Gelap

Mbak Nurul Yang Semok

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Mbak Nurul Yang Semok

. . Sejak kepindahan kostku ke daerah Depok,aku bertetangga dengan Keluarga Pak Ru Pemda DKI ini tinggal bersama istrinya dan. menantunya yang biasa dipanggil Mbak Nurul oleh para tetangga. lainnya.
Mbak Nurul yang telah mempunyai anak dua itu tinggal bersama mertuanya, karena suaminya mencari nafkah ke Kuwait hampir setahun yang lalu.
Usia Mbak Nurul aku taksir sekitar 30 tahunan,atau tepatnya 31 tahun ketika aku tak sengaja mendengar salah seorang ibu. tetangga menanyakan usia menantu Pak Rusdi ini.
Satu hal yang menarik dari menantu Pak Rusdi ini,adalah pakaian yang dikenakannya sehari muda ini selalu berpakaian menutup rapat. sekujur tubuhnya kecuali wajahnya dan telapak tangannya.
Ibu Muda beranak dua ini selalu kulihat memakai jilbab yang lebar dan pakaian. yang panjang longgar hingga mata kaki,bahkan sepasang kakinya selalu kulihat memakai kaos kaki kadangkala berwarna krem atau aku tidak terlalu memperdulikan menantu Pak Rusdi. yang kelihatan alim itu,namun kalau aku berangkat kuliah,aku sering ketemu Mbak Nurul pulang dari belanja di kali. bertemu,Mbak Nurul selalu menyapaku ramah dan melempar senyum manisnya yang membuat aku menyadari Mbak Nurul mempunyai paras wajah. yang can wanita tetanggaku yang selalu terbalut jilbab lebar. ini mirip sekali dengan aktris Marissa Haque.
Satu setengah bulan sudah aku kost di Depok,dan kadang kala aku berpikiran tentang Mbak Nurul yang cantik i Mbak Nurul tidak. merasa kesepian ditinggal begitu lama oleh suaminya,namun melihat Mbak Nurul yang alim itu aku nggak berani berpikir kotor kepada. wanita ini.
"Keindahan yang tersembunyi"gumamku kalau mengingat Mbak Nurul yang berwajah mirip aktris Marissa Haque,namun tubuhnya selalu tersembunyi dalam pakaian dan jilbab panjangnya yang rapat.
Tubuh Mbak Nurul pun kulihat cukup. tingi untuk ukuran wanita,aku pernah melihat ibu muda ini sama tinggi dengan Pak Rusdi ketika dia berjalan bersama Pak Rusdi,dan aku tahu tinggi mertua Mbak Nurul ini 165 cm,berarti tinggi Mbak Nurul juga 165 cm.
.
Senja itu aku baru pulang dari praktikum kimia.
Hari sudah mulai gelap,termasuk daerah di sekitar kos aku lewat di samping rumah Pak Rusdi,aku melewati salah satu jendela di rumah Pak Rusdi yang memang sedang di karena sedang. diperbaiki,jendela itu tidak tertutup melihat ada beberapa lubang kecil pada jendela yang tengah diperbaiki itu dari. sinar lampu dalam rumah yang keluar lewat lubang-lubang kecil. i lubang-lubang kecil itu timbul rasa isengku untuk. mengintip ke dalam.
Dengan hati-hati aku segera menempelkan mataku pada lubang-. lubang kecil tersebut,beberapa saat kemudian aku menemukan lubang yang cukup besar untuk mengin jendela tersebut adalah. jendela sebuah kamar,entah kamar saat aku mengintip melalui lubang tersebut,namun keadaan kamar yang terang benderang itu terlihat aku hendak mengakhiri aktivitas mengintipku,tiba- tiba aku melihat pintu kamar itu terbuka dan aku lihat seorang masuk. ke dalam kamar.
Aku belum begitu jelas siapa orang itu,namun setelah orang itu sampai ke tempat yang lebih terang aku baru melihat. ternyata orang tersebut adalah seorang wanita muda.
Agaknya wanita itu baru selesai mandi ketika aku melihat rambut panjang ikalnya yang. basah serta handuk yang melilit aku heran, karena aku tak mengenal dan tak pernah melihat perempuan berkulit putih ini. sebelumnya Namun sekejap kemudian darahku terkesiap ketika aku. mengamati wajah perempuan ini lebih seksama.
"Mbak Nurul!!"desisku cantik Mbak Nurul yang mirip. Marissa Haque teramat mudah dikenali.
Tubuhku sesaat menggigil menyadari perempuan yang tengah kuintip ini adalah Mbak Nurul yang. alim berjilbab i tak pernah melihat tubuhnya kecuali hanya. wajahnya yang terbalut jilbab lebar serta telapak tangannya yang. putih terlihat saat ini perempuan berjilbab itu aku lihat. hanya berlilitkan handuk pada timbul keinginanku. untuk mengintip Mbak Nurul yang agaknya hendak berganti pakaian. setelah dia mandi.
Dengan berdebar-debar aku berusaha lebih jelas melihat melalui lubang kecil tersebut,namun aku harus kecewa karena dari lubang pengintip itu,aku hanya mampu melihat tubuh Mbak Nurul sampai dari kepala sampai ke. pinggangnya karena pandangan dari sebagian lubang pengintip itu. memang tertutup sebuah lemari buku.
Walaupun hanya sebagian tubuh Mbak Nurul yang terlihat,tubuhku sudah menggigil menahan bira membuka lebar-lebar ketika aku lihat Mbak Nurul melepas. handuk putih yang melilit yakin tubuh menantu Pak Rusdi. saat ini telanjang bulat.
Sayangnya aku hanya mampu melihat dari kepalanya hingga ke pinggangnya.
Aku menelan ludah berkali-kali melihat keindahan tubuh Mbak Nurul. yang terlihat lewat lubang lekat menatap leher. jenjang ibu muda ini yang terlihat mulus menggiurkan,lantas mataku menyusuri ke bawah hingga kulihat sepasang buah dada Mbak Nurul yang. telanjang.
