Gelap

Kisah Singkat Yang Tak Terlupakan

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Kisah Singkat Yang Tak Terlupakan

. . Nama saya adalah Alex.
Umur saya 14 tahun.
Saya ingin menceritakan pengalaman nyata saya.
Ketika saya umur 13 tahun, saya sangat dekat dengan seorang saudara papa saya yang bernama Sandra.
Saya sering menginap di rumahnya untuk bermain komputer karena di rumah saya tak ada komputer.
Saya selalu bermain championship manager dan chatting.
Komputernya terletak di kamarnya.
Pada suatu hari, dia inign tidur lebih awal.
Capek katanya.
Saya bilang, " Ya sudah, tidur aja.
"Saya terus saja asik main internet.
Tiba-tiba saya ingin membuka website *****.
Saya membaca cerita *****.
Ketika saya sedang membaca, saya membayangkan bagaimana rasanya begitu-gitu".
Saya lihat si Sandra ini.
Sebelum saya bertindak lebih lanjut, saya nyalakan TV biar dia tidak curiga dan ada alasan mengapa saya naik ke ranjangnya.
Saya mulai menyusupkan tangan saya ke dalan selimutnya.
Saya menemukan pahanya.
Saya intip ke dalam selimut.
Ohh.. putih dan mulus pahanya.
Saya elus-elus beberapa menit.
Lalu saya lihat reaksinya.
Tak ada reaksi.
Saya teruskan ke bagiam celananya.
Saya mencari celana dalamnya.
Susah sekali menemukannya.
Setelah beberapa saat, akhirnya saya menemukan juga CD nya.
Saya elus-elus vaginanya dari luar.
Ohh.. nikmat sekali.
Baru pertama kali saya seperti ini.
Saya kembali melihat reaksinya.
Tak ada reaksi.
Saya mulai menyusupkan tangan saya ke dalam vaginanya.
Terasa bulu-bulu halus dan softex.
Ternyata dia sedang haid.
Saya elus-elus vaginanya langsung.
Tak ada reaksi terrnyata.
Rasanya nikmat sekali.
Penis saya sudah sangat besar.
Mendapat sinyal positif darinya, saya mulai menurunkan celana dalamnya dan kemudian CD nya.
Itu semua saya lakukan dalam selimut.
Saya elus-elus terus vaginanya tanpa ada reaksi darinya.
Saya ingin sekali melihat isi vagina itu.
Tapi saya takut ketahuan.
Saya pikir," Bagaimana kalau ketahuan?? Bisa mati gua!! Apalagi kalau dikasih tau ke papa??" Jadi saya hanya mengelus-elus saja.
Tangan saya mulai beraksi ke kaosnya.
Saya mulai mencari-cari BH nya.
Karena kaosnya longgar, dengan mudah saya menemukan BH nya.
Sangat besar.
Terlihat Bh nya tak dapat menahan payudaranya itu.
Saya mulai mencari kaitannya.
Untung saja dia tidur sedikit miring.
Jadi dengan mudah saya menemukan kaitannya dan membukanya.
Wow! Besar sekali.
Mungkin 38B.
Otak saya sudah kotor.
Pikiran takut ketahuan sudah hilang.
"Masa bodo.
Ketauan ya udah.
Nasib.
"Saya pegang putingnya bergantian.
Tampaknya dia benar-benar pulas sehingga tak ada reaksi sama sekali.
Putingnya semakin membesar.
Saya semakin nafsu.
Saya jilat namun pelan-pelan.
Saya lahap kedua payudaranya bergan Nikmat sekali.
Setelah puas bermain di bukit kembar, saya singkapkan selimutnya dan saya perhatikan tubuhnya.
Sambil memperhatikan tubuhnya, saya mengocok penis saya.
Saya membayangkan bagaimana rasanya bersetubuh dengannya.
Terasa sperma saya ingin keluar.
Namun saya tahan.
Saya menghentikan kocokan saya.
Saya elus-elus vaginanya.
Lalu saya jilat vaginanya.
Saya masukan lidah saya kedalam nya.
Saya jilat klitorisnya.
Semakin lama semakin besar.
Saya ingin sekali memasukan rudal saya.
Tapi tak jadi.
Saya akhirnya memberanikan untuk menempelkan penis saya di depan vaginannya.
Meskipun belum masuk, namun rasanya nikmat sekali.
Saya dorong sedikit penis saya.
Tiba-tiba dia bangun.
Saya kaget sekali.
Namun dia hanya tersenyum dan berkata,"Teruskan aja.
Gak apa apa koq.
Tapi jangan merusak keperawan ku ya?"Kujawab, "Iya dech.
Aku janji.
"Saya mulai mendorong penis saya.
Hanya helm saja yang masuk.
Namun ada perasaan nikmat luar biasa.
Tiba-tiba dia berkata,"Sini penis kamu.
Aku mau jilatin.
"Saya langsung mencabut dan menaruhnya di mulutnya.
Di jilat dan isep penis saya.
Saya juga tidak tinggal diam.
Saya remas-remas payudaranya.
Saya pelintir putingnya.
Sekitar 5 menit kami berada di gaya ini.
Dia memninta saya untuk menjilat vaginanya.
Saya turuti.
Setelah 10 menit, terasa sperma saya ingin keluar.
Dia bilang," Keluarin di sini aja.
Biar aku telen semua.
"Tak berapa lama, Keluarlah sperma saya.
Ditelan semuanya.
"Ahh..", saya mengerang nikmat.
Saya ingin membalasnya dengan menjilat vaginanya.
Lama lama, saya sedot vaginanya.
Dia bilang,"Aku udah mau keluar neh.
Kamu telen ya?"Saya hanya mengangguk.
Tak lama kemudian, keluarlah cairan kental.
Saya telan semuanya.
Asin rasanya.
Malam itu kami tidur telanjang bersama.
Saya meremas payudaranya dan dia mengocok penis saya.
Saya keluar berkali kali.
Kami sering melakukan hal seperti ini kalau saya nginap.
Kadang kalau kami pergi dan dia yang menyetir, saya iseng dengan meremas rema payudaranya dan dia meremas penis ku.
.
Sumber:Internet