. Namaku ikhsan, umurku 15 tahun.
aku hanya tinggal berdua dgn ibuku pegunungan yg masih sepi, dimana jarak antar tetangga sangat jauh.
yuni nama ibuku, umurnya kira 40 tahunan.
stiap hari aku membantu ibuku untuk menanam apa yg bisa dimakan, krn hasilnya tdk kami jual, tp untuk keperluan makan kami sehari2.
Kisah seksku di mulai saat kami kedatangan adik alm.
bpakku, namanya bi lastri, umurnya kira2 37 tahun, dia pulang dari kota, tp yg mengherankan knp dia datang cuma sendiri tnpa di temani suaminya.
dan ternyata bi lastri sdh bercerai dengan suaminya, alasannya dia tdk bisa memberikan anak untuk suaminya.
Siang itu sepulang aku dan ibuku dr ladang, bi lastri minta di antar ke air terjunBi lastri: San nanti sore anterin bibi ke air terjun ya? Sudah lama bibi gk pernah kesanaAku: iya bi,, aku jg ingin kesana.
ibu mau ikut gk? tanyaku kpd ibukuIbu: enggak… kalian sj berdua, ibu masih capekSore itu kami berdua pergi ke lokasi air terjun, butuh waktu sekitar 1 jam untuk sampai kesana, akhirnya sampai kami juga.
Bi lastri: san indah banget ya air terjunnya… msih sangat alamiAku: iya bi,, kan belum ada yg tahu lokasinya, apalagi jlan untuk kesini sangat sulitBi lastri: iya juga sih… mandi yuk san?Aku: iya bi,, bibi mandi sj dulu nanti aku menyusulKulihat bi lastri mandi dgn senangnya, tanpa kusadari kontol ku mulai ngaceng mlihat payudara bibiku yg cukup besar.
apalagi waktu itu bi lastri memakai kaos putih yg cukup tipis dan bh warna hitam, sehingga membuat cetakan payudaranya terlihat sangat jelas.
San ayo kesini mandi” teriak bi lastri” sehingga membuat aku terkaget dari lamunanku… iya bi” jawabku” aku berjalan ke arah bi lastri sambil membenahi posisi kontolku agar tdk terlihat bi lastriAku: bibi senang banget ya mandi di siniBi lastri: iya san, sdh sangat lama bibi gk pernah ke air terjunDinginnya air tk bisa membuat kontolku untuk sejenak tertidur, malah sekarang semakin tegak, apalagi waktu kulitku bersentuhan dgn kulit tubuh bibiku yg mulus, membuat kontolku ingi berontak ingin keluar dari sarangnyaBi lastri: kamu sudah punya pacar gk sanAku: gk punya bi,, lagian mn ada di hutan sperti ini cewekBi lastri: iya juga sihh… ya kamu kekota kek,, merantau sp tau disana km dpt jodoh??Aku: iya kpan2 saja bi… aku kan masih kecil… lagian kasihan ibuBi lastri: bener niih masih kecil?Aku: maksud bibi?Bibi: tuh punya kamu kok berdiriSegera kututupi kontolku dgn. kedua tanganku, kini wajahku agak pucat, karena malu sdh ketahuan bibiku krn kontol ku ngaceng.
Kamu kok pucat gitu san? tanya bibiku,Eng… enggak bi” jawabku sambil gu2p.
Bi lastri: sudah kamu ngk usah takut… itu artinya km sdh dewasa.
emangnya kamu lagi mikirin siapa sih, kok sampai berdiri gitu??Belum sempat aku menjawab bibi sudah menebaknya, kamu lagi mikirin bibi ya san? bisiknya sambil tersenyumAku: eng… enggak kok bi…Bi lastri: trs kamu mikirin siapa hayo klo gk mikirin bibi,, kan di sini cuma ada bibi dan kamu,, jujur saja San bibi gk marah kok.
Aku: i… iya bi, ikhsan gk tau knapa kok punya ikhsan berdiri waktu lihat bibi,, maafin ikhsan ya bi?Bi lastri: nakal kamu ya,, punya pikiran mesum sama bibinya sendiri sendiri.
nanti kubilangin sama ibu kamu,, sambil menjewer kupingku tapi tdk terlalu kerasAku: jangan bi… jangan di bilangin ke ibu… ikhsan minta maaf.
Bi lastri: ya sdh,, bibi gk bilang ke ibu kamu… asalkan kamu mau membantu bibiAku: iya bi… ikhsan akan melakukan yg bibi suruh… asal bibi gk bilang ke ibuSambil tersenyum bi lastri membuka seluruh pakaiannya sampai telanjang bulat.
sini San? panggilnyaAku berjalan ke arahnya dgn tubuh agak gemetar, karena baru kali ini aku melihat tubuh telanjang seorang wanitaBi lastri: sekarang kamu lepas seluruh pakaianmu ya san?Aku: apa bi…? ta,, tapi? belum selesai aku bicara tangan bi lastri sdh melepasi seluruh pakaiankuKini kami sama2 telanjang, kulihat bi lastri menelan ludahnya saat melihat kontolku.