Nafasku mulai terengah dan kemaluanku pun mulai tegang ketika mataku lekat di dada Mbak Nurul .
Sepasang payudara ibu muda yang cukup montok ini masih terlihat kencang,walaupun tidak sekencang payudara seorang yang putih mulus dengan puting susu. yang kecoklatan membuat buah dada Mbak Nurul terlihat menggiurkan dan. membangkitkan birahiku Namun aku hanya mampu menikmati keindahan. payudara Mbak Nurul saja,karena ketika mataku menyusuri ke bawah payudaranya,lemari buku sialan itu menghalangi pandanganku,padahal aku tahu Mbak Nurul tengah telanjang bulat saat ini.
Nafasku terengah- engah melihat Mbak Nurul yang kemudian mengenakan BH untuk menutupi. sepasang buah dadanya yang sedang menjadi santapan ma. mengakhiri keasyikanku ketika Mbak Nurul telah mengenakan. pakaian,sebuah jubah panjang berbunga-bunga.
Akhirnya aku kembali ke tempat kostku yang terletak di samping rumah Pak Rusdi dengan birahi. yang memuncak.
Rasa seganku kepada Mbak Nurul yang berjilbab itu berganti rasa birahi yang membakar.
Ketika aku di kamar, aku mengocok kemaluanku sembari membayangkan kedua buah dada Mbak Nurul kulihat. telanjang membayangkan yang sedang mengocok-ngocok. kemaluanku adalah tangan Mbak Nurul dengan dada montoknya yang cuma bisa mendesah-desah dan menggigit bibirku. menahan nikmat.
,sampai akhirnya aku mencapai puncak kenikmatanku ketika tubuhku bergetar hebat disertai muncratnya air mani kental. dari ujung penisku dan eranganku menyebut nama wanita tetanggaku. itu ,membayangkan keindahan yang kuintip tadi.
"Ohhh h.. Mbaak Nuruuullll...ahhhh kk..ahhhhhhh!!!" desahku di di ujung kenikmatanku sebelum aku tergeletak lemas.
.
Sejak saat itu rasa seganku kepada wanita berjilbab ini lenyap justru. aku selalu membayangkan tubuh Mbak Nurul dalam onaniku.
Aku mengkhayalkan keindahan tubuh di balik pakaian jubah panjang dan. jilbab lebar yang selalu dikenakan ibu. beranak dua ini.
Setiap kali aku ketemu Mbak Nurul dalam jilbab lebar dan jubah panjangnya,mataku lekat menatap sekujur tubuhnya sementara benakku membayangkan tubuh di balik pakaian yang menutup rapat. tubuhnya i kali aku menelan ludah melihat cetakan garis BH. dan sekan-akan kulihat belahan buah dada yang montok itu di dada yang. tertutup jilbab lebar i sekarang senang mengamati Mbak Nurul. ketika dia menyapu halaman rumahnya saat sore hari .
Melalaui sela- sela jendela kamar kostku,aku melihat Mbak Nurul tengah membungkuk menya yang terbungkus jubah pakaiannya nampak. menggiurkan .
Aku berulangkali menelan ludah ketikat melihat celana dalam yang dipakai Mbak Nurul tercetak jelas pada jubahnya saat dia. membungkuk untuk menya pantatnya pun samar terlihat. membuatku jakunku naik turun menahan getaran birahi .
Rasa-rasanya aku ingin menyingkap jubah yang dipakai Mbak Nurul ke atas,sehingga aku dapat melihat pantatnya yang montok i aku hanya mampu. membayangkan saja yang kemudian diakhiri dengan onani.
Hampir seminggu sejak aku pertama kali aku mengintip Mbak Nurul yang. membuatku akhirnya menyimpan birahi kepada wanita berjilbab. tetanggaku itu.
Rasa penasaranku bercampur birahi untuk melihat tubuh Mbak Nurul di balik pakaiannya yang rapat kian menggebu.
Aku selalu mencari celah untuk mengintipnya seperti seminggu lalu,namun ternyata tak ada sebuah lubang apapun di rumahnya untukku dapat mengintipnya. dalam keadaan tak berjilbab dan berjubah i aku hanya punya. kesempatan mengintip sekali itu,karena jendela itu selesai selesai diperbaiki sehari setelah aku mengintip melalui lubang-lubang pada. jendela yang rusak itu dan aku tak melihat ada celah untuk mengintip. Mbak Nurul lagi. Sampai siang i pertama Mbak Nurul yang sering bermain ke. tempat kostku,tertidur di kamar kostku setelah dia lelah bermain.
Aku biarkan bocah laki-laki yang baru berusia 4 tahun ini lelap dalam. tidurnya,sementara aku mengutak-atik komputer yang kebetulan rusak di kamarku.
Setelah mengutak atik komputerku beberapa saat,aku harus membeli beberapa kabel baru.
Ketika aku melangkah ke arah pintu berniat membeli kabel-kabel itu,aku mendengar ketukan dan suara salam seorang wanita di membuka pintu seraya menjawab. salam,dan aku tertegun ketika ternyata Mbak Nurul yang ada di depan pintu kostku dengan wajah pucat dan terlihat lelah.
Siang ini dia mengenakan jilbab putih lebar dengan jubah biru bermotif bunga serta. kaus kaki krem yang membungkus kedua kakinya.
"Maaf dik..lihat Faiz anak saya ,nggak sudah kemana-mana mencarinya namun nggak ada.
"tanya Mbak Nurul terdengar cemas Aku tersenyum mendengar kecemasannya. "Ada kok mbak,lagi tidur di kamar saya" Mbak Nurul menarik nafas dalam-dalam. "Syukurla saya ambil sekarang ". "Terserah ,Mbak Nurul,"kataku seraya melangkah masuk dikuti wanita berjilbab ini,mataku sempat melirik ke dada Mbak Nurul yang montok,membuat kembali terbayang kemulusan buah dada montok yang telanjang di dada ibu muda ini saat kuintip seminggu lalu.
