Gelap

Puber Expired Nadine 4

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Puber Expired Nadine 4

. Kugenjot dia semakin cepat dengan posisi aku jongkok dan dia merebah ke samping, sembari tanganku meremas buah dadanya, dia hanya mendesah terus menerus, sampai akhirnya dia mendapatkan klimaks yang kedua, “ouch… brammm… Dapet lagi…” teriaknya, aku sudah tak perduli kalau apa yang kami lakukan terdengar ke tetangga kosku, karena aku yakin mereka pun sudah terbiasa, tersadar dia melihat jam dinding waktu menunjukan pukul 16:10 menit, serontak dia berdiri melepas pejantanku yang masih tegang dari vaginanya dan segera mengenakan seragamnya, “sory bram aku harus balik ke kantor” katanya di sela, setelah ia memakai seragam atasnya saat hendak memakai cdnya, kutunggingkan dia menghadap sofa dan tanpa aba2 kumasukan lagi pejantanku dengan gaya dogy style, “ah…bram…” jawabnya terkejut, “bentar nad aku dah mau keluar” kataku karena aku gak mau cman dia yang menikmati persetubuhan ini, kugenjot secara cepat agar pejantanku segera memuntahkan lahar panasnya, walau sebenarnya aku masih belum mau keluar, “yaudah ayo cepat bram” balasnya, kugenjot semakin crpat sembari meraba dadanya dari luar bra dan seragamnya, “ouh bram… Aku mau dapat lagi” ujarnya terbata2, “bentar nad, aku juga mau nyampek” kupusatkan konsentrasiku agar aku cepet keluar dan gak membuatnya menunggu lama, “jangan bareng bram, ntar aku hamil” takutnya… “Iya nad aku di luar kok, “ah… brammmm…” tiba2 badanya bergetar dan ambruk ke sofa, seketika pejantanku copot dari vaginanya dan dengan terpaksa karena menggantung, kukocok dengan tanganku cepat, beberapa saat muntahlah calon2 keturunanku ke pantatnya, luar lubang anusnya dan meleleh di pintu vaginanya “oghh nad…Setelah beberapa saat, ia bergegas ke kamar mandi untuk membersihka air maniku dari badanya, setelah itu bersiap kembali mengenakan baju dinasnya, akupun segesa bersih2 di kamar mandi dan kembali menenakan baju kerjaku untuk absen ke kantor, setelah sama2 rapi, kami akan berangkat keluar kamar bersama, entah kenapa aku menahanya dan kembali menyandarkanya ke pintu kamarku yang masih tertutup, kembali kulumat habis bibirnya sambul kubisikan “aku sayang kamu nad” “iya bram aku juga sayang kamu, jangan sakiti aku ya” ujarnya, akupun mengangguk tersenyum, tiba2 saat kembali kucium dan kuremas dadanya, dia turun jongkok ke hadapanku dan menurunkan resleting celanaku, dikeluarkanya lagi pejantanku yang sudah bersih dan harum dari sangkarnya dan dikulum hingga tegang kembali, akupun hanya mendesah kenikmatan sambil menahan tanganku ke pintu agar tak ambruk, cepat kuberdirikan dia, kucium lagi sambil kuangkat sebelah kakinya, kugeser ke samping cd tipisnya dan kutusuk lagi pejantanku ke vaginanya, kali ini kami melakukanya dengan berdiri bersandar pintu, “ah…ah… bram terus ayo cepat” aku hanya bisa menciumi bibir dan meremas dadanya dari luar karena lehernya sudah tertutup jilbab dan sragam dinasnya, cepat sekali kugenjot dengan berdiri dan aku sabgat bernafsu sekali untuk membuatnya klimak, akhirnya dia mengejang memeluku dan berkata menggeram “arghhhh brammmm dapet lagiiii” dia pun ambruk memeluku, lunglai lemas denfan pejantanku masih menancap, setelah sadar dari lemasnya, dipukulnya aku sambil tersenyum nakal “kamu jahat bram, aku dah bersih, dah telat malah dikasih lagi” tawanya, “abis aku gemes ma kamu sih” balasku, dia pun segera menciumku lalu meninggalkanku berdiri bengong di dalam kamarku, tak lupa dia berbisik sebelum memacu angsa maticknya, “besok2 lagi ya bram” sambil tersentum nakal, aku hanya tersenyum kentang tak tau harus kuapakan pejantanku yang masih tegak keluar ini…
Sumber:Internet