. Kisah ini bermula ketika tetangga baru di sebelah rumah gue bercerai dengan istrinya dan menikah lagi.
Nama gue Roy gue mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri.
Gue sering memperhatikan istri tetangga baru gue itu, sebut saja namanya tante Evi, tante Evi ini berumur 34tahunan tetapi dia memiliki body yang bagus, mungkin saja karena profesi dia sebagai pimpinan salah satu kantor cabang bank swasta jadi rajin merawat tubuhnya.
Ketertarikan gue bermula ketika suatu hari diminta tolong olehnya, tepatnya pada malam hari doi meminta gue untuk mengantarnya ke kantor esok pagi dan gue mengiyakan, dan awalnya gak ada niatan jahat.
Pas pagi harinya gue menepati janji gue, gue samper ke rumahnya, sesampai di rumahnya, doi menyuruh gue masukOh Roy ya? Masuk dulu sini, tante masih belum siap.
gue pun duduk di ruang tamunya dan disediakan minum, pada saat doi menaruh minuman di meja, terlihatlah belahan dadanya yang membuat gue meneguk ludah sendiri.
di minum dulu teh hangatnya Roy, pasti belum sarapan ya? Mau dibuatin roti panggang?…sontak gue pun tersadar.
gak usah tante, teh aja cukup.
perasaan rumahnya sepi banget tan? Tanya gue.
iya Roy, maka dari itu tante meminta antar kamu semalam, om lagi ada tugas keluar kota, terus fia (anak si tante) udah berangkat tadi sama jemputan.
Tak lama setelah asyik berbincang tante pun teringat bahwa doi harus pergi ke kantor.
Si tante ini baru punya anak satu tapi memiliki body yang bagus meskipun udah menginjak umur 30+.
Gue jadi kepikiran dengan apa yg gue lihat tadi, andai saja gue bisa meramasnya…Setelah menunggu beberapa menit akhirnya si tante sudah siap untuk berangkat, menggunakan sepeda motor gue mengantarkannya ke kantor, selama di perjalanan gue banyak membuka pembicaraan dengan si tante sekedar untuk mengakrabkan diri.
Setelah kejadian hari itu gue sering memperhatikan dan mencuri-curi pandang ke tante dari meminjam hpnya diam2 untuk mentransfer foto doi buat bahan gue berfantasi.
Hingga suatu hari ketika suaminya tugas keluar kota gue diminta untuk kesekian kalinya, melalui aplikasi messenger doi menghubungi gue.
Roy ada di rumah gak?Saya masih di kampus tante, ada apa?Malam mini ada di rumah kan? Tante mau minta tolong, keran air di rumah tante rusak, sementara om lagi keluar kotaIya tante saya usahakan mala mini ke rumahSeiring berjalannya waktu, gue pun sampai di rumah, setelah membersihkan diri, gue menuju rumah tante Evi.
Permisi.. ucap gue di depan pagar rumahnya.
Buka aja pagarnya Roy gak dikunci kok balas si tante dari depan pintuPenampilan tante Evi malam ini cuku menyita perhatian gue, menggunakan daster dan sepertinya tidak memakai bra, samar-samar putingnya nyeplak.
Gue langsung menuju kamar mandinya untuk membetulkan keran air yang rusak, setelah selesai gue pun meminta izin ke kamar mandi, bilangnya sih buang air padahal tujuan gue berfantasi membayangkan tante Evi yang gue lihat mala mini.
Pas keluar dari kamar mandi alangkah kagetnya gue melihat tante Evi mengotak-atik hp gue, gue pun cemas, karena mentransfer foto2nya ke hp gue secara diam-diam.