Aku menelan ludah melihat dada Mbak Nurul yang tertutup jilbab putih lebar. itu,terlihat begitu montok menggiurkan.
"Tu tidur"kataku sambil menunjuk Faiz yang tengah lelap di. atas tempat tidurku.. Sesaat wajah cantik Mbak Nurul tampak bimbang melihat anak pertamanya. itu lelap dalam tidurnya.
"Mungkin saya nitip anak saya dulu dik..kasian kayaknya dia lelap sekali tidurnya,nanti sore aku ambil.."desisnya lirih Aku tersenyum mengangguk,tapi sedetik kemudian aku ingat aku harus membeli kabel buat komputerku.
"Nggak papa mbak,tapi sebentar aku mau pergi beli kabel, boleh aku minta mbak disini dulu sebentar ?" tanyaku"sampai aku kembali". Mbak Nurul tersenyum lantas mengangguk, namun wajah cantiknya tampak kuyu letih.
"Mm..Mbak Nurul kayaknya letih ya aku buatkan minum buat Mbak Nurul sebentar,Mbak khan tamu di rumah ini,apalagi baru pertamakali berkunjung," kataku spontan.
Wajah yang terbalut jilbab putih lebar itu tersenyum. "Terserah adik..mbak memang haus" Tak berapa lama kemudian,aku mengambil sebuah gelas yang aku tuangi dengan syrup ABC jeruk serta air dingin dari kulkas.
Ketika aku tengah mengaduk minuman untuk Mbak Nurul,mataku menangkap beberapa bahan kimiawi praktikum di mejaku.
Aku tahu beberapa bahan kimia itu mempunyai efek sebagai obat aku merasa bimbang. ketika timbul keinginanku untuk mencampur minuman untuk Mbak Nurul. dengan bahan kimiawi berhenti mengaduk,mataku melirik Mbak Nurul yang tengah duduk di karpet ruang tamu sambil membaca. sebuah majalah komputer milikku.
Wajah cantik yang terbalut jilbab itu begitu. mempesona,apalagi ketika kulihat ternyata ujung pakaian jubahnya agak tertarik ke atas tanpa di sadarinya ,membuat salah satu betisnya terlihat nyaris betis Mbak Nurul saat ini. terbalut kaus kaki krem,namun betis yang terlihat nyaris separuh itu terlihat begitu inda keindahan apalagikah ketika ujung jubah. itu kian tertarik ke ata sadar aku menelan ludah. membayangkannya,apalagi ketika teringat keindahan buah dada Mbak Nurul yang pernah kulihat telanjang,membuat otakku kian dipenuhi birahi terhadap wanita berjilbab yang kini duduk di karpet ruang tamu. kost Akhirnya tanpa ragu aku mencampurkan bahan kimia itu ke dalam. minuman dingin untuk Mbak Nurul,cukup untuk membuat wanita ini terlelap.
"Silakan diminum Mbak..aku pergi beli kabel sebentar.."kataku dengan dada berdebar-debar.
Mbak Nurul tersenyum sambil mengucapkan terima kasih,namun dia terlihat agak gugup ketika tahu mataku tengah memperhatikan betisnya. yang tersingkap nyaris separuh itu.
"Terima kasih dik..ngrepotin aja"kata Mbak Nurul sembari membenahi ujung jubahnya yg tertarik ke atas dengan sedikit tergesa,sehingga betis itu kembali tersenyum penuh arti ketika tangan. Mbak Nurul membenahi ujung jubahnya dengan sedikit gugup dan wajah. yang bersemu merah.
Beberapa saat kemudian Honda GL ku meluncur meninggalkan tempat. kos sampai 15 menit kemudian aku pun kembali.
Jantungku berdegup kencang. ketika aku memarkirkan sepeda motorku di teras,lantas aku membuka pintu dengan nyaris terlonjak dengan jantung. berdegup kian kencang ketika mataku menatap ke ruang tamu kostku yang. hanya berlapis karpet biru i terbelalak melihat Mbak Nurul. ternyata telah tergeletak pulas di atas karpet ruang tamu.
"He he he bahan kimia itu bekerja baik"kataku sambil. mendekati tubuh Mbak Nurul yang tergeletak pulas,sementara gelas minuman yang kuberikan untuknya terlihat kosong,tanpa setitik air di dalamnya.
Aku tersenyum penuh nafsu,memandang wanita berjilbab tetanggaku yang terlihat pulas terlentang di atas karpet ruang tamu kos. jantung berdegup kian kencang aku menghampiri Mbak Nurul,lantas berlutut di lekat menatap wajah Mbak Nurul yang. mirip artis Marissa Haque ini.
Wajah cantik berbalut jilbab putih lebar itu kian terlihat cantik saat pulas tertidur membuatku kian. bernaf mataku menatap dadanya yang naik turun dengan. teratur seiring nafa buah dada montok yang tertutup. jilbab putih lebar itu membuatku menelan ludah,sehingga sesaat kemudian tanganku terulur menjama merasa bermimpi ketika. tanganku dengan sedikit gemetar meraba-raba bukit montok di dada Mbak. Nurul yg masih tertutup jilbab lebar itu.
"Oh dengan nafas mulai tersengal,lantas sedetik kemudian tanganku mulai meremas buah dada Mbak Nurul yang masih. tertutup jilbab putih yang. lebar i nyaris tak percaya kalau siang ini aku dapat meremas. dada montok wanita berjilbab tetanggaku yang terlihat alim itu. "Oh Nurul.......!!"desahku ketika kemudian tanganku meremas remas sepasang payudara kenyal di dada ibu muda beranak dua. ini.
Semakin lama tanganku kian liar meremas buah dada Mbak Nurul membuat jilbab putih yang dikenakannya kusut tak karuan.
