. Sejak kejadian waktu itu aku jadi sering bersetubuh dgn bibiku tanpa sepengetahuan ibuku.
Dan 3 bulan kemudian, dari percakapan mereka, aku mengetahui kalau sekarang bibiku sedang mengandung anakku.
Ibuku: las… aku lihat dari pagi tadi kamu sering muntah2… dan wajahmu terlihat pucat… kamu sakit?Bi lastri: eh… enggak kok mbak, mungkin cuma masuk angin sajaIbuku: las… atau jangan2 kamu sedang ha… hamil?Seketika itu bi lastri terdiam, dan kulihat air matanya mulai mengalir di pipinyaBi lastri: ii… iya mbak… aku sekarang sedang mengandungIbuku: apaaaa…??? ka,, kamu mengandung, bukankah kamu sudah lama bercerai dgn suamimu?? las jangan bilang kalau ka… kamu hamil oleh ikhsan,, jawab lass”Bi lastri: ma’afkan aku mbak… bayi yg ada di kandunganku adalah cu… cumu mbakIbuku :apaaaaa?Bi lastri: mbak… ma’afkan aku mbakDari persembungianku, aku kaget mendengar semua ini, ku lihat bi lastri masih menangis, sedangkan ibuku hanya terdiam.
Setelah cukup lama hening, bi lastri mulai berbicara kpd ibukuBi lastri: mbak… mbak boleh marah sama aku, tapi tolong mbak jangan suruh aku untuk menggugurkan kandunganku.
mbak tau kan,, sudah lama aku ingin punya anak”Ibuku: tapi kenapa harus dgn ikhsan las… dia itu keponakanmuBi lastri: aku tau mbak… tp aku tk bisa mnahan hasratku,, dan lagipula slama ini aku merasa aku mandul… mbak tau kan skian lama aku mnikah tp blum jg dpt mo2nganIbuku hanya terdiam mndengar penjelasan bi lastriIbuku: baiklah las… tp apakah ikhsan bs mnerima smua iniBi lastri: biar aku mbak nanti yg mnjelaskannyaIbuku: jgn las… biar nanti aku saja. mnjelaskannya…Bi lastri: baiklah mbak… terimah kasih mbak…”Mereka saling memeluk… jaga cucuku ya las… kata ibuku”… pasti mbak” jawab bi lastriAku beranjak dari tempatku mnuju ke ladang, dalam perjalanan aku slalu kebayang kondisi bibiku yg skrng lgi hamil anakku.
satu sisi aku senang karena sebentar lagi punya anak, tp disisi yg lain aku tk tau apa yg akan kuperbuat untuk menghadapi ibukuHari hari berlalu baik ibu dan bibiku belum bicara tentang kehamilan bibiku, smua berjalan dgn normalMalam itu saat kami berkumpul, bibiku bilang kalau dia akan pergi ke kota untuk be2rapa minggu,, katanya ingin berkunjung kerumah temannya, selain itu ia juga ingin memeriksakan kehamilannya hanya saja ia tidak mau bilang, mungkin saja ada aku di situPagi itu aku mengantar bibi ke jalan menuju kekota, tdk ada pembicaraan tentang klo dia sekarang hamil anakku.
kami hanya bicara sprti biasa.
akhirnya kami sampai di jalan aspal yg mnuju kekota, tdk mnunggu lama angkot yg jurusan kota datang… Bi lastri: San kamu jgn nakal ya “jaga ibumu baik2” baik bi… jawabkuSetelah bi lastri naik angkot… akupun kembali ke rumah, kulihat ibuku mau pergi ke ladangAku: ibu mau ke ladangIbu: ehhh… kamu sudah datng… iya sanAku: kalau gitu ikhsan ganti baju dulu ya buIbuku: kalau kamu capek, kamu dirumah saja san, biarbibu saja yg ke ladangAku: enggak kok buIbuku: ya sudah kamu makan sekalian dulu… ibu berangkat duluAku: iya buSetelah makan dan ganti baju aku menyusul ibu ke ladang.
