Gelap

Dilarang Bercinta

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Dilarang Bercinta

. . . . . . . . . Dilarang Bercinta. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . by. . . . . . .  . dalah blog dewasa yang berrisi cerita. sek,cerita dewasa,kisah sex dan sebagainyaKisah ini menurut pencerita dialami oleh rekan nya yang bekerja sebagai houseman atau gardener di sebuah keluarga. kaya mantan pejabat di Republik ini.
Biasalah namanya mantan pejabat pasti kaya! Tidak usah heran apalagi iri.
Semua sudah punya rejeki sendiri-sendiri.
Kalau orang-orang seperti kita inimemang hanya ditakdirkan jadi “Balungan. Kere”, jadi hidupnya selalu serba susah.., iya kan? Apalagi jamansekarang semua serba susah.
, Mau cari kerja susah, soalnya lagi banyak PHK! Mau ternak unggas susah juga, soalnya lagi musim fluburung.
Mau piara burung walet juga susah, habis banyak sekali penjarahan.
Mau piara ikan juga susah,habis lagi banyak polusi kayak di Buyat Pante itu.
Apalagi mau piara monyet, lebih susah lagi, soalnyamonyetnya pada suka baca cerita dewasa, Ha.. Ha.. Ha..! Monyetnya lebih suka yang porno-porno! Payahkan??agar tidak bertele-tele segera saja kumulai. kisah ini.
Namaku Hasan.
Usiaku saat ini 57 tahun, pekerjaanku adalah sebagai penjaga merangkap pembantu rumah tangga, pada sebuah keluarga mantan pejabat sebut saja namanya Pak Sugandhi .
Aku adalah mantan tentara dengan pangkat rendahan.
Aku ikut keluarga Pak Sugandhi  sudah 30 tahun.
Saat itu Pak Sugandhi  masih menjadiseorang pegawai rendah di sebuah instansi pemerintah.
Namun karena kepandaiannya, karir Pak Sugandhi  terusmenanjak.
Aku mengabdi pada keluarga ini telah cukup lama hingga keluarga ini berhasil menjadi keluargaterpandang dan. terhormat di masyarakat.
Pak Sugandhi  memiliki. dua orang putri yang cantik dan masing-masing telah berkeluarga, namanyaMela  dan Barnie .
Di usianya yang telah pensiun ini, Pak Sugandhi  menikmati sisa usianya dengan melakukanusaha perkebunan yang dimilikinya di sebuah daerah di Jawa. Tengah.
Pak Sugandhi  menghabiskan waktunyadengan kegiatan bisnis perkebunan teh di daerah Tawangmangu di dekat. Solo sana.
Dengan kegiatan barunya ini Pak Sugandhi  lebih banyak menghabiskan waktu bersama istri di. perkebunanmiliknya.
Mereka memiliki sebuah kebun Teh yang cukup luas di sana.
Dan di perkebunan mereka itu jugaberdiri sebuah home stay yang cukup megah.
Aku sering diajak beliau kesana dahulu saat beliau masih aktif dipemerintahan.
Sejak Pak Sugandhi  pensiun, jarang sekali beliau tinggal di Jakarta.
Beliau hanya sesekali datang keJakarta ini untuk meninjau rumahnya yang aku jaga, juga melihat cucunya dari putri pertamanya Barnie .
Barnie  tinggal dengan suaminya di daerah Kemang, sedangkan putri keduanya, Mela  menempati rumah yangaku tinggali ini bersama suaminya, Jalu.
Mela  belum memiliki anak, karena mereka menikah baru 6 bulanyang lalu.
Neng Mela  dan. suaminya Jalu sama-sama bekerja di perusahaan swasta yang berlainan.
 Jadi,,, pasangansuami istri ini selalu berangkat pagi dan pulang malam bersama sama, sehingga rumah megah yangmereka tempati praktis dipercayakan padaku selama mereka bekerja di siang hari dan. berada di bawahpengawasanku selama malam hari.
Tugasku selain membersihkan rumah adalah menjaga keamanan rumah besertaisinya.
Aku telah dipercaya Pak Sugandhi  untuk menjaga rumahnya ini berikut kedua putri. dan menantunya itu.
Jadisecara otomatis aku pun harus menjaga majikanku Mela  yang memang menetap bersama denganku.
Mela  usianyabaru 23 tahun.
Dahulu aku sempat melihat mereka berdua lahir, jadi kedua putri mereka sudah tidak asinglagi bagiku, dan mereka pun berdua telah menganggap aku dan istriku sebagai bagian dari keluarga. ini.
Dulu aku memang tinggal berdua dengan istriku di rumah ini.
Namun sejak istriku ikut dengan anakkusatu-satunya yang menjadi polisi dan. berdinas di daerah Riau praktis hanya aku yang ikut dengan NengMela .
Anakku waktu sekolah dibantu oleh Pak Sugandhi , sehingga aku sangat berhutang budi pada beliau.
Anakku kebetulan telah menikah dan mendapat tugas di Riau.
Aku memang sempat diajak ke Riau, namun karena akumerasa berhutang budi dan diberi tanggung jawab dan telah diamanahi Pak Sugandhi , ajakan itu aku lewatkansaja sebab sangat sulit mencari orang yang sebaik dan sebijaksana Pak Sugandhi .
Selama itu pun aku tinggaldi rumah Pak Sugandhi  bersama Mela  dan suaminya.
Semua pekerjaan rumah selalu aku selesaikan dengan baik dan. lancar.
Hampir semua waktuku aku habiskanuntuk merawat rumah dan mobil majikanku ini.
Neng Mela  pun sering memberiku uang lebih karena akumemang nggak neko neko.