Tanganku kemudian menyingkapkan jilbab putih yang menutupi dada montok itu ke. a tersenyum ketika aku melihat tiga kancing pada bagian atas. jubah yang dipakai ibu muda ini.
Tanganku terasa gemetar ketika jemariku meraih tiga buah kancing yang rapat itu,lantas mulai membukanya satu persatu.
Perlahan-lahan kulit mulus di dada Mbak Nurul yang putih mulai terlihat merangsang birahiku.
Jakunku naik turun dengan dada yang berdegup kian kencang .
.
Birahiku kian liar bergolak,ketika tanganku semakin lebar menyingkap bagian atas jubah Mbak Nurul yang terbuka i. payudara Mbak Nurul yang montok itu membuatku kemaluanku kian. mengeras dan mataku seakan tak berkedip melihat keindahan di dada. wanita berjilbab ini.
Mataku pun mulai melihat,BH warna krem yang membungkus sepasang payudara Mbak Nurul,saat aku menyingkapkan semakin lebar bagian dada jubah yang dipakai wanita berjilbab ini.
Kemudian jubah yang dipakai Mbak Nurul aku tarik ke bawah sehingga. bagian atasnya tertarik kebawah melewati pundaknya,maka tersembulah sepasang buah dada Mbak Nurul yang montok dan mulus. menggiurkan.
Buah dada Mbak Nurul itu masih ketat terbungkus Bh wrana krem yang dikenakan wanita berjilbab ini.
"Ooohh.. Mbak Nurul...montoknya"desisku sambil menahan birahi yang kian menggelegak.
Mataku liar melihat gundukan buah dada Mbak Nurul yang masih tertutup BH warna krem.
Kemudian dengan nafsu yang kian menggelegak,tanganku menarik cup BH itu ke atas yang membuat buah dada ibu muda ini tak tertutup lagi.
"Glek..oh Nurul...."desahku menahan birahi melihat payudara Mbak Nurul yang kini. telanjang dide telanjang di dada wanita berjilbab ini. begitu indah ben Mbak Nurul telah beranak dua ,namun sepasang buah dadanya masih terlihat kencang.
Kulit Mbak Nurul yang putih mulus dan puting susu kecoklatan yang terlihat mulai tegak. membuat buah dada wanita berjilbab ini kian menggiurkan nafsuku.
Dengan gemetar tanganku mencoba menjamah buah dada ibu muda. berjilbabvini.
Aku seakan tak percaya mampu menjamah payudara seorang wanita alim seperti Mbak Nurul ,yang sehari-hari kulihat selalu menutup rapat sekujur tubuhnya dengan jilbab yang lebar dan jubah. panjang yang longgar.
Namun ketika tanganku merasakan kehangatan dan kekenyalan payudara Mbak Nurul yang montok,tubuhku mengigil menahan birahi kian menggelegak.
Kemudian dengan penuh nafsu tanganku mulai meremas-remas payudara montok yang telanjang. i payudara yang selama ini tersembunyi di balik jubah dan. jilbab lebar yang selalu dikenakan Mbak Nurul kali ini ada dalam. remasanku yang kian liar, "Mmm..Mbaak Nuruulll...mmmm..."desisku sembari mempermainkan puting susu kecoklatan di dada Mbak Nurul. dengan jari-jariku.
Aku merasakan puting susu ibu muda yang aku pelintir ini kian. terasa tegak dan mengera memburu jalang,tubuhku menggigil menahan birahi menggelegak ketika tanganku bermain di dada telanjang. wanita berjilbab ini.
Beberapa lama aku meremas-remas buah dada Mbak Nurul yang telanjang itu dengan tanganku ,sebelum aku mulai menjilati payudara wanita berjilbab itu dengan lidahku dan. menciuminya penuh nafsu.
Aku merasakan sepasang buah dada Mbak Nurul yang telanjang itu kian. kencang mengeras ketika aku menciuminya dan menjilatinya,bahkan ketika aku mengulum puting susu yang kecoklatan itu aku sempat. terkejut oleh rintihan dari mulut Mbak Nurul.
Aku menatap wajah Mbak Nurul yang. masih terbalut jilbab putihnya itu,namun aku lihat wajahnya masih lelapdalm tidurnya hanya bibirnya memang mulai mendesah dan mengerang.
"ohh Nurul mulai melihat keadaan wanita. berjilbab ini.
Desahan yang keluar dari bibir Mbak Nurul membuatku nafsu birahiku. kian liar.
Mulutku kian liar menciumi dan menjilati payudara telanjang didada wanita berjilbab ini.
Puting susu yang kecoklatan itu aku kulum dan aku hisap dengan bibir dan mulutku,membuat desahan Mbak Nurul kian sering semakin terasa menggelegak jalang. mendengar rintihan dan desahan wanita berjilbab ini.
Sempat terbayang beberapa hari lalu,Mbak Nurul terlihat begitu anggun dengan jubah dan jilbab lebarnya.
Waktu itu aku hanya menelan ludah melihat tonjolan montok di dada yang tertutup jilbab lebar i saat ini,payudara wanita berjilbab itu dapat aku nikmati sepuas. birahiku.
Cukup lama aku memuaskan nafsuku pada kedua payudara montok Mbak. Nurul yang telanjang tanpa penutup i melihat Mbak Aan semakin. jalang mendesah dan merintih dalam tidurnya tiap kali aku menghisap. dan menjilati dan menciumi kedua buah dadanya yang montok mengiurkan. i pertama kali ini aku melihat seorang wanita berjilbab. merintih begitu jalang dan. liar,oleh birahi yang mencengkeramnya.
Setelah aku puas dengan payudara Mbak Nurul,mataku beralih menatap bagian bawah tubuh ibu muda berjilbab ini.
Aku melihat walapun beberapa kali,Mbak Nurul menggeliat dan mengejang menahan rangsangan birahi dariku,namun ujung jubah yang dikenakan Mbak Nurul tidak sampai tersingkap,Bagian bawah Mbak Nurul masih rapi tertutup oleh jubah panjang yang dipakainya sehingga hanya terlihat kakinya yang. terbungkus kaus kaki warna krem.
