Gelap

Jennifer 2 My Home My Family My Badluck

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear โš™ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple (๏ฃฟ) > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Jennifer 2 My Home My Family My Badluck

. . 2 bulan berlalu sejak pertama kali Jenny menceritakan kisahnya padaku, sampai suatu hari tanpa disangka hari itu Jenny mendatangi tempatku dan melanjutkan cerita masa lalunyaโ€ฆMemang kami sempat bersms-an sejak pertemuan kami yang terdahulu, namun kami hilang hubungan sejak aku kehilangan Handphoneku, celakanya aku tak punya back-up nomor teleponnya.. Kedatangan Jenny hari itu membuatku tertegun, senyumnya menyambutku saat membukakan pintunya, cahaya keindahan membuatku tak sanggup melakukan apapun selain membalas mempersilahkannya masuk.. Setelah bercanda beberapa saat, Jenny pun mulai bercerita, namun wajahnya yang cantik ditambah lagi kakinya yang putih mulus dan hanya sebuah celana pendek mini yang menutupi pahanya itu, membuatku sedikit kurang konsentrasi mendengarkan ceritanya, namun aku masih dapat mendengarkan garis besar cerita yang keluar dari bibir mungil indahnya, meski sesekali diselingi oleh isak tangisโ€ฆ Dari ceritanya pun aku sadar bahwa benar dan salah dalam kehidupan seseorang hanyalah sebuah perspektif pandangan, sesuatu yang kotor dan buruk buat kita, belum tentu seperti itu dalam pandangan orang lain, semua hanya sebuah masalah sudut pandang dari tidak adanya sesuatu yang Mutlak.. Demikianlah yang kudengarโ€ฆ. Hari itu, lewat tengah malam, seluruh tubuhku sungguh terasa penat, aku tak pernah menyangka untuk pertama kalinya dalam hidupku aku mengalami perkosaan, tapi yang tak bisa ku pahami justru aku yang begitu menikmati pemerkosaan ini, entah apa yang salah dalam diriku, perlahan aku memarkir mobil-ku disebelah mobil papa, Pak Arno satpam rumah ku yang membukakan pintu, sedangkan pak Ramses, satpam yang satunya membukakan pintu garasi perlahan agar tak membangunkan Papa, mungkin dia kasihan melihatku yang sering dimarahi Papa bila pulang terlampau malam,.. Pak Ramses perawakannya besar tegap, berasal dari sebelah Timur Indonesia, ya seperti kebiasaan orang dari sana, tubuhnya Hitam dengan rambut keriting, apalagi dia sengaja memelihara kumisnya yang melintang di atas bibirnya yang tebal, namun sungguh dia orang yang baik, terkadang dia berbohong pada Papa, tentang waktu kepulangan-ku, ya walaupun Papa sibuk namun dia begitu disiplin dengan aturan waktu, bahkan cenderung kerasโ€ฆ โ€ Makasih ya pak โ€ Sapaku pada Pak Ramses โ€ Papah, udah tidur? โ€ Tanya-ku sambil memencet tombol alarm mobilku,,.
โ€ Sudah non, Tuan pulang jam 9an tadi, sekarang pasti sudah tidur โ€ Pak Ramses menjawab, โ€ Katanya Tuan mau keluar negeri ya non besok, jadi pasti sudah tidur โ€œ Aku pun mengangguk mengiyakan keterangan dari pak Ramses, sedikit lega karena memang kebiasaan Papa untuk pulang cepat dan segera Tidur karena besok pagi dia pasti langsung ke bandara.. โ€ Saya tinggal dulu ya Pak โ€ Aku pun membuka pintu yang berhubungan dengan Ruang tamu di rumah utama,.. โ€ Selamat istirahat ya non , malam โ€ kata pak Ramses, aku dapat merasakan tatapan mata pak Ramses, ke seluruh tubuhku yang tampak kumal.
Ya mungkin dia sedikit aneh dengan keadaan-ku yang tampaknya sangat letih dan agak kumal , ya semoga saja dia tidak curiga, semoga.. Rasanya baru saja aku menutup mata ini, bahkan aku hanya sempat mencuci tubuhku sebelum berganti dengan lingerie tidurku, namun aku dapat mendengar Bo Inem mengetuk pintu kamarku,.. โ€ Non, non sudah bangun โ€ Tanya Bok Inem dari balik pintu kamar โ€ Tuan manggil non ada di ruang tamu โ€œ โ€ Iya bok, bilang ke Papah bentar lagi aku turun โ€ jawabku โ€ Tolong bikinin susu hangat ya bok โ€œ โ€ Baik non,.. โ€ Terdengar langkah kaki bok inem yang melangkah turun,.. Kepala ku masih terasa pening, namun aku pun bergegas berdiri dan berjalan menuju Tolet ku, mengamil sisir untuk sedikit memperbaiki penampilankuโ€ฆ Tak lama aku pun turun menuju ruang keluarga, ( > papah dulu kerja keras) papa dan mama tampak sedang berbincang, aku pun menyela pembicaraan mereka,.. โ€ Pagi pah, pagi mah โ€ sapa-ku, sambil duduk di sofa di samping papa.
