Gelap

I Blame Satan For My Sins 2

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear โš™ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple (๏ฃฟ) > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

I Blame Satan For My Sins 2

. Safitri ISafitiri, sepupuku, ia satu sekolah denganku, hanya berbeda kelas, ia baru saja masuk ke sekolah, sedangkan aku baru naik ke kelas 12 tahun ini, Safitri anaknya pendiam, tak banyak bicara, ia lumayan cantik, banyak remaja pria yang ingin dekat dengan sepupuku ini, sampai-sampai aku harus mengaku kalau dia pacarku agar tidak terus menerus diganggu, setiap hari ia pulang dan berangkat sekolah berbarengan denganku yang membawa motor Honda CB Classic yang saat itu nge-TREND di kalangan pelajar.
Perawakan Safitri bertubuh kecil, putih, mempunyai tahi lalat yang imut di ujung hidungnya, matanya sedikit sipit persis Bude Rodiyah, aku tak menebak seberapa besar payudaranya, yang jelas itu sangat tampak sekali meskipun tertutup jilbab lebarnya yang selalu rapi, ia sangat suka membaca dan punya hobby yang tidak biasa dari anak-anak perempuan lainnya, hobbynya adalah beladiri dan boxing, ia sangat gemar boxing, seminggu hampir 3-4x ia latihan boxing meski jarak sasana dan rumahnya lumayan jauh ditempuh dengan sepedah motor sekitar 1 jam, aku sangat hafal karena memang aku yang jadi ojek langganannya.
Kejadian unik menimpaku, suatu hari, waktu aku sedang menjemput Fitri pulang dari sasana tinju, mata kirinya lebam dan bibirnya sobek tipis ditengah, ia sepertinya terlalu keras latihan, ia tak berani pulang kerumah Bude Rodiyah, pasti Bude akan sangat marah, karena selama ini memang Fitri menyembunyikan hobbynya dari Bude, ia mengaku kalau ikut les yoga.
A (Aku) B (Safitri)B: Mas, aku gak berani pulangA: Waduh, terus gimana dong?B: Aku ikut kerumah Uti aja.
A: Uti malah tambah marah, nanti nelpon Bude malah tambah kacau masalahnyaB: Terus gimana mas?A: Bentar, aku juga binggung dekAku dan Safitri kebingungan bagaimana cara agar dia tak kena omelan dan selamat, pastinya jika ia ketahuan pasti akan dikirim ke pondok yang ia takuti selama ini, pondok pesantren.
B: Aku nginep rumah temen aja mas.
A: Ya jangan, aku yang nanti ditanyai Uti, gimana jawabnyaB: Bilang ae aku ada tugas, harus nginep dirumah temenku, bentar aku telpon dulu.
A: Eh, sebentar dek, jangan terburu-buru.
B: Terus gimana loh mas?A: Gini aja, kamu beli masker terus pas dateng gausah salim, langsung naik ke atas aja lewat pintu kandang, nanti aku bilang ke Uti kamu kebelet pipis atau apa, terus langsung naik aja ke kamar atas, kunci, bilang kamu lagi M atau gimana, biar gak diganggu siapa-siapa.
B: Yakin mas?A: Udah gitu aja daripada ribet, nanti Uti tak suruh telepon Bude Yah.
Sesampainya dirumah Uti, aku harus merasakan introgasi dari Uti perihal prilaku aneh Safitri, aku jawab dengan mudah kalau dia lagi patah hati, hahaha.
Uti malah menyuruhku untuk naik ke atas menenangkan Fitri, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tok-tok-tokDek, buka, ini aku.
Pintu kamar terbuka, terlihat Fitri hanya mengenakan celana pendek dengan tangtop hitam sedang mengkompres matanya yang lebam.
B: Gimana mas?A: Aman, aku bilang ke Uti kalau kamu lagi patah hati garaยฒ cowok, malah aku suruh kesini buat nenangin kamu.
Basar kamu mas, nakal.
A: Tapi kan kamu selamat.
B: Kira-kira besok selesai gak ya lebamnyaA: Kalau besok udah gak kelihatan bekas ditinju, bilang aja pas olahraga anak-anak cowok ganggu sarang lebah, terus dikejar-kejar, eh malah kamu yang kena sengat terus kamu lari panik, jatuh terus bibirmu sobek, gitu aja kan beresB: Cerdas kamu mas, wah baru kepikiran loh aku, serius.
Safitri mencubitku gemas, pikiran tak kemana-mana waktu itu, sampai ia tengkurap sembari memainkan HP Blackberrynya, gundukan putih itu menonjol, memamerkan diri menantang, jantungku berdetak kencang, rasa apa ini, darah seperti berdesir diseluruh tubuhku, tak pernah aku merasa seperti ini sebelumnya, memang aku orang yang pendiam dan masa bodoh tentang Sex Education yang selama ini diajarkan atau sering kudengar, aku hanya addict terhadap Game PC yang menghanyutkan.
B: MatanyaPerkataan Safitri sontak membuyarkan padanganku ke bongkahan indah itu, ia lalu cekikikan senang melihatku ke-GEP dengan pipi merah.
TO BE CONTINUED
Sumber:Internet