Sesaat terbayang dalam benakku,rasa penasaranku selama ini yang membuatku ingin menyingkap jubah yang. dipakai Mbak Nurul.
Perlahan kemudian aku mendekati kaki Mbak Nurul yang masih tertutup jubah yang di sedikit. gemetar,tanagnku terulur menyingkap jubah biru kembang yang dipakai Mbak Nurul dengan.
Jantungku berdegup kencang ketika jubah itu mulai aku singkap ke atas,mataku mulai melihat sepasang betis Mbak Nurul yang indah ben betis yang indah ini masih. terbungkus kaus kaki warna krem yang agak semakin. gemetar ketika ujung jubah biru itu aku singkap semakin ke atas. menyusuri kaki Mbak Nurul.
Mataku kian membesar melihat ujung jubah yang tengah aku tarik ke atas itu mulai melewati lutut waniat. berjilbab ini.
Aku baru tahu,ternyata kaos kaki katun yang dipakai Mbak Nurul cukup panjang, hampir seluruh betisnya tertutup oleh kaus kaki krem yang di kian mendengus kasar menahan nafsu. birahiku saat ujung jubah itu aku singkap ke atas melewati kedua. lututnya,dan mataku nyaris tak berkedip melihat keindahan yang terpampang dibalik jubah yang aku singkap semakin ke a. ujung jubah biru yang semula rapat menutup tubuh ibu muda ini. tersingkap hingga ke kaki wanita berjilbab itu. kini tidak lagi tertutup jubah panjang itu.
"Oh Nurul.."desisku dengan mata nyaris tak berkedip melihat pemandangan di de paha putih Mbak Nurul yang telanjang. itu tampak mulus menggiurkan.
Paha putih mulus itu masih terlihat kencang dan bulat yang membuat tubuhku menggigil hebat. menahan birahi,ketika mataku menatap pangkal paha Mbak Nurul yang melotot melihat kemontokan bukit kemaluan wanita berjilbab yang masih tertutup celana dalam i dalam biru yang. dipakai Mbak Nurul termasuk tipis untuk menyembunyikan gundukan. kemaluan ibu muda ini sehingga mataku secara samar, mampu melihat bayangan bulu-bulu kemaluan dan belahan bibir kemaluan ibu muda. berjilbab ini.
Tubuhku gemetar melihat keindahan yang luar biasa ini dan batang kemaluanku terasa kian keras.
"Oh Aaan..Ohhh"desisku gemetar dengan mulut ternganga melihat keindahan di depan ma kembali beberapa hari lalu,aku selalu melihat Mbak Nurul adalah seorang wanita berjilbab lebar dan. berjubah panjang membuatnya terlihat begitu alim.
Beberapa menit yang lalu sebelum pulas terpengaruh oleh minuman dariku,Mbak Nurul masih gugup dan terlihat malu ketika ujung jubahnya tersingkap yang hanya. memperlihatkan separuh beti saat. ini hampir tak kupercaya kalau aku telah melihat keindahan yang. selama ini tersembunyi di balik jilbab lebar dan jubah panjang Mbak. Nurul i menelan ludah berkali-kali dengan birahi kian. menggelegak melihat pemandangan di de perempuan berparas. cantik dengan jilbabnya yang lebar serta jubah biru bermotif bunga. tergolek dengan sepasang buah dada yang. menyembul telanjang dan bagian bawah jubahnya tersingkap hingga ke. perut memperlihatkan kemulusan sepasang pahanya dan celana dalam yang. dikenakannya.
Tubuhku menggigil penuh birahi yang menggelegak melihat keindahan yang langka ini.
Mbak Nurul masih terlihat pulas dalam pengaruh obat tidur yang. kucampurkan dalam minuman un mata di wajah cantiknya yang. terbalut jilbab lebar putih masih tertutup dengan rapat,walaupun wanita berjilbab ini sempat merintih dan mengerang saat kurangsang. sepasang payudara di dadanya.
Berulang kali aku menelan ludah sementara penisku sudah mengeras oleh desakan birahi melihat keadaan. Mbak Nurul saat ini.
Ibu muda tetanggaku yang selama ini tak pernah kulihat kecuali wajah cantiknya dan telapak tangannya, saat ini kulihat setengah telanjang tergeletak di de putih lebar. yang beberapa menit lalu masih rapi menyembunyikan kemontokan. dadanya,saat ini tersingkap ke atas dengan jubah yang terbuka pada bagian dadanya dan BH yang tersingkap,sehingga sepasang buah dada wanita berjilbab beranak dua yang selama ini tersembunyi,terpampang menggiurkan tanpa penutup,.
Dengan birahi yang menggelegak,aku bergeser mendekati kaki Mbak Nurul yang terbuka i melihat sepasang betis yang indah itu masih. terbungkus kaus kaki warna krem yang cukup panjang hampir menutupi. beti sedikit gemetar,aku mengulurkan tanganku melepas sepasang kaus kaki warna krem itu dari kaki Mbak Nurul.
Aku kembali menelan ludah melihat kemulusan betis Mbak Nurul yang kini telanjang. di de sempat tersenyum teringat beberapa menit lalu,ketika Mbak Nurul gugup terlihat separuh betisnya olehku karena jubah yang. dipakainya setelah wanita berjilbab ini pulas dalam. pengaruh obat tidurku,aku bukan hanya mampu melihat betisnya namun juga menjamahnya bahkan lebih.
Telapak kaki Mbak Nurul terlihat putih kemerahan,ketika tanganku meraihnya terasa halus di saat aku mengelusnya. sebelum kemudian bibirku mulai menciumi telapak kaki yang bersih dan. halus i memburu kian cepat ketika dengan bernafsu aku. menciumi dan menjilati telapak kaki wanita ini.