Mela  adalah potret wanita masa kini yang cantik serta memiliki kulit yangputih bersih.
Menurut pendapatku wajah Mela  tidak beda jauh dariartis-artis sinetron yang sering aku lihat di tidak terlalu berlebihan, profil Neng Mela  agak-agak mirip dengan artis yang sering muncul di TVsaat ramai-ramainya kampanye Pilpres kemarin yang mengiklankan. mantan menteri yang desersi.
Walaupuniklan itu bagiku kayaknya cukup kampungan dan terkesan bodoh, namun aku tak peduli.. Bagiku yang penting artis itu sangat seksi.
Persis sekali dengan Neng Mela , beritaseks  apalagi kalau Neng Mela juga pakai kacamata hitam itu.
Memang wajah Neng Mela  sangat cantik dan penampilannya begitu oke! Akumaklum saja, sebab bagi mereka yang memiliki uang lebih dan kehidupan yang mapan, untuk perawatankecantikan dan penampilan amat mudah.
Beda jauh dari aku yang hanya cuma seorang pembantunya.
Sebagai pembantu merangkap penjaga rumah, setiap malam aku wajib memeriksa seluruh keadaan rumah! Akuharus memastikan pintu dan jendela. terkunci dengan aman dan kondisi keamanan rumah harus aman danterkendali.
Soalnya jaman sekarang lagi banyak teroris.
Salah-salah nanti rumah majikanku bisa dijadikansasaran pengeboman! Kan bisa gawat.. Bisa-bisa aku kehilangan pekerjaan! Saat memeriksa kondisi rumahkadang-kadang aku melewati kamar Mela  dan suaminya.
Sering aku mendengar dengus nafas dan rintihan kenikmatan. yang keluar dari mulut pasangan suami istriitu.
Sebagai laki-laki aku tentu saja penasaran ingin mengintip dan mengetahui apa yang terjadi denganpasangan. itu.
Untuk itu aku berniat untuk membuat celah di antara lipatan horden yang menutupi jendelakamar mereka yang sangat lebar seukuran 6 meter kali 4 meteran. itu.
Bagiku tidak terlalu sulit untukmembuat celah di antara lipatan kain horden itu.
Karena akulah yang selalu menutup horden itu sebelumNeng Mela  dan suaminya pulang.
Siang itu aku mengakali jendela kamar Neng Mela  agar aku dapat melihat dan memperhatikan. tingkah lakukedua pasangan yang berlainan jenis itu saat mereka bersenggama.
Aku sangat penasaran ingin melihatmereka bercinta, beritaseks karena suara yang terdengar dari luar kamar sangat menggairahkan bagi telinga. rintihan Neng Mela  sangat keras. terdengar seperti suara kucing betina yang sedang dientotjantannya!. Malam itu seperti saat yang kuperkirakan mereka mulai. melakukan aktivitas seksual, aku segera keluardari kamarku yang terletak di pojok belakang.
Dengan langkah pelan kudekati kamar mereka dan mengambilposisi dekat jendela dimana sengaja kubuat celah pada kain hordennya.
Keadaan di luar kamar yang gelapsangat membantuku dalam menuntaskan tugas pengintaianku.
Kudekatkan wajahku ke kaca dan melihat ke dalamkamar yang terang dari celah. yang kubuat.
Benar saja pemandangan yang kulihat sangat mendebarkan darahtuaku.
Sebagai pasangan muda tentu masa masa saat itu adalah masa yang penuh dengan. madu kenikmatandunia.
Apa yang kulihat benar-benar membuat jantungku berdebar dan. gairahku meningkat.
Aku melihat kedua tubuhtelanjang anak majikanku dan menantunya sedang bergumul di atas kasur yang empuk.
Tubuh putih mulus NengMela saat itu sedang menggelepar-gelepar saat. lidah suaminya, Jalu menyusuri setiap jengkal kuli pemandangan yang kontras! Seluruh tubuh Neng Mela  yang. putih mulus tanpa cacat sangat kontrasdengan warna hitam rambut yang memenuhi. gundukan selangkangannya yang lebat! Ya.. Hanya daerah itulahyang tampak hitam di tubuh Neng Mela !. Aku sangat jelas dapat melihat betapa selangkangan Neng Mela. sangat tembam dan munjung ke atas. sepertisetangkup bakpao namun warnanya hitam karena ditumbuhi rambut kemaluan. yang lebat! Itulah mungkinbedanya dengan bakpao! Kalau bakpao warnanya putih.. Tapi selangkangan Neng Mela  penuh. ditutupi rambutberwarna hitam! Namun keduanya sama-sama enak dinikmati! Yang. satu bikin merem melek kekenyangan yangsatunya lagi bikin merem melek karena. ketagihan!. Tak lama kemudian aku melihat kedua tubuh manusia yang. telanjang itu saling berdempetan menyatu.
Tubuhputih mulus Neng Mela  saat itu berada di bawah tubuh suaminya yang juga tampan itu.
Suaminya saat itusedang melakukan gerakan maju mundur dan Neng Mela  tampaknya dalam keadaan kepayahan. menahan bobotsuaminya dan gairah nafsunya.
beritaseks  Kedua kaki majikanku yang panjang dan putih itu berada di atas bahusuaminya.
Sedang tangan suaminya saat menggenjot tubuh Mela masih berada di dada putih itu. danmeremasnya dengan kasar.
Kulihat pantat Neng Mela  bergoyang dan berputar setiap kali pantat suaminyamenghunjam selangkangannya.
Kedua tubuh telanjang itu saling berkutat satu sama lain.
Tiba-tiba posisi menjadi terbalik.