Dan benar saja tante Evi bertanyaKamu diam2 ngopy foto tante ya? Buat apa Roy?Gue pun terdiam …Iya tante, mmmh gak buat apa-apa.
ayo jujur sama tante, kalo gak buat apa-apa kok sebanyak iniGue memberanikan diri untuk jujur dan siap menerima resikonya mungkin tante Evi akan marah sama gue..Iya sebenernya buat fantasi Roy aja tantefantasi apa maksud kamu?Yah biasalah… sebagai cowok normalTante pun beranjak dari sofa dan menghampiri gueSini balikin hp Roy tante pinta gueTante balikin asal kamu tunjukin fantasi itu ke. tante balas si tanteGue mengahmpirinya dan langsung menyosor bibirnyaMmmh Roy acchhh, apaa apaan kamu, kalo kamu macem-macem tante teriak ujar tanteIni fantasi Roy tante, katanya suruh tunjukin jadi tante terima aja, toh tante yang mintaTapi royyy uhh acchhh, janganhhh disinihhhGue pun menyeretnya ke kamar doi dan menutup pintu.
Sambil menciumi bibirnya gue mengluarkan mr.
P gue dan mengocoknya, gue pun keluar dan cairan mani mengenai dasternya, setelah si tante menyadari dasternya terkena air mani gue, doi mendorong gue dan langsung meraih mr.
P gue lalu mengulumnya dengan liar, uuuucccchhhh ahhhhhh erang gue.
Setelah 10 menit mengulum gue, gue pun mau keluar untuk kedua kalinya, dengan egois gue tekan kepalanya hingga ujung mr.
Kontol kamu enak juga Roy ujar si tante sambil mengelus-ngelus mr.
p guejadi gimana setelah tante tau fantasi Roy? Tanya guekalo tau gini kamu gak perlu fantasi Roy balasnya dengan senyuman.
Kita pun berciuman… setelah beberapa lama gue meminta izin untuk pulang.
R: Udah malem tan, Roy pulang ya tanE: jangan dong, kamu tidur disini ajahhR: Gak bisa tan, waktunya belum pas, nanti ketahuan mamah Roy, gimana kalo besok aja? Roy pulang kuliah agak malem dan langsung ke rumah tante?E: Maksud kamu??R: Iya jadi Roy gak pulang ke rumah, Roy pulangnya ke rumah tante tapi agak malem biar tetangga pada tidur duluE: Ohhh gitu, tante ngerti, yaudah tante tunggu ya Roy besokCiuman perpisahan dari tante pun diberikan ke gue, dengan pandangan genitnya doi mengusap mr.
P gue dari luar celana.
Keesokan harinya gue semakin gak sabar, dan pura-pura bego ke si tante, gue chattingan intens dengan tante Evi.
R: Kenapa sih tan kok Roy disuruh nginep?E: Kamu gak sabar ya?? Nanti juga kamu tau.
Tante punya kejutan buat kamuR: Kejutan apasih? Kan Roy gak ulang tahunE: Ah kamu Roy, sabar ya nanti malem kamu pasti seneng :*Malam hari pun tiba dengan semangat 45 gue melesat menuju rumahnyaSesampainya di rumah tante, pagernya sudah terbuka dan gue mamtikan mesin motor gue beberapa meter sebelum tkp.
Singkat cerita gue pun masuk ke rumahnya dan numpang mandi.
(Badan gue udh bersih dan siap tempur) *batin gue dalam hatiMalam ini tante Evi hanya menggunakan lingerie saat menyambut gue pas keluar dari kamar mandi.
Reflek gue melumat bibirnya dan memeluknya bagaikan pasangan di mabuk asmara.
R: kamu mau ngasih aku kejutan apa sayang? Tanya gue dengan polosnyaE: Hihihi… mala mini aku milikmuTanpa basa basi gue menyeret tante ke kamarnya, mengulumnya dengan penuh nafsu satu demi satu gue lucuti lingerienya, gue jelajahi tubuhnya dengan lidah, tante pun mengerang kegelian, gue hisap pentil toketnya yang berwarna pink agak kehitaman, gue remas dengan gemas, dan tak lupa memberi tanda di kedua gunung indah tersebut.
