Gelap
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Bunda 2

. Aku menggantungkannya di anak kunci, sehingga ketika ke kamar mandi aku selalu mandi duluan, dan kemudian aku taruh di tempat yang bisa mengawasi semuanya.
Jadi seluruh penghuni rumah, sama sekali tak curiga.
Awalnya tak ada yang tahu, tapi nanti yang pertama kali tahu adalah Kak Vidia, tapi nanti aku ceritakan.
Aku meletakkan kunci itu di gantungan baju.
Aku posisikan agar kameranya mengawasi seluruh ruangan kamar mandi.
Yang pertama kali masuk setelah aku adalah bunda, kemudian Kak Vidia, lalu Nuraini.
Setelah semuanya mandi, aku masuk ke kamar mandi untuk mengambil kamera pengintai.
Aku kemudian ke kamar untuk menikmati hasilnya.
Misalnya bunda, rambutnya lurus, tubuhnya sangat terawat, langsing, dadanya besar, mungkin 34C, bahkan yang menarik beberapa minggu sekali bunda mencukur bulu kemaluannya.
Kak Vidia juga begitu, kulitnya putih, rambutnya panjang, dadanya ndak begitu besar, 32B tapi putingnya yang bikin aku kaget, berwarna pink.
Terakhir Nuraini, jangan kira Nuraini cuma anak SMP, ia ini sangat dewasa.
Dadanya besar banget, sama kayak bunda 34C.
Masih SMP saja dadanya gedhe, gimana klo sudah SMA nanti? Ia pun sama, punya kebiasaan mencukur bulu kemaluan.
Sepertinya cuma aku saja yang tidak.
Tapi bolehlah ntar coba dicukur.
Kayaknya lebih bersih.
Selama sebulan itu aku sering ngocok penisku di depan komputer sambil melihat adegan demi adegan di kamar mandi.
Hal itu membuat aku terobsesi kepada mereka.
Saking terobsesinya, aku kadang punya alasan untuk bisa menyentuh mereka, seperti mencium pipi adikku, mencium pipi bunda, terkadang juga memeluk Kak Vidia.
Tapi mereka semua tak curiga.
Dan satu-satunya yang membuatku kelewatan adalah memesan kloroform kepada salah seorang teman gengku.
Aku pesan beberapa botol.
Untuk stok pastinya.
Pertama aku coba ke kucing tetangga.
Ketika aku bekep pake sarung tangan yang ada kloroformnya, pingsan tuh kucing.
Aku pun menghitung berapa kira-kira waktu yang dibutuhkan oleh kucing ini bisa sadar.
Satu jam, dua jam, tiga jam.
Lama sekali.

Sumber:Internet