Besar sekali san kontol kamu?“tangannya sambil mengelus kontolku”San sekarang kamu nenen payudara bibi ya? di arahkan kedua payudara bibi ke wajahku.
kini ku hisap payudar bibi sprti anak bayi.
Eehmmm… Ssstttt… ssttt… desahan bibi semakin keras… aahhha… ehhmmm… hisap yg keras San… emmhh… ssst.
Kini bi lastri melepaskan payudaranyaBi lastri: San sekarang kamu puasin bibi ya?Aku: puasin gimana bi,,? Ikhsan gk tahuBi lastri menyuruhku terlentang… lalu mengarahkan kontolku ke vaginanya… bllesss… argghhh,, kini kontolku yg panjangnya kira2 18cm itu telah amblas didalam vagina bi lastri.
Aahhhh… sstt… ahhhh sambil memegang pinggang ku bi lastri menggenjot kontolku dgn cukup cepat… ahhh… ahhhh… sstt… ahhh.
Kini suasana hutan di penuhi suara gemercik air terjun dan desahan bi lastri.
dan kulihat bi lastri menggenjot dgn sangat cepat sambil wajahnya terangkat ke atas… aaahhhhh… bibi sampaii… aaaahhhrgghhh… lenguhannya cukup panjang, sejenak bi lastri terdiam lalu turun dari tubuhkuBi lastri: kamu belum keluar san,, kok masih ngaceng gituAku: keluar kemana biBi lastri: ehm,, maksud bibi, sperti kencing gituAku: enggak biBi lastri: ya sudah sekarang kamu yg masukin kontol kamuBi lastri membuka pahanya, ku arahkan kontolku ke vaginanya, berkali kali mencoba tp belum juga masuk.
kini bi lastri menuntunku, di genggamnya kontolku lalu di arahkan ke lubang vaginanya.
Sekarang kamu tekan pelan2 san, katanyaKutekan pelan2 kontolku sampai kini sudah masuk semua,Sekarang kamu genjot kontolmu jangan sampai lepas” pintanya kepadaku”Hampir 15 menit aku menggenjot tubuh bi lastri… aahhh… hummm… ahhh… hanya desahan kami berdua yg saling bersahutan.
Aaahhhh… sssttt… genjot lebih cepat San bentar lagi bibi mau keluar lagi” pinta bi lastri”… kini kupercepat genjotankuAahhhhhh… ssttt… aaaahhhhh… bibi keluar lagi SanKini aku mulai merasakan ada yg ingin keluar dari kontolku, sperti ingin kencingBiii… aku… pingin kencing biii…? tak ada jawaban dr bi lastri yg ada dia kembali mengadahkan wajahnya sambil menggigit bibirnyaAku sudah gk kuat lagi menahannya… biii… aaaaaahhhhhhhh… crooott…. crroott… aku merasakan air kencingku keluar cukup banyak didalam rahim bibiku, kini aku ambruk di atas tubuh bi lastri, samentara kontolku masih terbenam di vaginanya.
beberapa saat kemudian bi lastri menyuruhku bangkit dari tubuhnyaBi lastri: kamu kuat banget San, padahal baru pertama kaliAku: enggak tahu biLalu bi lastri meraba vaginanyaBi lastri: astagaa… sambil melihat cairan di tangannyaAku: kenapa bi??Bi lastri: nggak apa2 San “kulihat wajahnya agak bingung”Aku: tp bibi kok sprt org bingung bi? apa ada yg salah denganku bi?Bi lastri: sambil mengelus rambutku… San yg kamu keluarin td. bukan air kencing sayang, tp sperma “jwabya sambil tersenyum meskipun agak di paksakan”Aku: oohhhh… cuma itu yg ku katakan krn blm mengertiBi lastri: san apakah kamu prnah bermimpi sperti yg kita lakukan tadi hingga keluar cairan sperti iniAku: pernah biBi lastri: emangnya kamu mimpi ngelakuin nya sama siapaAku: tapi bibi janji jangan bilang siapa2 yaBi lastri: iya bibi janji…Aku: bener bi,,? Tanyaku sekali lagiBi lastri: iya keponakan bibi tersayang jawabnya sambil mencubit pipikuAku: deng… dengg… dengan ibu biBi lastri: haahh apaa?Aku: iya bi waktu itu aku gk sengaja lihat ibu ganti. baju, aku melihatnya telanjang, dan malamnya aku bermimpi menggenjot tubuh ibu sampai keluar cairan sprti tadiBi lastri: ya sudah sekarang bersihkan tubuh kamu lalu kita pulang, hari sudah cukup petangAku: iya biKami beranjak dari situ lalu pulang ke rumahKelanjutan mungkin ada, tp tdk janji kpn/secepatnya,, tergantung suasana
Sumber:Internet