Gelap
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Suryo 13

. Dengan dada yang bergemuruh dan tangan agak gemetar bi Ani membuka pelan2 pintu dapur agar tidak menimbulkan bunyi, sambil mengendap endap ke arah suara, sementara desahan budhe Saroh semakin jelas, begitu sangat menikmati membuat kuping bi Ani semakin panas“Uuukkhh… le, eeemmmhhhh… ennaakhh… le… bu, buudee gak kuat lagi le… aaakkkhhh aaakkkhhh, bude aakkh… aaakkhh…”Bi Ani seakan tak percaya, hanya bisa melongo melihat adegan di depannya, bude saroh mendapatkan klimaks nya cairan kewanitaannya benar2 banyak sampai karpet hijau terlihat gelap karena basah oleh cairan kewanitaannya yang keluar, tapi yang lebih membuat dia tercengang budhe Saroh ternyata hanya memuasi diri dengan mencolok colokkan tangan kedalam liang senggama nya, tidak ada Suryo disitu, ternyata dia memuasi diri sambil menghayalkan Suryo sedang menyetubuhinyaBi Ani melihat budhe Saroh hanya memakai bra dan tanpa celana dalam lagi, dia sempat membandingkan payudara nya dengan milik budhe Saroh yang ternyata lebih besar milik budhe hanya saja masih kenceng punya nya sendiri ~ pasti Suryo akan lebih menikmati ketika bermain dengan ku daripada sama budhe ~sambil dia mengulum senyumSetelah melihat budhe. sudah kecapekan bi Ani kemudian mengendap endap keluar dari rumah budhe lalu pulang ~ koq budhe menghayalkan Suryo ya, apa hanya kebetulan ataumemang sudah terjadi apa2 diantara keduanya ~ pikir bi Ani sesampainya di rumahSementara itu Suryo ternyata sedang dirumah, sedang merokok sambil ngopi karena perutnya sudah kenyang, ya kenyang habis maem ditempat budhe ~ uuukkhh tadi belahan Susu budhe begitu jelas dan saat membungkuk tadi… waaah… coba aq bisa ngemutin pentil susunya bude..~ batin Suryo“Le… tadi aku ketemu bulek Nur, dia bilang kamu disuruh nginap dirumah bulek Nur nemenin Aji, sebelum pergi kekota” kata ibu e Suryo“Oh ia ia bu e… kapan bu e ketemu bulek…” jawab Suryo sangat antusias“Ya tadi pas mau metikdaun singkong di sawah e pak joko le” jawab ibu e Suryo“Oh ia ia bu e. kemarin aq di welingbulek katanya ibu dapat pesan apa dari mbah kakung” kata suryo menjelaskan pesan bulek Nur kepada ibu e“ia Sur bu e sudah ketemu bulek Nur koq le, dan pesan itu ibu udah tau” kata ibu eSuryo lega rasanya karena ibu e sudah ketemu bulek Nur2jam yang lalu ketika Suryo tadi dirumah budhe Saroh, ibu nya ke sawah garapan suaminya yaitu milik pak joko yang tuan tanah itu untuk mengambil daun singkong untuk dimasak“Yuu (panggilan untuk sesama wanita yang usia diatasnya)…” panggil bulek Nur“Eh ia Nur.. ada apa.. gimana kabar mu.. sehat to?” jawab ibu e Suryo sambil nanyain kabar ke ibue Aji“ia sehat yu.. aq mau ambil daun pisang yu.. buat bungkus buntelan (makanan khas jawa yang rasanya manis dari adonan tepung beras dan gula jawa yang dikukus)” jawab bulek Nur“ya syukur Nur kalo sehat, kabar tole gimana?” ibu e Suryo nanyain Aji“Aji juga sehat yu.. itu lagi metik cengkeh di kebon nya pak joko… Oh ia yu aq kemarin malam seperti didatangi mbah kakung yang mengabarkan kalau bakalan akan datang jago wiring kuning yang akan muncul di daerah ini yu…” bulek Nur menjelaskan mimpinya kepada ibu e Suryo“Lho… koq yo podo (sama) aq juga didatangi mbah kakung. dengan pesan yang persis seperti itu…” jawab ibu e Suryo“Kira kira siapa ya Yu… aq koq penasaran, apa Yu pernah liat pemuda disini yang wajahnya sangat tampan, atau pernah dengar gitu?” Tanya bulek Nur“Kalau aq malah pertamakali ngira itu ya Si tole, dia itu ganteng lo Nur.. tapi koq katanya suryo tole udah saatnya kamu suruh ke kota.. ia po?” Kata ibu e Suryo“ia yu… sudah saatnya (dengan mimik muka yang agak masygul) yu.. itu sudah suratan perjalanan hidup yu,” bulek Nur mengiyakan“Sabar Nur.. Aji milikmu seberapa jauh dia melangkah pasti akan kembali kepada mu hanya kita yang tau Nur rahasia itu” ibu e Suryo cepat2 menghibur bulek nur karena itu sesuatu yang sangat sangat rahasia **“ia yu… hanya Yu lah yang tau apa yang sebenarnya terjadi” timpal bulek Nur“Ngomong2 soal jago. wiring kuning tadi gimana Nur.. apa kamu tertarik juga jika dia memang sudah muncul… hehehe?” Tanya ibu e Suryo sambil terkekeh agar mencairkan suasana dan memancing reaksinya bulek Nur“entah lah yu aq sendiri juga gak tau tertarik apa tidak, tapi eyang kakung dulu kan cerita kalau si jago wiring kuning itu pasti *nebar lan narik roso* kepada wanita setengah baya seperti kita Yu” kata bulek NurMereka berdua terkekeh bersamaan“Yu… dibilangkè ke Suryo ya nanti malam suruh tidur kerumah ya, nemenin Aji dia mau melepas kangen sebelum berangkat ke kota “imbuh bulek Nur“Oh yo gampang wes kalo soal itu, ya wes aq tak pulang dulu mau ini nyayur daun singkong” ibu e Suryo Sambil mengikat daun singkong“Ya udah yu.. kalo gitu salam buat bapak e tole ya Yu…” bulek Nur kirim salam buat suaminya“Yo yo… tak duluan ya…”☆☆☆☆SekarangSuryo masih nyantai di amben (kemungkinan bale2)“Bu e… mbah kakung pesen opo to bu e…??” Tanya Suryo kepada ibu e“Kui pesen kanggo wong tuo kok le le…” jawab. ibu e…“Mbah kakung koq gak kasih pesen ke aq ya bu e…?” Tanya Suryo“Oalah le… le… kamu itu koq lucu…” jawab ibue Suryo sambil tertawaTak terasa Suryo ketiduran sampai menjelang sore, baru di dibangunkan sama ibue untuk rutinitas biasanya mengambil air di sungai, dan stelah semua terisi kemudian Suryo menuju ceruk batu tempat biasa dia mandi, hari menjelang maghrib, badan Suryo merasakan dingin nya cuaca kemarau jika mulai malam.
Tiba tiba…“Anggeeer… Suryo… delok e mripat ingsun ngger…” (ananda… Suryo.. lihatlah mataku nanda)Tubuh Suryo seketika kakuDan…Mata Suryo…
Sumber:Internet