Gelap

Menyusui Mamaku 3

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Menyusui Mamaku 3

. Iya-iya.. sini deh, dasar anak mama satu ini nakal sama mamanya kata mamaku.
Mamaku mulai membuka kancing bajunya, dimulai dari yang paling atas, lalu kancing kedua.
Cepetan mah.. pintaku gak sabaran dengan dada yang semakin berdebar, mamaku hanya tersenyum manis saja kepadaku.
Baru kali ini mama membuka bajunya yang hanya ada aku di depannya, biasanya harus ada adik bayi dahulu supaya aku dapat melihatnya.
Mamapun membuka kancingnya yang ketiga dan menyisakan kancing ke empat yang masih melekat.
Aku kini dapat melihat bra warna hitamnya yang tampak kontras dengan kulit payudaranya yang putih mulus dengan urat-urat biru disekitarnya.
Mamaku mulai membuka branya yang mempunyai kait di depan supaya mempermudahnya menyusui adikku.
Akhirnya kedua payudara mama yang mengkal padat berisi terpampang bebas di hadapan anak laki-laki sulungnya tanpa ada kepala bayi lagi menghalangi, membuat penisku langsung tegang di balik celanaku.
Ma, kancing bajunya dibuka semua dong.. pintaku lagi.
Iya-iya, dasar kamu abg mesum setuju mamaku.
Akhirnya mama membuka seluruh kancing kemejanya sehingga kini kemejanya menggantung di tubuhnya memperlihatkan belahan payudara hingga pusarnya untuk bebas aku nikmati.
Udah? Puas? Dasar kamu..terus mau ngapain lagi? tanya mamaku menggoda sambil tersenyum.
Aku yang tidak tahan segera memasukkan tanganku ke dalam celanaku dan mengelus-ngelus penisku, mamaku hanya tersenyum melihat tingkahku dan membiarkanku menikmati pemandangan yang ada di depan mataku.
Ma.. boleh Dio peluk mama? pintaku kali ini.
Ya boleh dong.. masa anak sendiri gak boleh meluk mamanya jawab mamaku.
Aku senang sekali, aku segera mendekatinya dan merangkul tanganku memeluk tubuh mamaku dari depan sehingga payudaranya yang padat tanpa halangan berhimpitan dengan dadaku.
Nikmat sekali rasanya merasakan himpitan payudara mamaku yang menekan dadaku.
Aku memeluknya sambil membelai punggung dan rambutnya begitu juga mamaku.
Cukup lama kami berpelukan seperti itu, hingga aku melepaskan pelukanku.
Mamaku tersenyum kepadaku sambil melepaskan pula pelukanku.
Kenapa sayang? Berdebar gitu dadanya? Hihi tanya mamaku menggoda.
hehe, iya mah.. gimana gak berdebar mah, pemandangannya enak gini, terus susu mama tadi nekan- nekan dada Dio lagi.
Jawabku cengengesan.
Ma, boleh gak Dio lepasin baju sama celana Dio juga? Pintaku.
mau apa sih kamu emangnya? Iya deh, buka aja..sekalian aja dengan celana dalammu, bebasin aja tuh burungmu.. tegang gitu, nafsu ya? jawab mamaku.
Aku yang senang mendangar jawaban mamaku segera berdiri dan membuka baju dan celanaku menyisakan celana dalamku.
Itu kolornya mau mama yang bukain? tawar mamaku.
hehe, boleh mah.. kataku sambil memajukan pinggulku ke arah mamaku.
Dia segera menyeipkan jari lentiknya di sela celana dalamku dan menariknya perlahan ke bawah, memperlihatkan penisku yang telah mengacung tegak dihadapannya.
wah.. udah tegang yah penisnya, gitu amat nafsunya ke ibu kandung kamu sendiri.. ujarnya menggoda.
Aku cengengesan sendiri.
Mau nyusu lagi gak seperti waktu kamu kecil dulu? goda mamaku.

Sumber:Internet