Kini tubuh Neng Mela  yang telanjang sudah berada di atas tubuhsuaminya.
Ia bergerak liar seperti seorang joki wanita yang sedang memacu kuda! Kedua bukit payudara ituberguncang-guncang seiring dengan gerakannya.
Dengan kedua tangan bertumpu di atas dada suaminya, NengMela  menggerakkan pantatnya yang bulat dan mulus maju mundur.
Rambutnya sudah acak-acakan karenagerakannya yang liar.
Lalu kulihat tubuh telanjang Neng Mela  terhentak-hentak dan gerakannya semakinliar. dan beberapa saat kemudian tubuhnya ambruk di atas dada suaminya.
Rupanya suaminya belum orgasme! Hal ini kuketahui karena. setelah menggulingkan tubuh telanjang NengMela , Mas Jalu suaminya segera bangun dan menyeret tubuh telanjang istrinya hingga menungging di sisitempat. tidurnya.
Kedua kaki Neng Mela  menjuntai ke lantai.
Pantatnya yang indah semakin kelihatanjelas dari tempatku mengintip, karena posisinya membelakangiku.
Aku melihat betapa gundukan bukitkemaluan Neng Mela  begitu indah saat menungging dalam. posisi itu! Mas Jalu segera menempatkan diri dibelakang pantat Neng Mela  dan kembali mengayunkan pantatnya maju-mundur.
Pandanganku kini tertutuptubuh Mas Jalu.
Entah berapa lama aku tak tahu.
Yang jelas saat itu kulihat Mas Jalu semakin cepat mengayunkanpantatnya menghunjamkan ke arah pantat Neng Mela. .
Tubuh Mas Jalu meliuk-liuk dan akhirnya ambruk danmenindih tubuh Neng Mela  dengan ketat.
Baru kali ini aku memperhatikan kehalusan dan mulusnya tubuhmajikan putriku ini.
Selama aku kerja pada orang tuanya aku tidak memperhatikan perkembangan tubuhmajikan putriku itu.
Aku sempat menahan nafas saat tubuh keduanya menyatu pada. bagian bawahnya juga diikuti oleh bagianatasnya.
Sebagai laki-laki yang normal aku merasa terpancing birahiku saat itu.
Namun apalah dayaku yanghanya seorang pembantu di keluarga ini.
Aku yang sudah sangat terangsang segera meremas batangkemaluanku sendiri dan melakukan onani sambil mengintip.
Setelah aku orgasme aku segera menuju kamarkusendiri dan terus tidur.
Esok paginya saat aku bangun dan beres-beres aku melihat. majikan putri keluar dari kamarnya dengan wajahyang sedikit kusut dan tampak. agak layu.
Aku biarkan saja kejadian itu.
Mungkin dia ada masalah dengansuaminya atau apalah aku tak mau tanya pada nya.
Seperti biasanyapun pagi itu aku menghidangkan makanankesukaan majikanku itu dimeja makan.
Tidak lama kemudian mereka keluar kamar beiringan untuk sarapanpagi sebelum berangkat ke. kantor.
Tiba-tiba saat mereka sarapan itu aku dipanggil.
Suaminya bilang padaku bahwa ia akan tugas keluar kotamungkin selama 2 minggu karena ada. masalah di kantornya.
Suaminya titip padaku untuk menjaga rumah danistrinya padaku.
Dengan patuh aku sanggupi permintaan suaminya itu.
Dan sejak saat itu pun aku semakinbertambah tugas dengan memastikan keadaan majikan putri itu.
Beberapa hari ini aku jadi kehilangan kesempatan untuk. melihat aktifitas kamar majikan putri itu.
Akujadi susah tidur, padahal aku setiap hari sebelumnya selalu melihat aktifitas di kamar itu dan. sempatbermasturbasi barulah aku tertidur.
Memang aku akui di usiaku yang tidak muda lagi ini libidoku seringtimbul.
Namun kepada siapa aku akan menyalurkannya, sedang istriku di Sumatera bersama anakku.
Untuk memenuhi hasrat libidoku, pada malam yang dingin itu aku mengintip majikanku itu di kamarnya.
Rupanya ia masih belum tidur dan hanya berbaring di ranjang.
Tampaknya ia sedang merindukan belaian darisuaminya.
Namun karena suaminya sedang tidak tidak ada ia menjadi kelihatan gelisah di tempat. memperhatikan Neng Mela  selalu menggeser. geserkan guling di ranjangnya yang luas itu ke arahkemaluannya.
Aku tahu saat itu Neng Mela  ingin kehangatan.
Apalagi hawa dingin AC di kamarnya membuatnya tampakkehausan.
Tak lama kemudian kulihat tangan Neng Mela  mulai meraba-raba bagian selangkangannya dariluar gaun tidurnya yang sudah mulai awut-awutan dan menyingkapkan pahanya. yang mulus.
Aku jaditerangsang dan ingin melihat terus apa yang hendak dilakukannya.
Saat sedang asyik-asyiknya memperhatikan tingkah laku anak perempuan majikanku itu aku dikejutkan olehsuara benda terjatuh dan ada bunyi. ‘krasak kresek’.
Aku yang saat itu berada dalam kegelapan dapatdengan leluasa mengintai ke arah datangnya suara itu.
Ohh.. Alangkah kagetnya aku.
Aku melihat ada 3orang yang mengendap endap akan masuk ke rumah ini.
Mereka telah melompati pintu pagar dan sedangberjalan ke arah rumah.
Sebagai seorang bekas tentara yang telah banyak pengalaman. di medan perang, aku lalu menuju arah suaraitu dan dengan samuraiku aku bacok si penjahat itu tanpa tanya lagi.