Vagina tante sangat indah, dengan bulu tipis diatasnya membuat gue semakin liar mengocokkan jemari kedalamnyaUuuccchhh ahhhhh ouuccchhhh yessss *rintihnya ketika jari dan lidah gue memainkan vaginanya.
gue jilat dan mengocok lubang analnya dengan jari, tante pun semakin menjadi-jadiE: Yesss uuccchhhhh aaahhh hhhahhh sebelah situhhh terussshhhE: Accchhh Roy sayaaannnggghhhhh uccchhh ahhhh ahhh, nikmaaaadddhhhhE: iyach roy disituhhh teruuussshhhhh ouucchhh acchhhh aaccchhhhh uuuuuhhhhhuuuuhhhh, enaaaaakkkhhh sayaaaannnggghhhh *sambil ditekannya kepala gue ke vaginaCairan kenikmatan pun keluar dari vagina tante, yang membuat gue gak memberhentikan permainan lidah gue di vagina tanteE: aaaaaaaaahhhhccchhhh *rintihnya lanjutBadan tante pun menggelinjangSetengah jam berlalu gue mengoralnya… gue membimbingnya. untukMengoral gue, mr.
p yang sudah tegang sedari awal masuk rumah tante pun diremasnya lembut, berbeda dengan gue, tante mengoral gue dengan lembut yang membuat gue bagaikan di surga, gue hanya bisa memejamkan mata dan menikmati kenikmatan yang diberikan tante.
Tak lama gue pun menarik tante dan menuntunnya untuk doggy.
Bleeeesssss *mr.
P gue telah masuk vaginanyaOucccchhh *rintih tanteeeeMenggoyangnya pelan2, sambil menampar pantat tante yang indahhhR: akuhhh sayanghhhh tantehhhE: ouch babyhhh, I lovehhh youuuhhh soouhh muccchhhhR: Ouuccchhh yessshhh myyy loveehhh, ohh yessshhhh, ouuuccchhhE: yyyessshhh I’mhhh yoursshhh hhhhh hhhh, right there right there, don’t stop pleassseehhhh uuuuhhhhh yessshhhhhhR: rrrhhhhh I wanna cummm babyhhhh uhhhh yessshhhE: waittthhhh uuuhhhhhhh, fuckkk meeehhh yessshhhhDengan cepat gue mengganti posisi MOT, karena menurut gue paling enak keluar dengan posisi initante menggunakan ludahnya membasahi vaginannya, lalu gue memasukkan lagi mr.
P gueE: uuuuhhhh yesssshhh, uuhhhhhhuuhhhh uhhhhh ouuuucchhhhhR: yessshhhhh babyhhh uhhhhh I wanna cummmhhhE: bhareennngghhh sayaannnggghhhh dikittthhh laagghhhgiiihhhR: rrrhhh oooouuuuccchhhhE: akuuhhhh keluaarhhhhh cintaaahhhkuuuhhhR: ohhhhh yessssshhhh, waithhh wait waitE: aaaaaaaaaccccchhhh *dengan mata terpejam tante menggelinjang lagiR: ooooooouuuuuuuuccccchhhh, good hhhhhh *terasa cairan hangat menyembur mr.
P gue saat gue mengeluarkan cairan mani di dalam vagina tanteE: akkkuuu saaayyyyaaannnggghhh kamuuuuu *sambil berciumanGue pun mencabut mr.
P dan mengarahkannya ke bibir tante Evi, lalu gue Tarik kakinya hingga vaginanya diatas kepala gueAhhhh nikmatnya lubang kenikmatan tante Evi.. gurih terassssaaa.
Kejadian malam itu berlangsung hingga pukul 4 pagi dan kami mencoba berbagai posisi, kamipun tertidur.
Selama 6 bulan tante Evi dan gue melakukan itu tante Evi pun memberitahu gue kalau dia hamil sudah 2 bulan, gue pun mengajaknya ke hotel untuk merayakannya.
Gue pun bangga menjadi ayah biologis dan tetap melanjutkan hubungan itu dengan tante Evi yang gue cintai.
Sumber:Internet