Telapak kaki wanita berjilbab yang telanjang itupun terlihat berkilat oleh bekas. jilatanku yang liar.
Kemudian dengan penuh birahi,bibirku menyusuri kaki Mbak Nurul semakin ke a menciumi dan menjilati sepasang. betis wanita berjilbab ini yang tak pernah kulihat sebelumnya karena. selalu tertutup oleh pakaian putih mulus yang indah. dan ditumbuhi rambut-rambut halus itu terasa hangat di bibirku dan. lidahku yang menjila kian menggelegak saat bibir dan. lidahku menciumi serta menjilati betis indah Mbak Nurul yang tak. pernah kulihat sebelumnya ini.
Nafasku terengah-engah oleh desakan birahiku yang kian liar.
Saat bibir dan lidahku menciumi dan menjilati kemulusan betis Mbak. Nurul,tanganku menyusuri kaki wanita berjilbab ini kian ke a mengelus-elus paha mulus Mbak Nurul yang telanjang dan. bulat padat ini.
Begitu halus, lembut dan hangat kulit Mbak Nurul aku ra menyentuh paha yang ditumbuhi bulu-bulu halus, aku merasakan kehangatan yang makin terasa mengalir ke telapak menjadi kian menegang keras dan membuat celanaku. terasa sesak dan ketat.
Jantungku makin berdegup kencang ketika aku meneruskan belaian tanganku makin jauh ke arah pangkal kaki waniat. berjilbab yang mulus.
Kulit tanganku merasakan hawa yang makin hangat dan lembab ketika tanganku makin jauh menggerayangi pangkal kaki. Mbak Nurul yang bak belalang itu.
Gerakan tanganku terhenti ketika tanganku mulai menyentuh gundukan daging yang begitu lunak dan. hangat,namun terasa masih terbungkus kain celana dalam.
Beberapa saat aku meraba-raba gundukan daging lunak hangat itu mengelus-. elusnya,yang ternyata kembali membuat Mbak Nurul merintih dan mengerang oleh rabaanku pada gundukan di. semakin lama aku semakin gemas,sehingga kemaluan montok wanita berjilbab yang masih terbungkus celana dalam itu bukan hanya aku elus-. elus,namun tanganku lantas meremas-remasnya penuh nafsu.
Aku sempat melirik wajah Mbak Nurul yang masih terbalut. jilbabnya,ketika wanita cantik ini merintih bahkan tubuhnya menggeliat.
Aku hanya menyeringai ketika aku melihat wanita berjilbab ini tidak menunjukkan tanda-tanda sadar dari pengaruh obat kembali menciumi dan menjilati kaki telanjang ibu muda. berjilbab yang tak pernah kulihat mulusnya saat. masih meremas-remas kemaluan montok di selangkangan Mbak Nurul ketika. aku menciumi dan menjilati sepasang paha mulu paha putih. ibu muda berjilbab yang mulus itu terasa hangat di bibir dan lidahku. membuatku semakin terangsang oleh bira yang bulat indah dan. ditumbuhi bulu-bulu halus itupun terlihat mengkilat oleh jilatan. lidahku dan ciuman bibirku.
Aku melihat Mbak Nurul masih merintih- rintih dan tubuhnya menggeliat-geliat,bahkan kian lama rintihan wanita berjilbab itu kian terdengar jalang membuatku kian. bernaf ciuman dan jilatanku terhenti ketika bibirku telah. merasakan lembab dan hangatnya pangkal paha Mbak Nurul.
Aku menghentikan remasanku pada gundukan kemaluan Mbak Nurul yang masih. tertutup celana dalam biru.
Celana dalam yang dipakai ibu muda ini terlihat kusut karena remasan jari-jariku yang liar dan. bernaf birahi yang menggelagak tanganku kini menarik celana. dalam krem yang menutupi bagian tubuh Mbak Nurul yang paling pribadi. ini.
Mataku seakan tak berkedip,ketika celana dalam yang dipakai Mbak Nurul aku tarik ke bawah.
Bermula dari tersembulnya rambut kemaluan yang cukup lebat dan hitam itu,aku terus menarik turun celana dalam itu.
Dan aku seakan terpakau ketika aku menraik celana dalam itu kian ke bawah,belahan kemaluan ibu muda yang kemerahan itu pun tersembul begitu menggiurkan.
Akhirnya sesaat kemudian bagian tubuh wanita berjilbab yang paling tersembunyi inipun terpampang tanpa penutup di. de mengigil oleh birahi melihat kemaluan telanjang Mbak. Nurul di depanku ini.
Terbayang kembali di benakku ,akan sebuah hasrat yang menjadi angan-anganku selama ini untuk menyingkap jubah Mbak. Nurul dan melihat keindahan di baliknya.
Aku tak mengira bahwa keinginanku akan terwujud siang ini tanpa kesulitan sedikitpun.
Mataku lekat menatap kemaluan Mbak Nurul yang ditumbuhi rambut cukup. lebat namun terlihat ra libido semakin menggelagak,aku membuka kedua paha wanita berjilbab ini lantas aku membenamkan. kepalaku diantara kedua paha putih mulus i segera menciumi. kemaluan wanita berjilbab yang ditumbuhi rambut cukup lebat. i terengah-engah diantara kedua paha mulus Mbak. Nurul.
Bibirku dengan bernafsu menciumi permukaan kemaluan ibu muda ini dengan liar.
Mbak Nurul makin jalang merintih dan mengerang,tubuhnya menggeliat menahan rangsangan birahi di bagian tubuhnya yang paling rahasia i bergantian menjilati. permukaan kemaluan wanita berjilbab ini sehingga rambut kemaluan Mbak. Nurul terlihat basah.
Sambil membelai-belai rambut dan menjilati yang mengitari kemaluan. Mbak Nurul , Aku menghirup-hirup aroma harum khas kemaluan yang menyengat dari kemaluan wanita berjilbab ini,lantas aku pun meneruskan dengan jilatan ke seluruh sudut selangkangan Mbak Nurul .