Mereka meringis kesakitan dan mintaampun padaku.
Mereka akhirnya lari dan berusaha menghindar dari kejaran masyarakat yang tahu akantindakan mereka.
Malam itu akhirnya rumah majikanku ini selamat dari upaya pencurian dan Mela  akhirnya terbangun dan keluar rumah menemuiku.
Aku pun menerangkan kejadian yangsesungguhnya dengan lengkap.
Ia pun akhirnya berterima kasih dan minta aku untuk menyelesaikan masalahitu dengan aparat. terkait malam itu.
Setelah memberikan laporan secukupnya, malam itu pun aku pulang ke rumah dan disambut majikanku NengMela , yang saat itu mengenakan baju kimono tidur.
Ia amat mengkhawatirkan keadaanku malam itu.
Iapuntelah sempat menelepon suami dan kedua orang tuanya.
Dan akupun lalu ditelepon suami dan kedua orangtuaMela  agar bisa menjaga Mela. dengan hati hati.
Sempat aku lihat wajah kecemasan di rona muka Mela malam itu.
Wajahnya yang putih bersih itu terlihat takjub dan khawatir, namun dengan lambat akuterangkan kepadanya supaya jangan cemas seperti itu.
Malam itu pun lalu kami tidak tidur dan hanya berbicara saja. di ruang tamu rumah besar itu.
Neng Mela kelihatan masih shock atas kejadian itu dan akupun tidak sampai hati meninggalkannya sendirian di ruangtamu malam. itu.
Aku menemaninya dan sesekali mataku yang nakal mencuri-curi pandang ke arah sekujurtubuhnya yang terbalut kimono tidur saat itu.
Mata nakalku sempat memperhatikan gundukan bukit dadanyayang sekal dan berukuran 34B hingga amat. menggodaku.
Aku tahu nomor itu karena saat mencuci dan menjemuraku sempat melihatnya dengan seksama jenis dan wangi celana dalam Neng Mela .
“Neng.. Sudah malam tidur aja dulu.. Biar Mamang jaga di sini” kuanjurkan Neng Mela  agar segera. tidurkarena waktu sudah hampir pukul 2 pagi.
“Ahh.. Enggak Mang.. Mela  masih takut dengan kejadian tadi! Mamang mau kan jagain Mela  di kamar”pinta Neng Mela. dengan wajah yang masih nampak pucat.
“Wahh.. Mamang enggak berani lancang neng..” aku terkejut dan spontan menolak karena enggak enak harusmasuk kamar majikanku ini.
“Enggak apa-apa kok Mang.. Soalnya aku takut sendirian..” katanya memelas.
Aku jadi tidak tega melihatnya.
Entah kenapa malam itupun aku diajaknya ke kamarnya untuk sekedarberbincang bincang.
Katanya ia masih takut dan trauma.
Jika saja ada suaminya ia mungkin tidak akanmengizinkan aku ke kamarnya.
Namun hal tabu yang slalu aku jaga slama ini malam itu luntur.
Aku masuk kekamarnya yang dingin dan harum semerbak itu sekedar hanya untuk. menemani anak majikanku itu.
Sebagailaki-laki aku telah memasuki wilayah pribadi putri majikanku itu.
Dengan sedikit berdebar aku mengikuti Neng Mela  masuk ke kamarnya dan duduk di kursi yang ada. di kamarNeng Mela .
Niat isengku mulai timbul saat kulirik tubuh Neng Mela  yang sintal terbaring indah ditempat tidurnya.
Dengan sedikit kurang ajar aku mulai berusaha mempengaruhi jiwa dan mental. putrimajikanku itu dengan cerita cerita seram tentang perampokan dan horor.
Sebagai wanita yang hanya seorangdiri malam itu tentunya ia merasa takut dan. amat membutuhkan bantuanku.
Neng Mela  tidak jadi tidur dansemakin merasa ketakutan.
Ia memintaku menemaninya duduk di atas tempat tidurnya.
Inilah saatnya instingkelelakianku bermain.
Dengan tambahan cerita seram akhirnya dengan tanpa paksaan. Neng Mela  aku raih dan kupeluk malam itu. dikamarnya.
Ia yang menganggapku sebagai orangtuanya hanya mandah saja saat tubuhnya kudekap di atastempat tidurnya.
Aku yang sudah banyak makan asam-garam sebagai laki-laki tidak terlalu sulit untukmenundukkannya.
Dengan terus menceritakan hal-hal seram, tanganku mulai mengelus lengan Neng Mela .
Akutahu Neng Mela  sudah mulai tunduk dan takluk. padaku.
Hal ini kuketahui dari berdirinya bulu-bululembut di lengannya saat kuraba.
Nafas Neng Mela  pun mulai memburu.
Aku mulai memberanikan diri mencium leher bagian belakang. telinga Neng Mela .
Tubuhnya mulai sedikitbergetar atas ciuman dan rangsangan di wilayah peka tubuhnya yang mulus itu.
Aku tahu saat itu NengMela  sedang membutuhkan belaian laki laki.
Namun Neng Mela  memang wanita dan seorang. istri yangbaik.
Ia tidak begitu saja larut akan alunan gairah yang aku pancarkan saat itu.
Ia berusaha menolakkudan melepaskan pelukanku.
Namun malam itu apalah daya seorang wanita seperti Neng Mela  dibandingkanaku yang bekas prajurit dan. memiliki pengalaman yang lumayan di saat perang.
Aku tak mau mangsa yang sudah di depan mata terlepas begitu. saja.
Aku harus menuntaskannya.
Karena kalautidak maka habislah riwayatku.
Aku harus mampu menundukannya.
