuk waktu yang lama ^^ Perkenalkan namaku Lucky, umurku 24 Tahun, hari ini aku baru saja pulang dari Teater JKT48, yah aku adalah seorang Staff dari JKT48 Operational Team alias JOT, normal sebagai lelaki hampir setiap hari bertemu member JKT48 yang cantik luar biasa aku jadi sedikit banyak terangsang dengan mereka.
Jujur, yang paling mengganggu pikiranku adalah Anin, bocah bongsor yang lincah ini sudah berumur 17 Tahun, hampir setiap hari aku onani sembari memikirkan bersetubuh dengannya, menikmati vaginanya dan meremas payudara mungilnya itu, saat aku keluar dari area JKT48 Theater aku melihat Anin masuk ke dalam Ruang Ganti lewat pintu samping.
“Kesempatan Emas” pikirku dalam hati, entah apa nanti yang terjadi di dalam, Nothing To Lose saja.
Aku lalu mengikuti Anin ke dalam Ruang Ganti Teater, di dalam ruang ganti terlihatlah Anin dengan baju putih “pundakless”-nya dan rok hitam selututnya sedang mencari sesuatu diantara barisan ishou yang sedang digantung, tanpa pikir panjang aku lalu membekap mulut Anin dari belakang dengan tangan kananku dan tangan kiriku ku kalungkan di lehernya, Anin terus berusaha memberontak, aku akhirnya menariknya ke panggung Teater dan ku pojokkan ke salah satu tiang teater sebelah kiri panggung “Anin, kau nurut saja, sudah tidak ada siapa – siapa disini selain kita berdua” ujarku sembari tangan kiriku menurunkan baju anin, Anin lalu memberi kode agar bekapanku dilepas, dan aku melepasnya “Kak Lucky apa apaan sih, nanti laporin ke Jiro nih” ancamnya “Laporkan saja kalau kau berani” ujarku lalu mendorong Anin ke atas panggung teater, “Kak Lucky, jangan” ujar Anin kesakitan Aku lalu mendekati Anin dan mulai menciumi pundak dan lehernya, Anin terus berusaha memberontak tetapi tubuhnya menggelinjang kenikmatan, aku yang sudah merasa diatas Angin lalu menarik baju Anin ke atas tubuhnya dan mencopot bra merah muda milik Anin, terlihatlah dua payudara mungil dan montok dengan puncak merah muda, ku taksir ukurannya ada lah 33D, aku yang sudah tidak sabar lalu menghisap puting susu kiri milik Anin, Anin makin liar saja diperlakukan seperti itu, sembari menghisap aku juga meremas payudara Anin yang satunya “Kak Lucky, jaannngaaaannnn ahhhhh” desah Anin masih berusaha memberontak “Jangan apa sayang, jangan lama lama dimasukinnya? Hahaha” ujarku sedikit melecehkan Anin, setelah puas menjilat dan menghisap puting Anin, aku lalu sedikit bangun dan mengangkat rok anin hingga ke perutnya, dan melepas cdnya, terlihatlah Vagina Anin yang putih dengan bulu bulu halus dan sangat rapat bibirnya, aku lalu mengarahkan mulutku ke liang vagina anin dan mulai menjilati bibir vaginanya “Kak Luckyyy ahhhhhhhh” desah Anin tidak karuan Aku semakin bersemangat, kubuka sedikit bibir vagina Anin dan ku jilati liang dan klitorisnya, Anin makin menggelinjang tidak karuan, benar saja 5 menit kemudian “Ahhhhhhh, aaakkkkuuuu mauuuu pipissssss” desah Anin dibarengi dengan orgasme maksimal dari dia, kurasa ini adalah orgasme pertamanya, ku hisap semua cairan kewanitaan Anin dengan mulutku, lalu aku bangkit dan membuka celana ku dan kolorku, Anin nampak kaget dan tutup mata setelah melihat penisku, dia sudah sangat pasrah karena sudah tidak bisa berbuat apa – apa lagi, aku lalu mengarahkan penisku ke bibir vagina Anin dan mulai memasukannya, seperti dugaanku, Anin memang masih perawan, betapa bangganya aku bisa mendapatkan keperawanannya, pelan pelan aku masukkan penisku akhirnya sampai di bagian selaput daranya, kembali aku tembus hingga penisku benar benar masuk ke dalam vagina Anin, ku tunggu Anin melakukan penyesuaian dengan penisku yang di dalam lubang vaginanya lalu ke mulai pompa pelan – pelan “Kak Luckkyyyy pelan – pelannnn ahhhhhh, sakitttt” jerit Anin “Sabar Nin, tar juga enakk” ujarku Aku kembali memompa tubuh Anin, lama kelamaan Anin sudah mulai merasakan kenikmatannya, dia mendesah semakin liar, aku beberapa kali hampir keluar tetapi Aku menahannya, karena ini adalah impianku menyetubuhi Anin, diatas panggung teater lagi, aku kembali memompa Tubuh Anin, Anin terus mendesah kenikmatan, 10 Menit kemudian aku sudah tidak mampu menahannya lagi, “Aaaannnniiiiiiinnnnn” teriakku sembari menyemprotkan spermaku ke dalam rahim Anin Lalu kami pun saling bertatapan bingung, sial apa yang baru saja ku lakukan.
“Kak, kok dikeluarin di dalem, aku lagi masa subur nih” ujar Anin sembari menangis, aku lalu mencabut penisku dari vaginanya “Sorry Nin gak sengaja, lupa nyabut, aku tanggung jawab deh gimana?” ujarku meyakinkannya “Bener yah kak?” tanyanya lagi “Iya nin yaudah kamu pakai baju sana, ohiya bra dan cdmu untukku yah” ujarku mengambil bra dan cd anin “Terus aku pulang telanjang gitu?” tanya Anin “Ku antar gimana?” ujarku “iya baiklah” balas Anin Lalu kami berdua pun memakai pakaian kami kembali dan keluar dari Teater seolah tak terjadi apa – apa Akupun mengantarkan Anin ke kosannya, Bersambung  .
Sumber:Internet