kami menanam singkong dan membersihkan rumput yg mulai panjang, hari sudah panas, matahari sudah di atas kepalaIbu: san pulang yuk nak?Aku: iya buIbuku: san kita ke sungai dulu yaAku: iya bu… sekalian ikhsan mau cuci baju… sdh kotorKami bergegas mnuju sungai… sampai di sana… aku melepas bajuku, lalu mencucinya.
aku tak mnduga sambil membelakangiku ibuku juga melepas bajunya, aku terperangah melihat punggung ibuku, kulitnya sangat mulus meski berwarna sawo matang, warna kulit khas wanita desaKini aku sudah tak konsentrasi lagi mencuci baju, pikiran ku hanya tertuju pada tubuh ibuku yg terbalut BH.
sesekali bila tubuh ibuku menyamping, aku bisa melihat payudara ibuku, yg ukurannya lebih besar daripada payudara bi lastri.
otakku sdh gk karuan, pikiran mesumku sdh mnjalar di kepalaku, apaagi di tambah kontolku yg mulai berdiri.
Aku: sudah selesai buIbu: sudah nakAku: ayo kita pulang buIbu: tunggu nak ada yg mau ibu bicarakanDeg… hatiku berdebar,, pasti ibu mau bicara tentang kehamilan bi lastriAku: mau bicara apa bu??Ibu: nak ibu ingin kamu mau jawab ju2r sma ibuAku: tentang apa bu?Ibu: tentang bi lastriAku masih pura2 belum tahu tentang semua iniAku: emangnya knapa dengan bin lastri bu?Ibu: san… sudah seberapa jauh hubungan kamu dgn bibimu?Aku: maksud ibu apa? iksan gk ngertiIbu:. san kamu jangan pura2 gk ngerti… kamu sudah sering kan berhungan suami istri sama bibimuAku hanya terdiam, tak tau apa yg harus aku katakanIbu: san ibu kecewa sama kamu, kenapa kamu sampai berbuat begitu sama bibimuAku: ma’afin ikhsan bu…Ibu: san ibu sebenarnya ibu sangat marah sama kamu… tp ibu gk mau memarahimu… karena hanya kamu yg ibu punya… nakMa’afin ikhsan bu… hanya itu yang bisa aku. katakan pada ibukuIbu: nak… kamu tau ngk akibat dari hubungan kalian selama ini?Aku masih diam tanpa sepatah kata pun, sambil memegang tanganku ibu berkataIbu: nak bibimu sekarang hamil anakmuSebenarnya aku sdh tau dari pembicaraan mreka klo bi lastri hamil anakku, tp apa yg harus ku katakanIbu: san ibu tak tau harus berbuat apa, kenyataannya bibimu sekarang hamil cucu ibuAku: ma’afin ikhsan bu… sudah membuat ibu sedihIbu: enggak san… mungkin ini sudah takdir, ibu hnya ingin nanti kamu bertanggung jawab trhadap anakmuAku: jadi ibu gk marahIbu: enggak nak… biar gimana pun bayi yg di kandung bibimu itu adalah cucu ibuAku: terimah kasih bu…Aku memeluk ibuku… tanpa sadar kepalaku berada dlm belahan payudaranya, sehingga kontolku yg sudah tertidur berdiri lagi.