Neng Mela  yang menggeliat berusahamelepaskan pelukanku, semakin kupeluk erat.
Tanganku semakin berani mengelusnya.
Kali ini tangankumengelus perutnya tepat di atas selangkangannya.
Mulutku yang sedang menciumi bagian belakang telinganyasemakin liar bergerak turun ke lehernya.
Bulu kuduknya telah berdiri semua.
Tubuhnya semakin menggelinjang dalam pelukanku.
Lalu dengan sedikit paksaan, kurebahkan tubuh Neng Mela  dan mulai kutindih dan kucumbu.
Tubuhku yang menindih tubuh Neng Mela  segera menekan bagian selangkangannya.
Kedua kakinya kupentangkan lebar-lebar sehingga aku semakin leluasa menempatkan. tubuhku di antara kedua pahanya.
Batang kemaluanku yang sudah mulai mengeras menempel ketat ke selangkangan Neng Mela  yang hangat itu.
Aku yang sudah sangat lama tidak melakukan hubungan badan semakin tak terkendali.
Mulutku dengan rakus segera menyerbu gundukan bukit payudara Neng Mela  dari luar kimono tidurnya.
Puting payudaranya yang mulai mengeras di balik beha-nya segera saja menjadi santapan mulutku yang. rakus.
“Ohh.. Mmaangg.. Jangg.. Annhh” Neng Mela  merintih memohon agar aku menghentikan gerakanku.
Namun aku yang sudah kesetanan tak mau berhenti begitu saja.
Tanganku yang liar segera bergerak ke bawah dan menyingkap kimononya dan. mengusap-usap pahanya bagian dalam yang sangat mulus.
Tanganku terus merayap ke atas dan akhirnya mulai mengelus-elus gundukan di balik celana dalam Neng Mela  yang sudah mulai basah.
Aku tahu Neng Mela  sudah mulai terangsang.
Walaupun mulutnya bilang jangan, namun aku tahu ia tak mungkin dapat menghentikanku.
Tanganku segera menyusup ke balik celana dalamnya yang tipis. dan mulai meraba rambut di selangkangan Neng Mela .
Tanganku segera menyentuh cairan lendir hangat yang mulai membasahi selangkangannya.
Aku yang sudah sangat berpengalaman dalam hal ini segera saja mencari-cari tonjolan di. sela-sela lubang kemaluan Neng Mela .
Karena disitulah titik kelemahan wanita.
Jari tanganku segera mempermainkan tonjolan daging kecil di celah lubang. kemaluan Neng Mela  yang sudah sangat. licin dan basah.
Mulut Neng Mela  tidak lagi menolakku.
Tubuh Neng Mela  semakin bergetar saat jariku yang lincah. bergerak memutar-mutar di atas tonjolan daging di sela-sela lubang kemaluannya.
Napas Neng Mela  semakin megap-megap.
Pantatnya mulai terangkat sehingga bukit kemaluannya semakin ketat menempel. batang kemaluanku yang semakin mengeras.
Tak berapa lama kemudian Neng Mela  merintih panjang.
Tubuhnya berkelojotan di bawah tindihanku.
Aku tahu Neng  Mela  sudah orgasme atas permainan jari-jariku yang sudah berpengalaman.
Namun aku terus saja meneruskan permainan ini.
Tanganku tetap meremas dan meraba bukit kemaluannya selama beberapa saat.
Kemudian tanpa perlawanan berarti dari Neng Mela  aku berhasil membuka seluruh kain penutup. tubuhnya hingga Neng Mela  telanjang. bulat dalam pelukanku.
Pemandangan yang sangat indah segera terpampang di depan mataku.
Tubuh Neng Mela  yang sangat mulus benar-benar membuat jakunku naik turun.
Kedua belah payudaranya yang putih sangat mengkal dihiasi dua puting yang masih berwarna kemerahan sangat menggairahkan.
Perutnya tampak masih sangat rata karena memang belum pernah. melahirkan, jadi belum ada guratan sama sekali.
Pinggulnya yang lebar sangat serasi dengan pinggangnya yang ramping.
Dan yang paling membuat mataku terbelalak adalah guratan kecil berwarna merah yang melintang di tengah-tengah. gundukan bukit membusung di kemaluannya yang lebat ditumbuhi rambut.
Lalu tanpa membuang waktu aku segera melepas kaus bututku. dan memerosotkan celana kolorku hingga aku pun telanjang bulat.
Aku segera menindihnya dan menggangkankan kedua kakinya lebar-lebar.
Batang kemaluanku yang sudah mengeras menempel ketat di selangkangan Neng Mela  yang hangat.
Mulutku segera menyergap kedua bukit payudaranya yang indah itu dengan rakus.
Kali ini tanpa dihalangi kain beha dan kimono lagi.
Lidahku segera menjilat kedua bukit payudara Neng Mela  yang putih kenyal itu bergantian.
Bibirku mengulum puting payudaranya yang mencuat.
Hal ini membuat mulut Neng Mela  mendesis-desis seperti orang kepedasan.
Tubuhnya mulai menggelinjang hingga aku merasa betapa batang kemaluanku yang menempel. ketat di selangkangannya mulai tergesek-gesek daging hangat dan licin karena. sudah sangat basah.
“Amm.. punhh Maangg.. jaangg.. aannhh.. Maangg.. ouchh..” desis Neng Mela  antara menolak dan pasrah.
Aku tak peduli.
Dalam benakku hanya ada tekad untuk menuntaskan hasratku.
Aku tak peduli apapun juga.
Biarlah urusan dipikir belakangan! Yang penting tembak duluan! Ayo blehh sikaatt! Demikian setan telah menari-nari membujukku untuk. menuntaskan napsuku.