Sehingga kini kemaluan wanita berjilbab di depanku basah oleh air. liurku.
Tangankupun membuka bibir kemaluan Mbak Nurul lantas aku julurkan lidahku ke arah klitoris dan menggelitik bagian itu dengan. ujung lidahku.
Mbak Nurul yang masih belum tersadar dari pengaruh obat tidurku makin jalang merintih dan tubuhnya makin kerap. menggelinjang,ketika bagian kewanitaan yang paling sensitif ini aku jilati.
Aku merasakan ada pijitan-pijitan lembut dari lubang vagina Mbak Nurul yang membuat lidahku seperti dijepit-jepit.
Makin lama lubang itu makin basah oleh cairan bening yang agak lengket yang. terasa asin di lidahku.
Mbak Nurul kini makin keras mengerang dan terengah-engah dalam tidurnya.
Rupanya ia merasakan kenikmatan dalam mimpi, ketika kemaluannya aku ciumi dan aku jilati.
Pinggulnya mulai menggelinjang dan kakinya ikut menggeliat.
Melihat tingkah Mbak Nurul yang begitu merangsang menggairahkan,aku tak mampu menahan gelegak bira segera menurunkan celana. training beserta celana dalamku,sehingga mencuatlah batang penisku yang besar dan panjang serta tegak mengeras kemera. kedua kaki Mbak Nurul kutarik melebar,sehingga kedua pahanya terpentang.
Kedua lututku melebar di samping pinggul wanita berjilbab ini lantas tangan kananku menekan pada karpet, tepat disamping tangan Mbak Nurul , sehingga sekarang aku berada dalam posisi setengah merangkak di atas wanita ini.
Tangan kiriku memegang batang kepala penisku kuletakkan pada belahan bibir kemaluan Mbak Nurul yang telah basah itu.
Kepala penisku yang besar itu kugosok-gosok dengan hati-hati pada bibir kemaluan wanita. berjilbab tetanggaku ini.
Terdengar suara erangan perlahan dari mulut Mbak Nurul dan badannya agak mengeliat, tapi matanya masih tetap tertutup.
Akhirnya kutekan perlahan-lahan kepala kemaluanku membelah bibir kemaluan ibu muda berjilbab yang cantik ini.
Sekarang kepala kemaluanku terjepit di antara bibir kemaluan Mbak. Nurul .
Dari mulut wanita berjilbab ini tetap terdengar suara mendesis perlahan, akan tetapi badannya kelihatan mulai gelisah,agaknya Mbak Nurul mulai sadar.
Aku tidak mau mengambil resiko, sebelum Mbak Nurul sadar, aku sudah harus memasukkan penisku ke dalam kemaluan ibu muda tetanggaku ini.
Dengan bantuan tangan kiriku yang terus membimbing penisku, kutekan perlahan-lahan tapi pasti pinggulku ke bawah, sehingga kepala penisku mulai menerobos ke dalam lubang kemaluan wanita berjilbab ini.
Kelihatan sejenak kedua paha Mbak Nurul bergerak melebar, seakan-akan tak mampu menampung desakan penisku ke dalam lubang kemaluannya.
Badannya tiba-tiba mulai bergetar menggeliat dan lantas kedua matanya. mendadak terbuka, terbelalak bingung, memandangku yang sedang bertumpu di atasnya.
Mulutnya terbuka seakan-akan dia siap untuk berteriak.
Dengan cepat aku memagut bibir Mbak Nurul untuk mendekap mulutnya agar jangan berteriak.
Karena gerakanku yang tiba-tiba itu, posisi berat badanku tidak dapat kujaga lagi,akibatnya seluruh berat pinggulku langsung menekan ke bawah, sehingga tidak dapat dicegah lagi penisku menerobos masuk ke dalam. lubang kemaluan Mbak Nurul dengan cepat.
Badan Mbak Nurul tersentak ke atas dan kedua pahanya mencoba untuk. dirapatkan,sedangkan kedua tangannya terlihat refleks mendorong ke atas, menolak dadaku.
Dari mulutnya keluar suara jeritan, tapi tertahan oleh bekapan bibirku yang melumat mulutnya.
"Aauuhhmm.. aauuhhmm.. hhmm..!" desahnya tidak jelas.
Kemudian badannya mengeliat-geliat dengan hebat dan meronta-ronta, kelihatan Mbak Nurul sangat kaget luar biasa melihatku tengah. menindi Mbak Nurul meronta-ronta hebat, akan tetapi bagian pinggulnya tidak dapat bergeser karena tertekan oleh pinggulku. dengan rapat.
Karena gerakan-gerakan wanita berjilbab ini dengan kedua kakinya yang meronta-ronta itu, penisku yang telah terbenam di dalam vagina Mbak Nurul terasa dipelintir-pelintir dan. seakan-akan dipijit-pijit oleh otot-otot dalam vagina ibu muda ini.
Hal ini menimbulkan kenikmatan yang sukar dilukiskan.
Cukup lama wanita berjilbab ini meronta-ronta hebat sebelum akhirnya. rontaan Mbak Nurul ini mulai melemah .
Nafasnya memburu dengan mata yang menyorot tajam ke arahku penuh kemarahan dan kebencian.
Wajah yang masih terbalut jilbab putih lebarnya itu kini merah padam,namun kemudian mata yang menyorot tajam itu terpejam,bahkan air matapun mengalir deras dari kedua matanya membasahi jilbab putih yang masih. membalut waja tidak memperdulikan semua itu bahkan aku justru. mulai menggerakan penisku yang terjepit dalam kemaluan Mbak. Nurul .
Aku terus menggerak-gerakkan penisnya naik-turun perlahan di dalam liang kemaluan ibu muda yang hangat itu.
Liang itu berdenyut- denyut, seperti mau melumat kemaluanku.