โ€ Ini dia anak papa yang cantik.. โ€ aku pun mencium papa dan mama.. โ€ Papah kapan pulang ?? โ€ Tanyaku.. Bok Inem membawakan Susu hangat yang tadi aku pesan,..โ€ Makasih Bok โ€ kata ku pada bok Inem โ€ 5 sampai 6 hari sayang, kenapa ?? โ€ Tanya Papah.. โ€ Ga papa sich, kan aku kangen ma papah.. โ€ Jawabku manja, papa pun mengelus kepalaku.. โ€ Dasar anak papah ini manja banget sich.. โ€ Mama-ku tersenyum melihat kemanjaan-ku pada papah.. โ€ Pasti anak papah mau oleh-oleh sesuatu tuch โ€ Mama-ku mengejek-ku nakal.. โ€ Iya, nich, pasti kamu pengen sesuatu kan, makanya manja begini.. โ€ Papah pun ikut-ikutan mengejek-ku Wajah-ku pun memerah,.
ya jelas lah aku pengen sesuatu seperti Tas, Sepatu, ataupun Baju, Paris gitu lohโ€ฆhehehe โ€ Aku kan memang manja pah, ma tapi kalo dipaksa ya aku pengen Tas dechโ€ฆhehehe โ€ Jawabku masih dengan nada manja..hehehe โ€ Dasar anak papah ini โ€ Papah tertawa melihat kelakuanku..โ€ Mamah mau apa ?? โ€ Tanya Papa, โ€ Mamah mau papah pulang dengan selamat aja.. โ€ kata Mamaโ€ฆ Aku pun gak mau kalah, โ€ Iya pah, yang penting papah pulang selamat , sehat , tambah gagah yah pahโ€ฆ hehehe โ€ canda-ku Tawa mereka pun meledak mendengar kemanjaan aku,.. โ€ Iya sayang, papah juga pengen cepet-cepet pulang cantik, oh iya kemaren malem kamu kemana?? Papah kangen banget ma kamu sampe pulang cepet.. โ€œ โ€ Iya kan mamah sudah bilangin ke papah, Jenny ke pesta Ulang Tahun temennya itu pahโ€ Mamah mengingatkan papah, โ€ Ke pesta Ulang Tahun siapa sayang ?? kamu pulang jam berapa kemarin malam ?? โ€œ. Tanya papah padaku.. โ€ Iya jadi gini pah, aku gak tahu papah mau pulang cepet โ€œ.
โ€ Aku pikir papah bakal pulang malem lagi, jadi aku pergi aja ke ultah temenku, Jam 11an aku juga udah pulang, Tanya aja pak Ramses โ€ Kataku setengah berbohong untuk meyakinkan papah dan mamah.. โ€ Papah udah tidur jam 11an makanya aku juga tidur, kan aku liat kamar papah ma mamah udah gelap jadi takut aja ganggu papah dah tidur.. memang papah pulang jam berapa ? โ€ Terangku, papah tampak tersenyum melihat wajahku yang lucu saat bermanja-manja seperti itu. โ€ Iya jam 9an dech kayaknya papah sampai rumah ya mah ?? โ€ Kata papah setengah bertanya pada mamah yang dijawab dengan anggukan mamah,..โ€ Yawda gapapa, nanti kita pergi ya minggu depan waktu papah udah pulang, kamu udah libur-kan ?? โ€œTanya papah,..Untung saja Papa gak curiga dan marah, ya walaupun Papa terlihat segitu baiknya, namun soal waktu dan pulang malam dia sangat-sangat Bawel, ya menurut dia gak pantes untuk wanita seperti aku pulang terlampau malam,.. โ€ Iya pah, bener ya..hehehe โ€ aku tersenyum rindu rasanya untuk kami sekeluarga bisa bertamasya, papa terlalu sibuk dengan pekerjaannya sekarang, mendengarnya saja sudah bisa mengingatkan ku pada masa-masa terdahulu saat kami masih memiliki waktu yang luang untuk bisa bersama-sama.. โ€ Tuan, mobilnya sudah siap โ€ Sela Jarwo, supir Papa mengingatkan majikannya, perawakannya sedang dengan rambut yang dipotong pendek mirip Tukul, giginya ompong lagi, tapi orangnya setia dan bisa diandalkan sudah 15 tahun dia ikut Papa, โ€ Ok, makasih ya Wo โ€ Jawab Papa, โ€ Tolong koper saya dibawa saja dulu ke bagasi โ€œ โ€ Baik Tuan โ€ Jarwo pun berbalik sambil mengangkat Koper yang terletak dekat cabinet,.. โ€ Yawda, papah berangkat dulu aja, nanti ketinggalan pesawat lagi โ€ ingat Mama,.
