Gelap

Tante Vida Yang Sintal

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Tante Vida Yang Sintal

. . Nama saya Dodi.
Sekarang saya masih kuliah di Universitas dan Fakultas paling favorit di Yogyakarta.
Saya ingin menceritakan pengalaman saya pertama kali berkenalan dengan permainan seks yang mungkin membuat saya sekarang haus akan seks.
Waktu itu saya masih sekolah di salah satu SMP favorit di Yogyakarta.
Hari itu saya sakit sehingga saya tidak bisa berangkat sekolah, setelah surat ijin saya titipkan ke teman terus saya pulang.
Ketika sampai di rumah Papa dan Mama sudah pergi ke kantor dan Mama pesan supaya saya istirahat saja di rumah dan Mama sudah memanggil Tante Vida untuk menjaga saya.
Tante Vida waktu itu masih sekolah di sekolah perawat.
Sehabis minum obat, mata saya terasa mengantuk.
Ketika mau terlelap Tante Vida mengetuk kamarku.
Dia bilang, "Dod, sudah tidur?"Saya jawab dari dalam, "Belum, tante!"Tante Vida bertanya, "Kalau belum boleh tante masuk.
"Terus saya bukakan pintu, waktu itu saya sempat kaget juga melihat Tante Vida.
Dia baru saja pulang dari aerobik, masih dengan pakaian senam dia masuk ke kamar.
Walau masih SMP kelas 2 lihat Tante Vida dengan pakaian gitu merasa keder juga.
Payudaranya yang montok seperti tak kuasa pakaian senam itu menahannya.
Kemudian dia duduk di samping.
Dia bilang, "Dod, kamu mau saya ajari permainan nggak Dod?" Tanpa pikir panjang, saya jawab, "Mau tante, tapi permainan apa lha wong Dodi baru sakit gini kok!"Tante Vida berkata, "Namanya permainan kenikmatan, tapi mainnya harus di kamar mandi.
Yuk" Sambil Tante Vida menggandeng tanganku masuk ke kamar mandi saya.
Saya sih mau-mau saja.
Kemudian mulai dia melorotkan celana saya sambil berkata, "Wah, burungmu untuk anak SMP tergolong besar Dod.
" Tante Vida terkagum-kagum.
Waktu itu saya cuma cengengesan saja, lha wong hati saya deg-degan sekali waktu itu.
Terus dia mulai membasahi kemaluan saya dengan air, kemudian dia beri shampo, terus digosok.
Lama-lama saya merasa kemaluan saya semakin lama semakin keras.
Setelah terasa kemudian dia melucuti pakaiannya satu demi satu.
Ya, tuhan ternyata tubuhnya sintal banget.
Payudaranya yang montok, dengan pentil yang tegang, pantat yang berisi dan sintal kemudian vaginanya yang merah muda dengan rambut kemaluan yang lebat.
Kemudian dia berjongkok, setelah itu dia mengulum penis saya, dadanya yang montok ikut bergoyang.
Dada dan nafasku semakin memburu.
Saya cuma bisa memejamkan mata, aduh nikmatnya yang namanya permainan seks.
Kemudian, saya nggak tahu tiba-tiba saja naluri saya bergerak.
Tangan saya mulai meremas-remas dadanya, sementara tangan saya yang satu turun mencari liang vaginanya.
Kemudian saya masukkan jari saya, dia meritih, "Akhh, Dodi!" Saya semakin panas, saya kulum bibirnya yang ranum, saya nggak peduli lagi.
Setelah bibir, kemudian turun saya ciumi leher dan akhir saya kulum punting susunya.
Dia semakin merintih, "Aakhh, Dodi terus Dod!" Saya nggak tahu berapa lama kami di kamar mandi, terus tahu-tahu dia sudah di atas saya.
"Dodi sekarang tante kasih akhir permaianan yang manis, ya?" Dia meraih kemaluan saya yang sudah tegang sekali waktu itu.
Kemudian dimasukkan ke dalam vaginanya.
Kami berdua sama-sama merintih, "Akhh! Lagi tante.. lagi tantee.
" Terus dia mulai naik turun, sampai saya merasa ada yang meletus dari penis saya dan kami sama-sama lemas.
Setelah itu kami mandi bersama-sama.
Waktu mandi pun kami sempat mengulangi beberapa kali.
Setelah itu kami berdua sama-sama ketagihan.
Kami bermain mulai dari kamar saya, pernah di sebuah hotel di kaliurang malah pernah cuma di dalam mobil.
Rata-rata dalam satu minggu kami bisa 2-3 kali bermain dan pasti berakhir dengan kepuasan karena Tante Vida pintar membuat variasi permainan sehingga kami tidak bosan.
Setelah Tante Vida menikah saya jadi kesepian.
Kadang kalau baru kepingin saya cuma bisa dengan pacar saya, Nanda.
Untung kami sama-sama tegangan tinggi, tapi dari segi kepuasan saya kurang puas mungkin karena saya sudah jadi "Hiperseks" atau mungkin Tante Vida yang begitu mahirnya sehingga bisa mengimbangi apa yang saya mau.
Nah, buat cewek-cewek atau tante-tante bermukim di Yogya yang sama-sama tegangan tinggi, kapan-kapan kita bisa saling berkenalan dan berhubungan.
Mungkin kita bisa bermain seperti Tante Vida.
TAMAT.
.
Sumber:Internet