sebelum ibu mnyadarinya atau mungkin ibu sdh tau aku melepaskan pelukankuIbu: san boleh ibu tanya lagi?Aku: mau tanya apa bu?Ibu: sejak kapan kamu mengerti akan hal2 sperti itu, sehingga kamu bisa melakukan sama bibimuAku: ehmm… sejak… sejakkk,, tapi ibu jangan marah yaIbu: iya…?, ibu janji gk akan marah (sambil tersenyum)Aku: sejak ikhsan mimpi tentang hal2 gituan buIbu: emangnya dgn siapa kamu bermimpi tentang hal itu nakk? kan selama ini kamu gk pernah pergi kemana mana?Apa yang harus kujawab… kalau wanita yg ada di mimpiku itu adalah ibuku sendiriAku: ta… tapi bu?Ibu: tapi kenapa nak?Aku: aku. takut klo ibu marahIbu: kan ibu sdh janji gk akan marah, klo kamu bicara ju2rAku: bener buu…?Ibu: iya… nakkAku: sebenarnya wanita yg ada di dalam mimpi ikhsan ituu… ituuu… ibu…”Ibu: apaa…!!!Aku: maafin ikhsan bu… tapi ikhsan gk bisa memilih tentang itu buIbu: ta… tapi kenapa kamu sampai bisa mimpiin ibu kamu sendiri???Aku: ikhsan juga gk tau bu… waktu itu ikhsan gk sengaja lihat ibu telanjang. waktu mandi,, dan sejak itu ikhsan jadi kebayang bayang hal itu sampai kebawah mimpi… maafin ikhsan ya buu??Ibu: ya sudah nak… ayo kita pulangAku: bu… ibu gk marah kanIbu: Engak nak “sambil tersenyum” ayo kita pulangSeminggu sudah waktu berlalu, kini aku sdh lega karena ibu tdk marah tentang apa yg trjadi antara aku dan bibiku.
apalagi ibuku sudh mnerima cucunya yg ada di kandungan bibiku yg juga adiknya sendiri.
tapi ada satu hal yg membuat aku ksepian adalah tidak adanya bibiku yg bisa memuaskan hasratku, karena ia pergi kekota.
Pagi itu aku ingin pergi ke ladang, aku mempersiapkan peralatanku, tapi aku melihat ibu tk memakai baju yg biasa di gunakan untuk berladangAku: bu… apa ibu gk ikut ke ladang hari ini?Ibu: gak san… ibu capek,, kamu saja ya yg berladangAku: iya bu… kalau gitu ibu istirahat dirumah sajaAku pergi berladang seorang diri, belum setengah hari di ladang aku ingin pulang, kuputuskan untuk pulang karena aku merasa kurang semangat hari ini.
sesampainya di rumah aku mendengar suara yg tk asing di telinga ku, sperti suara desahan wanita yg sedang berhubungan seks.
Apa ibu melakukan seks dgn orang lain??Aku mendekati bilik kamar ibuku dari luar rumah, aku mengintip dari celah dinding rumahku yg trbuat dari anyaman bambu.
aku terperangah melihat apa yg di lakukan ibuku, kulihat ibuku telanjang, kedua payudaranya yg besar terlihat jelas, kakinya mengangkang cukup lebar sehingga terlihat vaginanya yg ditumbuhi jembut yg lebat.
Tangan kanan ibuku meremas payudaranya sendiri, sementara tangan kuirinya mengelus vaginanya, sesekali ibu memasuk kan jarinya ke vaginanyaAhhh… ahhhh… ssstttt ahhhh desahan ibu semakin keras, dan yg membuat aku tk percaya adalah dia memanggil namaku…Sstt… ahhh… ayo saan,, cepat masukin punya mu nak…Ahhh… eehhhmmm… sudah lama punya ibumu ini gk dimasukin kontolAhhhh… ahhhh… puasin ibumu nakk… ahhhh… sstt… aahhhhh…Aku tk percaya tentang apa aku lihat, ternyata ibu memuaskan nafsunya dengan membayangkan diriku.
aku yg terangsang melihat semua ini, ku keluarkan kontolku yg sdh berdiri tegang dari celana pendekku, perlahan ku kocok kontolku sambil melihat tubuh telanjang ibuku.
saking enaknya aku tdk mnyadari kalo aku mnyentuh tong yg biasa ku gunakan untuk mengambil air di sumur, karena kamar ibuku berada dekat dgn sumur.
Akupun segera memasukkan kontolku kembali, aku ingin secepatnya meninggalkan tempat itu, tapi ibu lebih cepat mendahuluiku, kulihat ia hanya menutupi tubuhnya dgn kain (sewek;jawa) Ibu: iksan apa yg kamu lakukan? Belum aku menjawab ibu kembali masuk ke dalam rumah.
aku pun pergi menyusulnya, aku tdk ingim ibu marah padaku.