Rasanya nikmat luar bia terus menggerakan penisku naik turun,tanganku kembali menggerayangi payudara putih mulus yang sudah mengeras bertambah liat. i meremas perlahan, sambil sesekali dipijit-pijitnya bagian puting susu yang sudah mencuat ke atas.
Beberapa menit kemudian aku melihat kian lama air mata dari mata Mbak Nurul yang. terpejam mulai menyusut bahkan kembali aku merasakan,wanita berjilbab ini mulai kembali terengah seperti sebelum tersadar dari pengaruh. obat tidurku.
Dengan dada berdebaran melihat perubahan pada Mbak Nurul ,aku melepaskan lumatan bibirku pada mulutnya dan aku nyaris. terpekik,ketika aku melepaskan bibirku dari mulut Mbak Nurul.
Ternyata mulut Mbak Nurul tengah merintih dan mengerang,membuatku kian liar menggerakan penisku naik turun pada kemaluan ibu muda ini.
Seakan aku baru menyadari kalau wanita cukup lama ditinggal suaminya mencari. nafkah ke luar negeri,sehingga walapun mungkin hatinya menolak perlakuanku,namun tubuhnya tidak bisa menyembunyikan kenikmatan yang didapa semakin lama aku merasakan pinggul Mbak Nurul ikut. bergoyang mengikuti gerakan penisku yang naik turun dalam jepitan. kemaluannya.
Semakin lama rintihan Mbak Nurul kian jalang dan tubuhnyapun menggelinjang merasakan nikmat yang lama tak didapatinya. walaupun matanya masih akupun merasakan semakin nikmat. luar biasa yang memelintir penisku dalam vagina ibu muda berjilbab. ini.
Cukup lama tubuhku naik turun menyetubuhi ibu muda berjilbab. tetanggaku ini.
Nafasku terengah disertai desahan kenikmatan di atas tubuh Mbak Nurul yang juga merintih dan menggelinjang dengan. jalang.
Semakin lama aku semakin merasakan nikmat pada penisku sehingga beberapa menit kemudian aku merasakan hendak sampai ke. puncak kenikma sepenuh tenaga aku menekan pinggulku kuat-. kuat sehingga ujung penisku menyentuh dasar kemaluan Mbak Nurul lalu. dengan geram yang cukup keras aku menuntaskan kenikmatan luar biasa. yang kurasakan saat penisku memuntahkan cairan hangat cukup banyak. dalam liang kemaluan Mbak Nurul .
Aku menggeram penuh kenikmatan "Ahhhh. Nuruuullll..Ahhhhh desahku sambil memeluk Mbak Nurul era saat aku. menikmati orgasmeku sebelum. akhirnya aku lunglai di atas tubuh wanita berjilbab ini.
Nafasku terengah-engah letih namun aku merasakan kenikmatan yang luar biasa. yang sulit terlukiskan.
Baru sekejap aku lunglai,aku tersentak ketika aku merasakan tubuh Mbak Nurul bergetar hebat,lantas tanpa aku duga tangannya memelukku kuat-kuat dan kedua pahanya melingkar memeluk pinggangku dengan. ke berjilbab ini memiawik kenikmatan ketika kurasakan. penisku yang masih terjepit dalam kemaluannya terasa tersedot-sedot. sebelum akhirnya terguyur cairan hangat yang membasahi batang. penisku.
.
"Ahh hhhhhhh"pekik Mbak Nurul yang masih berbalut jilbab putih sambil memelukku tubuhku kuat-. kuat.
Rupanya wanita berjilbab ini telah sampai pada puncak kenikma saat aku merasakan ibu muda berjilbab ini. dalam orgasme hingga akhirnya kedua tangannya yang semula memelukku. terkulai lemas dan kedua kakinya yang semula menjepit pinggangku. kembali tergolek lemas.
Aku pun segera mencabut kemaluanku dan terlentang di sebelah Mbak Nurul yang terpejam kenikmatan.
Beberapa saat suasana sunyi,hanya terdengar nafasku dan nafas Mbak Nurul yang berangsur normal.
Namun beberapa saat kemudian aku dikagetkan oleh Mbak Nurul yang tiba-tiba menjerit. tergagap bangun dan kulihat wanita berjilbab ini duduk dengan. menatapku penuh kebencian dan kemarahan,bibirnya terlihat gemetar dengan wajah yang merah pun terlihat menggigil hebat. dengan nafas yang memburu.
"Kenapa Mbak Mbak Nurul juga ikut menikmati??"ujarku. sambil tersenyum penuh arti kepada wanita tetanggaku ini. "Tidaaaaaaaaaaaak..!!!!!!!!"pe kik Mbak Nurul membuatku kaget.
Tapi belum sempat aku berkata kembali, tiba-tiba Mbak Nurul telah bangkit lantas membenahi jilbab dan pakaiannya dengan tergesa-. ge hanya mampu memandangnya ketika wanita berjilbab ini. kemudian berlari keluar dari ruma cantiknya terlihat merah. padam,dan aku lihat air mata mengalir menyusuri pipinya.
Beberapa saat aku termangu-mangu memandang kibaran jilbab putih yang. lebar yang dipakai Mbak Nurul, saat ibu muda ini berlari keluar dari rumahku menuju ruma wanita berjilbab itu hilang dari. pandanganku aku menyeringai puas.. "Ternyata aku tak hanya mampu melihat keindahan tubuh yang selalu. tertutup jilbab dan pakaian panjang itu,bahkan aku juga mampu menikma ku sambil terkekeh.
Aku masih tenggelam dalam lamunanku ketika akhirnya aku dikagetkan. suara Faiz yang rupanya bangun dari tidurnya di kamarku.
"Oom Faiz mau pulang " katanya .
Aku tersenyum memandang anak sulung Mbak Nurul ini.
.
"Ya hati-hati ya buat ibumu..ibumu memang cantik,mulus,sintal,dan hebat luar biasa,cah bagus .....hehehehehehe!!"kataku sambil terkekeh membuat bocah cilik ini terheran-heran.
-TAMAT-. .
Sumber:Internet