Gelap
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Suryo 11

. Suryo mengendap endap mendekat kearah suara desahan wanita tadi dia begitu penasaran Siapa yang sedang mendesah di kebon kenapa tidak di sungai apa dikamar mandi pikir suryo.
“Ssshhh… aaaakh… terus terus mmmmhhh… ooohhh… enak banget uuugghh… yang keraasshh… ssssshh… aakkh…” desahan wanita itu semakin jelas di telinga Suryo, ternyata ada di bilik sekatan gubuk tempat menaruh kayu, kalau dari arah suryo berjalan tidak akan terlihat siapa yang lewat dan siapa yang ada di dalamnyaKemudian Suryo agak serong sedikit menuju ke arah depan gubuk itu agar bisa melihatnya dari depan meskipun agak. menjauhi gubuk agar tidak ketahuan“Uuugghh… sayang ayo ayo aakkh… cepetin lagi… ooohhh… ooohhh… aaaa… kkuuuhh gaaakk tahan pingin keluar…” kaki wanita itu membelit punggung lelaki diatasnya yang. sedang mengaduk liang senggama nya agar semakin dalamLelaki itu semakin mempercepat goyangannya membuat wanita dibawah nya semakin keenakan“Ooooh… terus… terus… emut pentilkuuh… ooohhh, aaa.. akkkuu gak tahan lagi… oooohhhh.. aaa.. aaakkuuuh… kell…”Tiba tiba wanita itu badannya kaku… matanya terbelalak.. bibirnya tak kuasa meneruskan katanya… saat dengan jelas nya dia melihat seorang anak muda sudah ada didepan gubuk itu sambil menatapnya tajam, bukan puncak klimaks yang dia dapat, malah tubuhnya seakan mati rasa, hatinya seakan tersayat ribuan pisau, bibir nya kelu.
Dia… dia…hanya itu yang ada di pikirannya tidak bisa melewati kerongkongan maupun bibir nya suara wanita itu, lelaki diatasnya tidak bisa merasakan perubahan pada wanita yang di senggamaainya atau pun merasakan kedatangan seorang pemuda tepat di depan gubuk itu karena lelaki itu sedang mencapai puncak kenikmatan nyaDengan segera tanpa menciptakan bunyi kaki, Suryo meninggalkan gubuk mesum itu, pikiran nya bercampur aduk antara Dendam, benci, jijik dan Nafsu menjadi satu, dia mempercepat langkah menuju rumah nyaSesampainya di rumah Suryo langsung ke belakang rumah mengambil peralatan yang biasa digunakan untuk mengambil air, kemudian dia ke sungai dengan masih kepikiran kemesuman di gubuk tadi sampai2 Suryo tidak begitu sadar kalau dia disapa bibi Ani“Suryo, sesiang hari ini koq bibi gak lihat kamu…” bi Ani menyapa nya, padahal kalau seandainya Suryo sadar pasti dia langsung terangsang karena bi Ani menggunakan baju tanpa lengan dan dia membuka dua kancing bajunya sehingga payudara nya kelihatan kalau dilihat dengan jarak antara keduanya saat iniAkan tetapi jangankan menjawab melihat kearah nya saja suryo tidak, Suryo dengan Ekspresi yang sulit digambarkan berlalu saja turun kearah Sungai pikiran Suryo sangat kalut saat itu.
Kamu kenapa Sur.. kenapa kamu tidak menjawab sapaan bibi ataupun paling tidak melihat ku… apakah bibi sudah tidak pantas kau lihat lagi.. timbul lah kesedihan bibi Ani karena dia dari rumah sudah merencanakan untuk ketemu Suryo dengan pakaian yang belum pernah sekalipun dipakainya diluar rumah, hanya semata mata agar dilihat oleh suryo, karena bi Ani tau bude saroh sedang ke pasarBi Ani kemudian pulang dengan perasaan hati yang sedih karena apa yang diharapkan jauh dari kenyataan nya Suryo seperti tidak menganggapnya“Suryo…” panggil nya lirih saat melangkah. pulang ada setitik air di kedua sudut matanyaSuryo dengan cekatan mengambil air dari sungai sehingga lebih cepat dari biasanya sudah selesai, dirumah dan ditempat budhe Saroh sudah terisi semuanyaSehabis maghrib suryo sudah masuk ke kamarnya, dia tiba2 merasa sangat lelah tanpa hitungan menit matanya sudah terpejam dan jiwa nya sudah melanglang alam mimpiSementara disebuah rumah yang tergolong mewah di dusun itu di kamar utama nya, seorang wanita setengah baya sedang merutuki diri nya sendiri atas apa yang dialami nya tadi di gubuk kayu pinggiran desa sebelah ketika dia sedang Asyik masyuk memadu birahi dengan tiba2 ada seorang pemuda yang melihat nya ditengah tengah akan datang nya puncak klimaks nya, matanya berkaca kaca karena menahan gejolak perasaannya antara takut, terhina, sedih menjadi satu…“kenapa harus dia yang melihat…” gumam nya lirih…” sambil dia mengusap wajahnya dengan kedua tangan nyaKemudian tiba tiba dia agak menyeringai kecil…~bukan aku namanya kalau tidak bisa membuat mu tutup mulut atas kejadian tadi ~batin wanita itu dengan kerlingan dan sesungging senyuman birahi….
Sumber:Internet