Aku: bu… bu… maafin iksan bu… iksan gk sengaja semua iniIbuku: san sebenarnya kamu sudah lama kan lihat ibu tadiAku: ma’afin iksan bu…Ibu: kamu gk usah minta maaf nak… ini bukan salah kamu, lgian ini salah ibu… gk bisa mnahan hasrat ibuAku: ta… tapi knapa ibu membayangkan iksanIbu: maafin ibu nak… karena hanya kamu lelaki yg ibu kenal selain alm.
bpk kamuAkupun tdk menyianyiakan kesempatan ini, meski aku sadar klo dia ibuku, tp nafsuku lbih besar dari akalku.
kudekati ibu, kepeluk dia… bu… kenapa ibu gk bilang kalau selama ini ibu ksepian…” kataku” ibuku yg kaget akan kata2ku melepaskan pelukankuIbu: apa maksud kamu nak? aku ibumu…Aku: bu… bukankah ikhsan sdh dewasa… lgian bukankah tadi waktu ibu manstrubasi… ibu manggil2 nama iksanBelum. ibu menjawab… aku segera mencium bibirnya… uuhmmm… sshhh… aku heran, tidak ada penolan dari ibu, mungkin sekarang ibu sudah terangsang, karena tadi hasratnua belum terselesaikan.
lidah kami saling berpagutan satu sama lain, cukup lama kami berciuman… aahhh… ssshhh… hanya desahan ibu yg smakin keras dan nafasnya smakin berat,, lalu ibu melepaskan ciumannyaIbu: nak apa kamu ingin memuaskan ibuAku: tentu bu… asal ibu bhagiaLalu ibu melepaskan kain yang mnutupi tubuhnya, kini tubuh telanjang ibu trlihat jelas di hadapanku.
Tanpa mnunggu lama aku meremas2 dan menyusu payudaranya.
Ahhhhh… sssshhhh… ahhhh… san… nikmat sekali nakkkSaannn ibu sudah tak tahan lagi… cepat kamu masukin punyamu naaakkkAhhhh… ssshhhh… aaaahhhIbuku kini sdh tk kuat lagi menahan nafsunya, tapi aku tk mau terburu buru… buu… bukain celanaku dong bu…” pintaku” ibu bergegas melepas celana pendekku, sketika ibu seolah tak percaya melihat kontolku yg besar.
Be… basar skali saann? kata ibuku…Aku hanya tersenyum… bu… emut kontolku dong bu… pintaku… tnpa ada rasa malu krn bicara kotor di hadapan ibu.
Ta… tapi ibu gk pernah ngelakuin sprti itu nakk… kata ibu…Ibu coba saja dulu… masa ibu kalah sama bi lastri…Lalu ibu memasukan kontolku kedalam mulutnya… sshhhh… aahhhh… uuhhmmm… enak skali bu…Ku tarik pantat ibuku… lalu aku jilati vaginanya… aasshhhh… aahhhh… ibuku mendesah tak karuan… sshhh… saaannnn… ibu tk. tahan… ibu ingin keluar… kupercepat jilatan lidah ku dibklitorisnya… saaannnn… aahhhhh… ibu keeluuaaarrr… ssshhh… aaahhhh… serrr… serrr… aku merasakan cairan ibu keluar cukup banyak… kini ibu. melepaskan kontolku,, tubuhnya lemas terbaring di sampingkuAku: bu sekarang aku masukin ya…Ibu: pelan2 nak… sudah lama punya ibu gk pernah dimasukinAku: iyaa buuu…Kuarahkan kontolku ke vaginanya… kudorong pelan2… aahhhh… ssshhhh… dan kusentakkan kontolku dgn cukup keras… aaahhhh… sssstttt… kini batang kontolku sdh masuk semua… kubiarkan sejenak agar ibu merasa tenang… lalu perlahan mulai. sodokanku… ahhhh… ssshhhh… aaaahhhh… saaannn… ssshhhtt… uuuhhmmmmTak butuh waktu lama aku menggenjot vagina ibu,, kini dia merasa akan orgasme lagi… ssshhhh… aahhhhh… saaaannn… ibu mau… keeluuuarr…Kupercepat genjotanku