Gelap

Bu Kaji Ohhh Bu Kajiiii 1

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Bu Kaji Ohhh Bu Kajiiii 1

. kisah ini terjadi sekitar tahun 2012an.
saat itu aku masih seorang pegawai kontrak baru di bank tempatku berkerja, dari hasil seleksi aku d terima dan d tempatkan d unit nomor satu d kotaku berkerja bersama dengan 2 orang lainnya… kantorku ini terletak d depan pasar, jadi dari pagi hingga jam tutup kas selalu ramai, di unit inilah aku d gembleng yang nantinya menjadikanku cepat mendapat promosi jabatan yang mengantarkanku ketemu dengan bu sri yang jadi pembantu nikmatkutapi kisah ini bukan menceritakan kisahku dengan bu sri, tapi menceritakan ulah mesumku pada teman kerjaku yg sudah berumur… yaa… aku punya otak mesum jika melihat ibu ibu stwnamaku Toni… saat itu umurku baru 28th masih lajang dan punya pembawaan kalem dan sopan diluar, padahal mesum d dalem.
aku ditempatkan sebagai staf kredit, berhubung masih baru aku sering bertanya pada seniorku dan yang paling nyaman untuk kumintai tolong adalah bu hajah yanto, tapi biasa ku panggil bu kaji…bu kaji ini orangnya baik dan humoris, dia d posisi akunting jd sering d kantor… meja kerjaku bersebelahan dengan mejanya, jadi aku sering ngobrol dan crita crita denganya.
bu kaji ini punya perawakan tidak tinggi, badanya gemuk tidak kurus juga tidak… lebih tepatnya sekel atw padat brisi dan susunya… susunya sering bikin aku ga bisa nahan kentang… akhirnya coli kalo pas d toilet kantorseiring jalanya waktu, aku sudah tidak canggung dalam berkerja dan sudah bisa menyatu dengan teman kantor yg lain, tp sering kuperhatikan kl bu kaji ini sering d pegang-pegang sama temen yg senior… seperti waktu itu kukihat sendiri… pantat semok bu kaji d remes pelan oleh pak manto seniorku dan diem aja, paling hanya bilang…dan dari situlah aku terpancing, ikut-ikutan menyalurkan otak mesumku.
bu kaji ini sudah sangat dekat denganku, kami sering bercanda bahkan candaan kami sering berhubungan dengan kegiatan seksnya dengan suaminya h.
yanto seorang guru olahragabu kaji ini tinggal berdua sm suaminya dan anak tunggalnya masih kuliah d luar kota dan jarang pulang, paling setahun 3 atw 4 kali gitu… padahal ga jauh2 banget kuliahnyaseperti obrolan siang itu saat kantor sepi pas jam istirahat… hanya ada aku dan bu kaji yg ada d ruangan“bu kaji mnt tolong ambilin kertas mo ngeprint… yg panjang y…” pintaku karena tempat kertas ada d sebelahnya“ohh… yg panjang y mas…”“iya bu kaji… yg panjang… knp…”“gpp mas, yang panjang lebih nikmat ahhh…” candanya sambil mendesah desah menyerahkan kertas padaku“idiihhh bu kaji… siang2 bikin pengen”“ha ha… pengen… mang pengen sama siapa… belum nikah juga… makanya mas toni nikah… jadi pulang ada. lawanya buat itu…” sambil nunjuk k selangkanganku“udah tau aku belum nikah… malah d goda desah mendesah… lama2 bu kaji yang tak garap lho…”“yahhh mas toni… mang mau sama ibu ibu tua gini…” sambil. ketawa genit“tuaa…?? mang umur berapa bu…”“ibu tuh udah tua lho mas… udh 43th…”“ahhh… masak bu, ko masih montok” candaku lirih takut marah“bodinya masih padet… dan itunya juga masih padet” lanjutku sambil nunjuk susunya“hisss… siang2 ko ngrayu ibu2 ni lho…” sambil mukanya berseriibu2 mana juga yg ga seneng d puji brondong kl bodinya masih montok…“apa iya mas… bodiku masih montok…??” tanya bu. sri“iya bu… masih ko… sy aja seneng liatnya… masih hoootttt…” candaku sambil mulutku manyun menunjuk ke susunya“ihh mas toni, bisa aja… tp bener lho mas… suami saya aja pasti minta jatah minim skali sehari… kadang bisa 3x kl paas libur dan rumah sepi” bu sri“lah trus gmn bu… enak dong 3x…”“ya enak lah mas… bisa puas, kadang juga sampe ga sempet pake baju…” godanya padaku…“huuu… bu kaji mingin-mingini orang yg udah pengen…”“mingin-mingini gimana mas…” sambil ketawa cekikian melihat tingkahku yang ngebenerin posisi otong“kenapa mas… ko gelisah…”“gimana ga gelisah bu… kalo ngliat bodi. semok gini” jawabku sambil tangan kananku lancang mendarat di paha dalam atas bu kaji…bu kaji agak kaget, tapi hanya memindah tanganku kemeja sambil komentar “kenapa tangannya…”“pegel ngetik trus… pengen cari yg empuk” jawabku dengan mata mesum ke arah bu kajikupegang lagi pahanya… kali ini lebih keatas dan d pindahkan lagi… kuulangi trus sampe mungkin bu kajinya bosen“hihhh… bocah ko senengnya. pegang2 ibu2… apa ga ada yg lain apa ya…” ucapnya tapi ga serius“biarin… biar ibu2 tapi semok buktinya nih saya ngaceng bu liat bu kaji” sambil tanganku meremas remas pahanya naik turun sampe mo ke. memeknya tp masih d luar celana“udah ahhh… ibu mo istirahat… mo kluar daripada d sini, d mesumin bocah trus” ledeknya sambil megang tanganku…
Sumber:Internet