Gelap
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Emak Sati

. . . . . . . . . Emak Sati. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . by. . . . . . Sebelumnya mau izin numpang cerita kisah nyata yang saya alami dan mohon maaf kalo cerita/ketikan berantakan di karnakan saya masih pemula.
Oh iyah nama” yang saya gunakan sudah saya ganti bukan nama asli kalo cerita kisahnya asli dan nyata di kehidupan Oke saya mulai awal ceritanya.
Perkenalkan nama (samaran) saya adalah Ray yang berusia 25 Tahun sudah mempunyai istri dan anak 1 masih kecil.
Saya ini berbentuk fisik tinggi 175 cm, berbadan lumayan kekar karna masih rajin olahraga, dan mempunyai Kontol lumayan panjang, keras, berurat dan membekak dari ujung ke ujung (pendapat istri).
Saya bekerja di salah satu perusahaan yang lumayan besar dan gajihnya yang tetapi harus siap ditempatkan di daerah” perkampungan dan mau tidak mau harus siap jauh dari keluarga, untungnya istri dan anak saya titipkan bertempat tinggal dengan ke dua orang tua saya di kota jakarta.
oh iyah jujur saja kalo soal nafsu sange saya ini penyuka wanita” umur tua apalagi dengan Tetek jumbo yang bergelayutan kendor dan entah dari mana awal mulanya.
Pada saat ini saya di tempatkan di suatu perkampungan yang lumayan pendalaman di pulau Madura, selama ini saya hanya sendiri ngontrak di salah satu rumah punya pak kades daerah tetangga dan besyukurnya lagi yang membuat saya menjadi betah yaitu di kampung sini orangnya ramah” banget apalagi dengan orang pendatang seperti saya ini.
Disini kabanyakan pria/suami hanya bertani dan wanita” hanya mengurus urusan rumah.
Saya ini mempunyai tetangga kebanyakan para wanita yang berbeda” bentuk serta umur, dan yang paling saya suka banget yaitu dengan salah satu tetangga yang hanya beda 2rumah dengan kontrakan saya beliau ini seorang wanita yang pada akhirnya saya tau berusia 55 Tahun biasa di panggil Emak Sati dengan bentuk fisik: rambut ikal, badan setengah gempal, tingginya hanya 165cm (Bantet), yang bikin saya sange yaitu Teteknya berukuran jumbo tapi sudah lumayan kendor seperti pepaya di tambah bongkahan pantat yang lebar dan masih nonggeng, pokonya seperti bebek karna bagian tubuh atasnya maju kedepan lanjut bagian bawahnya lebar nonggeng kebelakang, Emak Sati ini kalo berpakain di luar rumah selalu berpakaian kebaya tembem ketat hingga terlihat jelas lekukan tubuhnya seakan berontak dan kalo di rumah hanya pakai daster terusan tanpa lengan dengan terkadang tidak pakai daleman, karna terlihat jelas garis belahan Tetek nya panjang lebar dan tonjolan Pentil gedenya yang nyeplak di balik daster tipisnya, pokonya membuat saya Sange berat dengan Emak Sati dan di tambah saya yang jau dari istri berbulan”, beliau ini mempunyai suami biasa di panggil Pak Kandut berusia 57 Tahun yang masih lumayan sehat yang berbeda dengan laki” seumuranhya, Pak Kandut ini dalam kesehariannya hanya bekerja sebagai petani/merawat ternak milik kepala desa dan anehnya lagi hampir setiap malam dia masih doyan minum”an beralkhol dengan bapak” warga sekitar, Pak Kandut dan Emak Sati mempunyai 5 anak dan 6 cucu, di rumah mereka berdua hanya tinggal 2 cucu nya yang masih sekolah smp dan sd karna anak”nya merantau untuk bekerja.
Bersambuung….
.
Sumber:Internet