Gelap

Birahi Ibu Berjilbab Di Atas Kapal 2

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Birahi Ibu Berjilbab Di Atas Kapal 2

. . Kubuka celana panjang dan sekalian celana dalamku.
“Uupps besar sekali mas punyamu” sahutnya.
“Silahkan lia apa yang kamu inginkan” ujarku.
Lia langsung menyodorkan mulutnya dan menghisap kontolku dengan mahirnya.
“Uugghhhhff Lia kamu pintar juga yach sama suamimu juga sering beginian yach?”“Mmmrmmmrpp.. nggak masss jarang kok”Setelah sekian menit aku langsung memberhentikan isapannya pada kontolku dan langsung menaikkan dasternya tanpa melepas jilbabnya dan Lia membuka kedua pahanya menanti kontolku memasuki dirinya.
“Ayok mas.. cepatan”“Oohhggghh”Pelan-pelan kutempelkan kontolku di permukaan memeknya.
“Ooufghhhh”Baru aja kepala kontolku masuk udah terasa nikmat.
“Dooorong mas enaeekkk mass oughhhh”Kudorong pelan-pelan masuk danBleeeeeeeeeesss..“Uughhf”Aakhirnya masuk semua kontolku kedalam memeknya.
Kudiami beberapa saat dan mulailah kupompa kontolku di dalam memeknya.
Srooopp.. croopppp slerrrrpp…“Oohhh enak sekali memekmu Lia..”“Iiiyyyyaa kontolmu juga enak mass… oohhh terusin mass.
”Aku sengaja tidak membuka jilbab dan dasternya takut kalo anaknya tiba-tiba bangun.
“Teruuusss mass yang cepatt ooohhh sruuuppp sreettt croooppAku pompa terus memeknya sampai kira-kira setengah jam kulihat Lia sudah mulai tanda-tanda mau keluar.
“Oohhh mass cepatannnn.. Lia udah mo keluar…”“Sabarr yah.. mas juga udah mau keluar yah uggghh Lia.. kita sama-sama keluarin yah ooohhh sllluuppp oohhh achhhh..”Aakhirnya Lia telah keluar dan semenit kemudian menyusul aku menyemprotkan air maniku ke memeknya.
Crootttt.. crroooot… corootttttt….
“Uuuffhhhh.. mas banyak sekali air manimu neh”Setelah kita tenang langsung Lia ke kamar mandi membersihkan air maniku yang mulai meleleh di pahanya aku menunggu dia keluar dari kamar mandi dan aku bilang minta maaf yah bahwa aku kebawa nafsu sih dia. bilang nggak apa-apa kok sama dengan dia juga aku mohon izin untuk kembali ke kamarku dulu dikarenakan jam sudah menunjukan pukul 10 malam.
Besok pagi disaat waktu makan pagi, aku mengetok kamarnya.
“Lia kita sarapan pagi yook” ujarku pelan.
Tak lama pintu terbuka dan Lia telah siap dengan pakaian longdres panjang dan berjilbab.
Uuugghhh cantiknya dia dan menyilahkan kumasuk.
“Anakku belum bangun neh” jawabnya.
“Jadi gimana dong..”“Kita tunggu bentaran aja yach” tanyanya.
Akhirnya kita ngobrol-ngobrol.
“Eehh.. udah sekitar setengah jam.. anaknya belum bangun juga neh.
”Tau-tau kita malahan saling pegang-pegangan tangan.
“Lia kamu cantik sekali” ujarku.
“Aach mas ini.. Lia biasa-biasa aja kok” ucapnya.
Malu-malu langsung kususup lidahku ke mulutnya.
“Mhmmmmpppff jangan ach mas ntar anakku bangun lho” sahutnya.
“Sebenntarr aja yach Lia” ucapku memelas.
“Hhmmmm gimana yach” jawab Lia.
Ttanpa menunggu jawabannya langsung kuciumi bibirnya yang merah dan basah itu.
“Ssluruurupp hmmpfghh oohhh.. masshh..”Llangsung kumainkan lidahku di dalam mulutnya.
“Cuupppss smshhsh oohh..”Tanpa membuka jilbabnya langsung kunaikkan longdressnya.
Kuturunin celana dalamnya.
“Ooohhh udah basah juga neh memeknya”.
“Sssss.. ssss mas… oohhh..”Cepat-cepat kubalikin dia aku pengen gaya nungging.
“Oohhh mas…”Kuangkat kakinya satu dan mulai kutusukkan kontolku.
“Sssss oougghhh.. blessss sssssllreepp mmrrpp oohhh mas nikmat sekaliii…”“Liiaa memekmu juga enaakakk.
”“Ooougghhhaaa ooohhh yang cepat mas..” .
Sumber:Internet