Gelap

Mbak Yem 2

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Mbak Yem 2

. Sisi cerita sariyem“Udah sampai mbak” katanya.
Aku memang sedari tadi hanya menyandarkan kepalaku di bahunya sambil memeluk pinggangnya.
Aku turun dari motor dan dia membuka pintu ruko dua lantai.
Tampak olehku sebuah mobil dalam ruang yang terasa nyaman.
Adit mendorong motornya masuk dan aku sambil memegangi motornya ikut juga.
“Kita keatas aja mbak” ajaknya.
Ku peluk tasku mengikutinya naik kelantai dua.
Ada 4 ruang disini dapur, dua kamar dan ruang nonton.
Adit berjalan ke salah satu pintu dan membukanya.
“Kamar mbak yang ini ya” katanya.
Dengan malu2 aku masuk ke dalam.
Aku sudah sangat siap bila dia menerkamku namun dia hanya mundur membiarkan aku masuk.
Aku ragu untuk menutup pintu kamar.
Entahlah aku sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi.
Bukan.
Aku sudah sangat ingin terjadi.
Adit memberiku rasa menjadi wanita.
Dia cukup pengertian dan lembut.
Yah.. memang di tempat makan tadi dia menunjukkan sikap kasar tapi aku juga tau pasti kalo setiap pria yang memandangiku di kampung juga akan lebih agresif bila diposisinya tadi.
Mas karyo hampir tidak pernah memahamiku saat bersetubuh.
Suamiku itu membaringkanku, menarik lepas pakaian bawahku dan memasukkan kontolnya ke memekku dan genjot hanya dengan satu posisi itu.
Selesai mandi, aku pun mengenakan pakaianku dan keluar kamar.
Ku lihat adit tertidur di atas permadani tebal di depan tv berbantal lengan kanannya.
Perlahan ku dekati dan melihat dada bidangnya turun naik.
Hati2 aku duduk bersimpuh di sampingnya.
Ku perhatikan wajah manisnya.
Duh jantungku.
Ku letakkan tangan kananku melewati tubuhnya dan perlahan ku dekatkan wajahku untuk mencium keningnya.
“Udah siap mandi mbak” Aku akan mengangkat tubuhku namun ditahannyanya dan malah kedua tangannya memeluk tubuhku.
Tetekku menekan dadanya.
Adit membuka matanya menatap padaku.
Tangannya menekan belakang kepalaku hingga wajah kami mendekat.
Ciumannya terasa begitu lembut menghanyutkanku.
Aku sampai memejamkan mata menikmati kemesraannya.
Terasa tangannya mendorong pinggangku kemudian mengarahkan tubuhku ke atas tubuhnya.
Kini aku telah berada diatas tubuhnya mengangkanginya.
Rok daster terusanku telah terangkat ke pertengahan pahaku dan tangannya membelai kulit pahaku yang tak tertutup kain dan terus naik menyusup masuk meremas pantatku.
Aku memandangnya dengan bertumpu kedua siku membiarkannya melakukan apa yang dia mau dengan tubuhku.
Aku menginginkannya.
Tangannya tidak berhenti dan terus naik membelai samping tubuhku dan saat tangannya membelai kedua lenganku, dasterku pun terangkat dan aku rela saat daster itu lepas dari tubuhku meninggalkan bh dan celdamku.
Namun gak lama berselang, bhku pun lepas hingga tetekku menggantung bebas.
Adit meremas lembut keduanya dan terasa pentilnya di pilin halus.
Aku menarik nafas dan tanpa sadar menekan memekku ke tubuhnya.
Aku mendesah memejam saat pentilku masuk ke mulutnya member sensasi nikmat yang belum pernah ku dapat dari laki ku.
Adit membalikkan tubuh kami sehingga kini ia berada diatasku dan berlutut di selangkanganku menarik celana dalamku.
Ia memandangku tersenyum kemudian berdiri dan mulai telanjang.
Tubuhnya kekar di selimuti bulu2 yang membuatku geli.
Adit berjalan berlutut ke atas kepalaku dan dalam posisi berlawanan dia mencium keningku.
Mataku dan bibirku yang kali ini terasa sangat bernafsu.
Lidah kami saling membelit kadang dalam mulutnya dan kadang dalam mulutku.
Ku pegang sisi wajahnya dengan kedua tanganku sementara satu tangannya menggapai tetekku dan meremas.
Ciumannya kemudian berpindah ke leherku dan lehernya juga ku ciumi dan ku jilati.
Aku melakukan persis yang dia lakukan padaku karena aku ingin dia mendapatkan kenikmatan seperti ysng ku dapat.
Ciumannya berpindah lagi ke tetekku dan aku juga memainkan bagian tubuh yang sama.
Menjilati pentilnya dan bahkan ikut menggigit halus.
Erangan kami cukup seru.
Tubuhku tersentak saat ciumannya sampai ke memekku yang belum pernah diciumi.
“Akkkkhhhgh…” Erangku keras.
Lidahnya terasa menusuk masuk memekku.
Adit menjepit sebelah kakiku di bawah ketiaknya dan jilatannya terasa membelah memekku.
Bahkan aku merasakan lubang pantatku pun terkena jilatan.
Geli.
Ku genggam kontolnya erat dan dengan nafsu yang terasa memuncak, aku mulai melahapnya.
“Sakit mbak”.
Aku geleng karena emang gak sakit.
Adit terlihat menarik perlahan jarinya.
Tubuhku terasa berkedut nikmat.
Aku memang telah memasrahkan tubuhku namun aku belum pernah dientot pantatku.
Jujur aku penasaran.
Aku terpekik sambil meremas kuat kontolnya saat adit menusukkan dua jarinya.
“Sakit dit” kataku memelas.
Dia hanya senyum tanpa melepas jarinya.
Terasa kedua jarinya bergerak menggelitik di dalam lubang pantatku membuat rada sakit perlahan memudar.
Adit menarik jarinya dan berputar menindihku.
Kami pun berciuman dengan ganas sambil menggerakkan pinggul menghantar kemaluan kami saling gesek.
Adit meremas tetekku dengan gemas sampai terasa agak sakit.
Ku angkat tinggi kedua kakiku agar kontolnya masuk dan saat itu terjadi eranganku terdengar keras.
Memekku terasa penuh oleh kontolnya.
Urat yang bertonjolan di kontolnya menggesek liang memekku.
Ku raih psntatnya dengan kedua tanganku sambil ku lingkarkan kakiku agar gerakannya mendorong kontol semakin kuat dan dalam.
Adit melengkungkan tubuh meraih tetekku dengan mulutnya dan memainkan pentilku dalam mulutnya.
Terasa 2 jarinya masuk ke lubang pantatku dan menguakkannya.
Aku memeluknya erat2 dengan tangan dan kakiku saat kenikmatan ini memuncak.
Bahkan bahunya ku gigit.
Tubuhku mengejang dan tersentak2.
Kontolnya tertancap dalam.
Nyambung…
Sumber:Internet