Gelap

Bu Hajjah Tati 6

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Bu Hajjah Tati 6

. Sambil melakukan itu tangan Koh Ayung berpindah ke memek Bu Tati diraba-rabanya memek Bu Tati sambil berkata, “Jadi ibu dekannya Abdul di FS IUB? Ngomong-ngomong ibu punya putra berapa?” Koh Ayung tetap sok berwibawa.
“Dua” jawab bu Tati terpaksa.
Sedangkan Abdul masih merekam kejadian itu dengan kamera DV-nya.
Selajutnya yang terjadi adalah, Koh Ayung terus menanyai bu Tati tanpa atau dengan hanya sedikit saja menyentuh, meraba dan mengelus bagian-bagian tertentu dari tubuh telanjang yang suci itu.
Bu Tati tersiksa sekali dengan perlakuan yang sok lembut & berwibawa itu, ia merasa dipermalukan sejadi-jadinya.
“Kata ibu sekarang umur ibu 52, apa ibu udah menopause?” sambil tangan kanan Koh Ayung membelai cepat gundukan daging di pertemuan kedua pahanya dari arah depan.
Cepat sekali ia membelai selangkangan suci milik hajjah nan taat itu.
Merasa tidak puas, diulanginya lagi belaian itu, dengan sedikit menekan di bagian belahan aurat kemaluan Hj.
“Eh aurat kemaluan ibu lembut banget yah? Ngomong-ngomong ibu gak malu ya telanjang bulat kayak gini?”“Maluu… pak.
Tolong jangan permalukan saya seperti ini…” Plak.. satu tamparan keras mendarat di wajah manis hajjah nan elok lembut keibuan ini.
”Pernah nggak ibu selingkuh, maksud saya pernah nggak ibu sanggama sama lelaki selain suami ibu? Maaf ya bu, saya tahu ibu pake jilbab dan udah hajjah lagi, tapi khan mungkin ibu pernah tidur sama lelaki lain, apa sama pak Bambang Rektor UIB itu mungkin?” dengan suara Koh Ayung yang lembut sekali, tapi menyakitkan hati bu Tati.
”Tidak… “ Lalu sambil menangkupkan telapak tangan kanannya di susu kiri bu Tati sambil meremas lembut susu montok itu, Koh Ayung melanjutkan interviewnya”Atau mungkin sama si Miskun, sopir ibu? Nggak juga? Ehm… gimana kalo sama pak Broto, dosen sastra Arab yang tinggal punya satu kaki itu… Saya denger dia punya kontol gede lho bu, coba deh ibu inget-inget lagi, pernah nggak ibu ke hotel nginep berdua pak Broto.
Mungkin bu Tati lupa kalo ibu pernah sanggama sama pak Broto…?“Tapi tenang aja sayang, dengan saya ibu nggak bakalan disakiti.
ibu bakalan merasakan bagaimana menjadi akhwat sejati!”Sambil memutar kembali tubuh Bu Tati, Koh Ayung melanjutkan, “Tapi sebelon itu saya mau ngambil foto-foto ibu dulu! Abdul tolong ambilin kamera saya di laci! Eh, sekalian sama vibratornya!”Abdul kembali sambil membawa kamera polaroid dan vibrator, dan meletakannya di tangan Koh Ayung.
Sementara itu, Koh Ayung mulai melepaskan seluruh pakaiannya.
Bu Tati tidak bisa melepaskan pandangannya ketika Koh Ayung sedang melepaskan pakaiannya satu persatu.

Sumber:Internet