โ€ Iya dech,.. โ€ Papa pun mencium kening mama โ€ Papah berangkat dulu ya Mah , Jenny โ€ pap pun mencium sayang pipi-ku,,.
Geli dech rasanya saat kumis papa menubruk pipi-ku, tapi aku tahu itu tandanya dia sayang sama akuโ€ฆ. Aku pun gantian mencium Papa,..Kami pun berjalan keluar menuju teras, sementara Jarwo membukakan pintu mobil buat Papa.. โ€ Jenny , jangan nakal-nakal ya.. Jagain Mama, awas ga ada Papah pulang malem-malem ya โ€œ.. Dari nadanya terdengar dia sedikit khawatir, aku tahu andai saja masih Ada Samuel, Adik kembar-ku yang meninggal waktu berumur 3 tahun pasti Papa lebih tenang meninggalkan keluarganya,.. Setelah kematian Samuel, Mama berusaha mengandung lagi namun beberapa kali dia keguguran, hingga Papa melarang mama untuk hamil lagi, padahal justru Opa dan Oma begitu cerewet menginginkan cucu lelaki,.. Papa pun melambaikan tangan dari balik kaca mobilnya, sebelum mobil-nya berjalan mengantar Papa pergi ke bandara.. Aku dan Mama pun berjalan masukโ€ฆBaru beberapa langkah Mama sudah berbicara.. โ€ Jenny, kamu kemarin pulang jam berapa ?? Jangan bohong ke mama โ€œ Aduh mati aku,.. โ€ Ya jam segitu mah, jam.. hehehe โ€œ โ€ Nakal ya anak Mama, Mama tidur jam 12 kamu masih belum pulang, Mama ga mau aja kamu diomelin ma Papa tadi โ€œ โ€ Iya dech Mah, maap Jenny ga gitu lagi ya..Janji โ€ Kataku sambil mengacungkan jari kelingkingku membuat janji ke Mama.. โ€ Nakal kamu ya..heehehee โ€ Mama gantian memeluk ku sekarang,..โ€ Kamu mau sarapan sekarang ?? โ€ Tanya Mama.. โ€ Nanti dech mah, aku masih ngantuk banget tidur dulu ya ?? โ€ Rayuku โ€ Ya sudah, tapi sebelum jam 9 kamu bangun ya..Mama mau pergi belanja, temenin Mama ya ?? โ€ Ajak Mama โ€ Siap Bozzz hehehee โ€ Jawab-ku.. โ€ Ya kamu tidur dulu sana sayang.. โ€ kata Mama,.
Aku pun mengangguk sambil melangkah ke tangga menuju kamar tidurku Itulah keluarga ku terkesan begitu sempurna untuk-ku, dimana semua yang orang-orang inginkan hampir aku miliki semuanya, andai semuanya sesempurna itu, hingga aku pun selalu malu untuk mengakui betapa rusaknya aku, bagaiamana kalau Papa sampai tahu , anak kesayangannya ini sudah tidak suci lagi, bagaiamana bila mama tahu kehidupan-kehidupan malam-ku,..aku benar-benar tak mampu membayangkan bila semua ini sampai terbuka dihadapan mereka.
Tak mampu aku membayangkannya, namun andai semua sesempurna ini.. Berat sekali rasanya mataku, begitu sampai di kamar tak berapa lama aku pun langsung terlelap.. Tak percaya rasanya Arno dan Jarwo melakukan ini pada diriku, padahal mereka tahu di dapur ada Mama dan Bok Inem, bagaimana bila mereka sampai mendengar desahan-ku, namun dibawah ancaman mereka, apalagi mereka sengaja menjebak dengan merekam adegan yang aku lakukan bersama ( Cowonya Jenny ) sebulan yang lalu, aku tak pernah sadar kalau setelah rumah kami yang dibobol maling bulan lalu Papa sengaja menaruh kamera rekaman di ruang tamu,.. Padahal pagi ini semua terasa biasa.. > Jennifer Sex Addict 2 : My Family , My Home , and My Bad Luck
Sumber:Internet