Mulutku yang rakus terus menyusuri seluruh permukaan tubuh. Neng Mela .
Dari kedua puting payudaranya yang semakin keras, mulutku bergeser ke samping ke arah ketiak Neng Mela  yang. bersih tanpa ditumbuhi rambut satu helai pun! Rupanya ia rajin mencabuti bulu. ketiaknya hingga tampak bersih.
Lidahku segera menjilat-jilat ketiaknya dengan gemas.
Tubuh Neng Mela  semakin menggerinjal.
Desisan tak henti- hentinya keluar dari bibirnya.
Dari ketiak, mulutku terus bergeser turun menyusuri tulang rusuk Neng Mela  hingga ke pinggangnya. yang putih bersih.
Lidahku terusmenyapu-nyapu seluruh permukaan pinggangnya dengan diselingi sesekali menyedotnya kuat-kuat hingga tubuh Neng Mela  terhenyak.
Aku semakin gemas menyedot-nyedot saat mulutku sampai ke bagian bawah perut Neng Mela  yang rata.
Rambut-rambut halus nampak menumbuhi perut bagian bawah Neng Mela  yang semakin ke bawah semakin melebat.
Lidahku menyapu-nyapu bagian perut di antara selangkangannya dengan pangkal pahanya.
Tercium aroma khas perempuan! Sungguh sangat merangsang.
Rupanya Neng Mela  sangat menjaga kebersihan kawasan pribadinya ini.
Lidahku terus bergerak menyapu seluruh permukaan kulit Neng Mela. .
Dan begitu sampai ke gundukan bukit kemaluannya yang membusung, lidahku segera menyeruak masuk ke dalam celah sempit yang tadi kulihat berwarna merah. jingga.
Segera lidahku merasakan ada cairan yang terasa sedikit asin namun nikmat! Tanpa rasa jijik segera saja kusedot bibir kemaluan Neng Mela  dengan gemas.
Kutelan habis cairan yang keluar membasahi permukaan liang kemaluan Neng Mela  tanpa rasa jijik.
Pantat Neng Mela  terangkat seolah menyambut juluran lidahku hingga wajahku semakin ketat menempel di selangkangannya.
Lidahku menyusup semakin dalam ke lubang kemaluan Neng Mela  yang pantatnya terangkat-angkat seolah menyambut. juluran lidahku.
Mulut Neng Mela  tak henti-hentinya mendesis-desis dan entah disadari atau tidak, kedua tangan Neng Mela mulai menjambak-jambak rambutku dan. kedua kakinya mengait leherku dan menekankannya ke arah selangkangannya.
Pantatnya terus diangkat-angkat seolah-olah memintaku lebih dalam memasukkan. lidahku ke dalam lubang kemaluannya.
Aku yang memang ingin memberikan sensasi lain kepada majikanku segera bertindak.
Kedua ibu jari tanganku mencoba membentangkan bibir kemaluan. Neng Mela  agar terbuka lebih lebar dan kugesekkan. mulutku dengan liar pada gundukan bukit kemaluan Neng Mela  yang membusung.
Reaksinya sungguh luar biasa.
Neng Mela  semakin liar. menggerak-gerakkan pantatnya dan kakinya semakin ketat menjepit leherku.
Erangannya semakin keras dan tubuhnya terhentak-hentak.
Tubuhnya terus berkelojotan selama beberapa saat lalu gerakannya semakin melemah dan akhirnya. kedua pahanya terkulai lemah menyandar di punggungku.
Aku tahu kalau Neng Mela  telah mencapai klimaks yang kedua kalinya di malam menjelang pagi ini.
Aku yang belum mengalami orgasme segera saja menempatkan. diriku sejajar dengan tubuh Neng Mela .
Tubuh telanjangku menindih tubuhnya.
Kontolku yang ukurannya biasa saja seperti ukuran pria kebanyakan, sudah sangat keras dan siap tempur.
Ukurannya sebetulnya biasa saja, tetapi yang membanggakanku adalah bentuknya yang agak membengkok saat ereksi.
Jadi kalau dilihat sepintas mirip-mirip pisang Ambon yang bentuknya agak melengkung.
Dengan perlahan kutusukkan ujung kepala kontolku (palkon) ke. tengah-tengah gundukan bukit kemaluan Neng Mela  yang munjung itu.
Lubang kemaluan Neng Mela  yang sudah sangat licin memudahkan ujung palkonku tergelincir masuk.
Napasku terasa sesak saat kepala kontolku mulai terjepit kehangatan bibir kemaluan Neng Mela .
Sambil menahan napas, kudorong pantatku pelan-pelan hingga sedikit demi sedikit batang kontolku melesak ke. dalam lubang kemaluan Neng Mela .
Hangat sekali rasanya.
Apalagi lubang kemaluan Neng Mela  sudah basah oleh. lendir akibat orgasmenya tadi.
“Shh.. Ohh.. Mm.. Aangghh” mulut Neng Mela  tak henti-hentinya merintih saat batang kontolku menerobos lubang kemaluannya.
Aku tahu Neng Mela  mungkin agak menyesal karena telah terjerumus. dalam jebakan nafsuku.
Neng Mela  hanya pasrah dan dengan terpaksa ia menikmati rahimnya aku tusuk dengan batang. kontolku berulang kali.
Aku tahu ia amat menyesali atas apa yang terjadi malam itu, terlihat dari air matanya yang keluar saat aku berpesta di atas tubuhnya yang telanjang.
Kulihat air mata mulai mengembang di pelupuk matanya.
Namun semuanya telah terlambat.
Kontolku sudah telanjur memasuki lubang yang seharusnya hanya menjadi hak suaminya.