dan… aahhhhhh… ibuu… keeeluuaarrrr… aaahhhh… serrr… serrrr… aku merasa kontolku disiram cairan orgasme ibu…Aku menyuruh ibu untuk menungging… kugenjot ibu dari. belakang…Hampir satu jam aku mnyetubuhi ibu, lebih dari empat kali ibu mencapai orgasmenya, aku terus menggenjot vagina ibu dgn posisi aku di atas… karena ibu sudah kecapekan… sshhhh… uuhhmmm… matanya kini terpejam, hanya desahan yg kluar dari mulut ibu,, aku merasa sudah tk tahan lagi… buu… aku mau keluar… di keluarin dimana??Kupercepat sodokanku… tubuh ibu sedikit terangkat… ia mengalami orgasme kesekian kalinya… buuu… aahhhhhh… ahhhhhh… croottt… crrooottt… pejuhku keluar sangat banyak di dalam vagina ibu… lalu aku ambruk di atas tubuhnya… kubiarkan sejenak kontolku tertancap di vaginanya…. lalu aku berguling kesamping tubuh ibuku… kulihat pejuhku banyak yg kluar dari celah vaginanya… kami pun tertidur sampai sore hari karena kelelahanHari sudah sore,, kami terbangun dari tidur kami, tdk ada kata… hanya kedua mata kami yg saling pandang, lalu ibu meraba vaginanya…?Ibu: kamu mengeluarkannya di dalam nak?Aku: iya bu… habis td ibu hanya diam waktu aku mau keluar di mana… ibu takut klo ibu hamil????Ibu: ii… iya nakk… ibu takut… apalagi sekarang ibu lagi masa suburAku hanya tersenyum, melihat ketakutan ibuAku: bu… ibu gk usah takut… klo nanti ibu hamil… kita akan sama2 merawat anak kitaIbu: ta… tapi nakkAku: bu… aku sangat sayang sama ibu… aku ingin tinggal di sini selamanya tanpa harus mrantau ke kotaIbu memelukku… ibu juga sangat sayang sama kamu nakk… tapi kamu juga harus. sayang sama bibi kamu karena dia juga mengandung anakmu… tentu buu” jawabku”Sejak saat itu selama bibi masih di kota, aku dan ibu sering berhubungan seksHari itu bi lastri pulang dari kota, aku merasa senang, itu berarti ada dua wanita yg akan menjadi teman tidurkuBi lastri: gimana san kamu gak nakal kanAku: ya gak lah bi… kan sebentar lagi akan jadi bapak… masa nakalKupeluk bi lastri sambil kuelus perutnya yg mulai besar… ihhhh kamu nakal banget sihh… tu ada ibu kamu… kata bi lastri terlihat malu di hadapan ibuKulihat ibu hanya tersenyum tingkah kuOh ya bi… ada satu hal yg ingin aku katakan. sama bibi katakuBi lastri: tentang apa san?Aku: sambil ku pegang perutnya… bii… mungkin sebentar lagi anak kita akan punya adikBi lastri: apaa… matanya terruju pada ibuku… mbaakk???Aku: bi slama bibi. perg… aku dan ibu sering berhungan seks… sekarang ibu memang belum hamil bii… tapii aku sering mengeluarkan pejuhku di dalam vagina ibuIbu: san kok kamu bicara begituBi lastri: mbak mungkin kita di. takdirkan untuk menjadi ibu dari anak2nya iksan… smoga mbak cepat hamil ya mbakIbu: iya las… dan kita akan merawat anak kita bersama samaLalu merekapun saling berpelukanBeberapa bulam kemudian ibu. bilang kalau dia sedang mengandung, aku dan bi lastri sangat senang mendengarnya, kini kami hidup bahagia, aku punya 3 anak dari bi lastri, sedangkan dengan ibu aku punya 2 anak
Sumber:Internet