Gelap

Bu Sarmi Dukun Cabul 3

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Bu Sarmi Dukun Cabul 3

. Ooohh, Mas! Saya sudah nggak sanggup lagi.
, Ooohhh.
, saya mau keluarrr.
! Aku merasakan dinding-dinding vagina Bu Sarmi mengerut dan berdenyut-denyut, mencengkeram dan meremas-remas batang kontolku dari dalam.
Semakin lama kedutan vagina Bu Sarmi semain cepat, hal yang sama juga terjadi padaku.
Batang kontolku sudah terasa ngilu dan berdenyut-denyut.
Sampai akhirnya..Aaarrggghhh.
! Aku keluar lagi Mas! Bu Sarmi menjerit puas.
Aku semakin mempercepat gerakanku, mengoyak-ngoyak isi vagina Bu Sarmi.
Namun ssebelum spermaku keluar, aku segera mencabut penisku.
Sambil mengocoknya dengan tanganku, aku menyodorkan batang kontolku ke bibir Bu Sarmi yang terbuka.
Aku semakin mempercepat kocokan tanganku sampai akhirnya.
Aaaaggghh.
aaaghh.
aaaghh h! Crotcrotcroottt! Cairan putih kental muncrat beberapa kali ke mulut Bu Sarmi.
Tanpa rasa jijik beliaupun menelan spermaku, kemudian menjilati sisanya yang masih menempel di batang kontolku.
Seketika tubuhku lemas, tulang-tulangku seolah rontok.
Dan akupun terkapar di sisi Bu Sarmi.
Oh, Mas Anang benar-benar perkasa! Terima kasih ya Mas! aku memeluk tubuh Bu Sarmi dan mencium keningnya.
Beliau tampak tersenyum puas sambil meletakkan kepalanya di atas dada bidangku dan mengusap-usap bulu-bulu halus di atasnya.
Kalau saya berhasil jadi Pegawai Negeri, Bu Sarmi mau minta apa? tanyaku kemudian.
Bu Sarmi bangkit dan duduk bersimpuh di sampingku.
Saya tidak minta apa-apa kok, Mas! beliau tersenyum, Mas Anang tidak perlu membelikan saya apapu! Saya cuma minta ini.. Bu Sarmi meraih penisku yang terkulai tak berdaya.
Kemudian mengurut- urutnya dengan jemarinya yang lentik.
Maksud Bu Sarmi? tanyaku tidak mengerti.
Kalau Mas Anang berhasil jadi PNS, saya cuma ingin Mas Anang mengunjungi saya setiap seminggu atau dua minggu sekali untuk memberi saya jatah punya Mas Anang yang besar ini.. lanjut beliau sambil menjilati sisa- sisa sperma yang masih lengket di batang kontolku.
Ah, kalau itu sih gampang! Dengan senang hati saya akan selalu siap melayani Ibu! Mendengar jawabanku Bu Sarmi kegirangan.
Dan beliau kembali mengguguah birahiku dengan memberikan kuluman dan kocokan di batang kontolku.
Beberapa minggu kemudian akhirnya aku benar-benar lolos menjadi PNS.
Dan setelah dilaksanakan pelantikan, aku memenuhi janjiku kepad Bu Sarmi.
Setiap kali ada kesempatan, aku selalu berkunjung ke tempat Bu Sarmi.
Tentu saja untuk memberinya kepuasan.
Dan selama berhubungan dengannya, beliau masih saja mengakui kejantananku.

Sumber:Internet