Gelap

Budhe Iis Partner Seksku 3

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Budhe Iis Partner Seksku 3

. PART 3..Di saat ku pulang kuliah di cuaca yang panas.
Akupun membuka pintu depan, kulihat di dapur budheku hanya memakai bra, sama cd kebetulan warna krem.
“Le, makan dulu udah budhe siapin.
” Katanya.
“Iya budhe saya juga sudah lapar banget.
” Kataku sambil melihat gundukan payudaranya yang indah.
Saat makan siangpun aku gak konsen.
Kebetulan budheku juga makan siang nemenin aku.
Wow puting payudaranya menonjol.
Wah pokoknya bikin aku konak.
“Le, dengaren sudah pulang? Katanya tadi mau rapat ormawa??” Tanya budhe.
“Gak, budhe colut saja pasti ngaret jam mulai rapatnya harusnya jam 12 bisa telat 30menit - 1jam.
Bahkan bisa sampai sore.
Sekali kali biar temenku saja si Candra.
” Jawabku.
“O gitu to le.
Padahal temen temen ormawamu kan ya cantik juga yang cewek.
” Tanya budhe seraya menggoda aku.
“Ah, budhe bisa saja.
Di sana saya kan hanyalah jadi bahan lawakan.
” Kataku.
Setelah itu budheku memakai kaos oblong + celana pendeknya.
Maklum budheku sangat jarang pakai daster.
Setelah itu budhe rebahan tidur di kasurku.
Meskipun, kamarnya luas budheku justru sering tidur sama aku di kamarku.
Memang aku sudah di anggap sebagai anak kandungnya.
Bahkan semuanya budheku yang nanggung.
Mau gimana lagi aku hanyalah anak broken home.
Untung ada budheku yang mau mengasuh kalo gak ada pasti aku gak bisa kuliah.
Budheku ini memang cantik, bodynya masih sexy, kulitnya masih halus, bahkan lebih muda 10tahun dari usianya, sayang sudah menjanda karena pakdheku meninggal karena penyakit strokenya.
“Budhe, kenapa gak menikah lagi? Kan budhe masih pantas.
” Tanyaku.
“Gak, le menikah lagi malah bisa bisa suami baru cuman numpang hidup saja.
Dari pada nikah lagi mending mengasuh kamu le sampai lulus, sampai mapan, bahkan sampai kamu nikah.
Kamu memang sejak kecil sudah budhe minta ke mamamu.
Karena budhe sudah berusaha membuat anak tapi keguguran 2kali.
Dari pada buat lagi mending ngambil kamu, itu usulan pakdhemu le.
“Ya, budhe aku bersyukur atas semua ini.
Belum tentu mama mengkuliahkan saya kan cuman punya toko kecil kecilan.
Trus papaku yang playboy itu entah kemana sekarang.
Bahkan adik adikku di biayai budhe, sama tante tantenya.
” Kataku sambil memeluk tubuh budheku.
“Ya, le semenjak ada kamu budhe jadi senang, meskipun kamu nakal, jadi budhe ada temennya di rumah.
Kamu serba bisa pula muasin budhe sampai lemes.
” Katanya sambil tersenyum nakal sambil mencium pipiku, tangan kirinya memegang kontiku yang lagi ngaceng.
“Aduh, budhe sakit.
Di apain ini?” Tanyaku.
“Di pegang sambil di pijit biar tamabah gede.
Biar budhe lebih puas lagi.
” Katanya sambil tersenyum nakal.
Akupun, menaikan kaos yang dipakai oleh budheku.
Lalu kubuka branya langsung kuemut putingnya.
Hmm kalo begini trus badanku bisa kebal hehehehe.
Meskipun sudah expired bagi seumuran budhe tapi enak saja.
Budheku mengelus kepalaku.
Lalu tangan kiriku meraba vaginanya yang sudah becek.
Pertanda budheku sudah horny.
Lalu budheku membuka celana boxerku yang kupakai.
Budheku menjilat + memainkan kontiku.
Aku hanya meringis saja sambil menahan geli.
Makin lama semakin liar budheku ini.
Meskipun penampilan saat di luar rumah berjilbab tapi beda saat di dalam rumah.
Ya gpplah kalo aku jadi pelampiasan seksnya.
Jam pun menunjukan jam 17.
“Punya kamu lebih enak daripada pakdhemu le.
” Puji budheku.
“Hahahaha masa sih.
” Tanyaku.
“Iya le yang muda lebih bergairah soalnya.
” Kata budheku.

Sumber:Internet