Aku pun tak peduli, bagiku yang terpenting adalah melepaskan desakan napsu yang terus mendesak-desak dari dalam tubuhku.
Di atas ranjang kamarnya yang mewah itu, aku berhasil membenamkan kemaluanku yang lumayan masih cukup perkasa ke dalam rahimnya yang masih sempit itu.
“Hkkhh..” napasku tertahan saat seluruh kontolku dari ujung hingga pangkal telah terbenam seluruhnya di dalam jepitan lubang kemaluan Neng Mela. .
Air mata Neng Mela  sudah mulai jatuh satu persatu.
Namun aku tak peduli.
Kehangatan yang aku rasakan pada kemaluanku saat masuk kedalam tubuh Neng Mela  amat membuatku lupa diri.
Perlahan-lahan kutarik pantatku hingga batang kontolku tertarik keluar dan. hanya ujungnya saja yang masih menancap dalam jepitan lubang kemaluan Neng Mela. .
Lalu dengan kuat kudorong pantatku yang otomatis batang kontolku melesak dalam-dalam ke dalam lubang kemaluannya.
“Ughh..” tanpa sadar Neng Mela  mendengus saat ujung kepala kontolku seperti menumbuk sesuatu yang empuk dan hangat di dalam sana.
Aku terus menarik dan mendorong pantatku di atas tubuh Neng Mela. .
Perlahan-lahan kurasakan Neng Mela  mulai ikut mengimbangi gerakanku.
Secara perlahan pantatnya bergerak memutar mengikuti irama ayunan pantatku.
Batang kontolku serasa diurut dan diremas-remas dalam jepitan lubang kemaluan Neng Mela  yang sempit.
Rupanya Neng Mela  sudah mulai terangsang lagi.
Rasa sedih yang ditandai dengan melelehnya air matanya seakan-akan sirna dengan goyangannya. mengiringi ayunan pantatku.
Bibir Neng Mela  kembali mendesis-desis dan mengerang.
Aku yang sudah tidak tahan segera menyergap bibirnya yang setengah terbuka dan. menyusupkan lidahku ke dalam mulutnya.
Lidahku mengorek-ngorek mulutnya mencari-cari lidahnya.
Sungguh sangat segar rasanya bibir perempuan muda.
Aku serasa kembali menjadi muda lagi.
Semangat baru seolah terpompa dalam darahku.
Aku semakin bersemangat menggenjot pantatku menghunjamkan batang kontolku ke. dalam lubang kemaluannya.
Gerakan pantat Neng Mela  semakin kencang.
Pantatnya bergoyang ke kanan dan ke kiri seirama dengan ayunan pantatku.
“Shh.. Mmaangg.. Hh shh.. Oohh..” antara sadar dan tidak Neng Mela  merintih-rintih menambah. gairahku semakin membara.
Aku merasa betapa jari-jari Neng Mela  mencengkeram kulit punggungku yang sudah mulai. keriput dimakan usia.
Agak sakit memang, tetapi apalah artinya bagiku dibanding keberhasilanku menggauli dan menikmati kemolekan tubuh anak majikanku itu.
Lidahku yang masuk jauh ke dalam mulut Neng Mela  mulai menemukan perlawanan dari lidah Neng Mela. .
Lidahku didorong-dorong oleh lidahnya.
Perlahan gairah dalam tubuhku mulai mendesak-desak dan. menggelegak.
Lalu gerakan ayunan pantatku kuhentikan sesaat untuk mengambil bantal dan mengganjal pantat Neng Mela  agar lebih tinggi.
Dengan posisi terganjal bantal, batang kontolku terasa masuk hingga maksimal.
Aku juga semakin leluasa menghunjamkan batang kontolku ke dalam lubang kemaluannya.
Gerakan pantat Neng Mela  seperti kesetanan.
Jeritannya semakin keras dan menggairahkan.
Kedua tanganku segera kutempatkan di bawah kedua bongkahan pantat Neng Mela  dan meremas-remasnya. sambil terus mengayunkan pantatku naik turun.
Aku merasa betapa desakan gejolak meletup-letup dari bagian bawah perutku.
Perutku terasa mulai kejang karena menahan desakan yang terus menggelora.
“Ohh.. Shh.. Nenggh.. Ter.. Ruhhsshh oohh.. Neengghh!” Tanpa sadar aku menggeram dan merintih meminta Neng Mela  agar terus menggoyangkan pantatnya kencang- kencang.
Neng Mela  pun rupanya sudah hampir. mencapai orgasmenya.
Gerakan pantatnya sudah tidak terkendali.
Cengkeraman kuku jarinya semakin kencang di kulit punggungku.
“Aakhh.. Ouchh.. Shh.. Oohh..” Dengan diiringi desisan yang panjang akhirnya tubuh Neng Mela. terhentak.
Pantatnya terangkat dan mengejat-ngejat.
Dadanya terguncang hebat menandakan ia sudah tidak mampu menahan orgasmenya.
Kurasakan betapa batang kontolku terjepit kencang dan lubang kemaluannya. mengedut-ngedut.
Tubuh Neng Mela  bergetar hebat dan berkelojotan selama beberapa saat.
“Ter.. Rushh.. Neenghh.. Aarrghh” Akhirnya tubuhku ikut terguncang.
Seluruh tubuhku terasa kejang dan mataku mulai nanar.
Cratt.. Cratt.. Cratt.. Cratt.. Crrt.. Crrtt..!! Akhirnya tanpa dapat kutahan lagi batang kontolku menyemburkan air. maniku yang sangat kental dan banyak sekali ke dalam lubang. kemaluan Neng Mela  hingga sebagian. tumpah keluar saking banyaknya.
Ya aku telah mencapai puncak kenikmatanku setelah sekian lama berpuasa dan hanya onani.
Tubuhku berkejat-kejat di atas perut Neng Mela  lalu ambruk menindih. tubuh telanjangnya.
Neng Mela  amat. sempurna saat ia berada di bawah tubuhku saat aku genjot tadi.
Memang benar kata orang orang bahwa seorang wanita baru terlihat cantik dan menawan jika ia. telah berada di bawah tubuh laki- laki saat kemaluannya di masuki kemaluan. pria.
Keringat kami pun akhirnya menyatu dan kain sprei yang kami pakai akhirnya lembab karena basah oleh percampuran keringat dan juga air mata Neng Mela. ditambah lelehan spermaku yang tumpah. tadi.
Aku benar-benar merasa puas sekali telah berhasil menikmati. kemulusan tubuh majikanku yang cantik ini.
Neng Mela  rupanya terlalu capai hingga ia membiarkan saja tubuh telanjangnya kupeluk.
Ia telah tertidur karena kecapaian setelah pergumulan tadi.
Saat itu jam di kamar Neng Mela  sudah menunjukkan hampir pukul 04.
30.
Kamar Neng Mela  yang dingin karena AC membuat. tubuhku menggigil soalnya aku tidak terbiasa tidur dengan AC.
Apalagi saat itu aku masih telanjang bulat dan di sisiku tergolek tubuh telanjang Neng Mela  yang sudah mendengkur halus.
Cantik sekali wajah Neng Mela  saat dalam kondisi tidur. seperti itu.
Wajahnya kelihatan begitu damai dalam tidurnya.
Aku sendiri sejak tadi belum mampu memejamkan mataku sepicingpun.
Melihat tubuh telanjang Neng Mela  yang telentang tanpa sehelai benang pun. menutupi tubuhnya yang mulus, gairah kelelakianku kembali bangkit.
Batang kontolku mulai menggeliat bangun.
Sungguh pemandangan yang terpampang di depanku begitu mempesona.
Kulit Neng Mela  yang putih mulus begitu mengundang gairah lelaki manapun yang memandangnya.
Dadanya yang putih turun naik seiring dengan napasnya yang begitu teratur.
Tanpa dapat menahan diri lagi tanganku segera mengelus kedua buah dada Neng Mela  yang. lembut.
Kupermainkan kedua puting payudaranya dengan jemariku hingga sedikit-demi sedikit mulai mengeras.
“Mmhh..” hanya lenguhan kecil yang keluar dari mulut Neng Mela saat tanganku sibuk mempermainkan kedua puting. payudaranya.
Lalu setelah tanganku puas bermain-main di kedua bukit payudaranya, mulutku pun mengambil alih permainan.
Kini mulutku mulai mengulum kedua puting payudara Neng Mela  secara bergantian.
Tanganku secara otomatis bergerak turun ke arah selangkangan Neng Mela  yang terbuka lebar.
Tubuh Neng Mela  mulai menggeliat namun matanya masih tetap terpejam.
Mulutku terus bergerak menyapu setiap jengkal tubuh Neng Mela. .
Mulutku menjalar dari dada terus turun ke perut dan berakhir di selangkangan Neng Mela .
Kembali lidahku menyeruak masuk ke dalam gundukan bukit kemaluan Neng Mela .
Kedua pahanya semakin terbuka lebar seolah mengundangku untuk semakin dalam memasukinya.
Pagi itu aku kembali menyetubuhi tubuh anak majikanku beberapa kali hingga aku benar-benar puas.
Semenjak kejadian di malam itu.
Neng Mela  mulai mengambil jarak dariku dan tampaknya berusaha menghindariku.
Suaminya tidak tahu tentang peristiwa malam itu.
Tampaknya Neng Mela  memang merahasiakannya.
Aku tahu diri dan tidak berupaya memperlihatkan kepada Neng Mela  tentang bagaimana perasaanku padanya.
Aku pun bertindak seperti biasanya seolah-olah tidak terjadi apa-apa antara aku dengan. Neng Mela .
Kadang saat malam aku rindu untuk mengulangi lagi saat. kebersamaan dengan Neng Mela  namun aku. pendam saja.
Dan sebagai pelampiasannya, aku terus mengintip Neng Mela  bersebadan dengan suaminya.
Tampaknya Neng Mela amat menikmati persetubuhan dengan. suaminya itu.
Aku jadi merasa iri.
Suatu hari suami Neng Mela  pun kembali bertugas keluar kota lagi.
Tampaknya Neng Mela  biasa biasa saja.
Ia tidak memberikan tanggapan apa pun saat itu.
Dan malam saat suaminya tugas, aku berusaha mendatangi kamar Neng Mela  dan. meminta berbicara.
Neng Mela  memberiku waktu bicara dan dengan kepintaranku, malam itupun akhirnya aku pun kembali dapat menikmati kehangatan tubuhnya di kamarnya.
Neng Mela  pun semakin larut olehku.
Ini terlihat saat suatu malam tanpa aku duga ia mendatangi kamarku dan kami pun bersetubuh di. kamarku hingga beberapa kali malam itu.
Sampai saat ini pun di saat suaminya tidak ada di rumah, aku selalu memberinya kenikmatan ragawi yang mungkin tidak ia dapati dari suaminya.
Aku pun setelah menikmati kemulusan dan kehangatan tubuh Neng Mela , punya keinginan untuk dapat merasakan kehangatan tubuh saudaranya Neng Barnie .
Itulah pembaca, sekelumit cerita yang dialami salah satu pembacaku.
– .
Sumber:Internet