Gelap

Tetanggaku Ternyata Seorang Selebgram

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Tetanggaku Ternyata Seorang Selebgram

. . . . . . . . . Tetanggaku ternyata seorang selebgram. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . by. . . . . . . Perkenalkan nama gue setya,seorang karyawan salah satu perusahaan swasta di ibu kota jakarta di usia yang tergolong cukup matang untuk ukuran seorang pria yaitu 31 gua saat ini single,dengan kesibukan pekerjaan yang kadang bikin gua lupa kalau di usia gue yang sekarang seharusnya sudah harus menikah.
Singkat cerita ketika gua pulang kerja di pukul 17:00, Sialan jalanan macet banget yaa apa karena besok hari weekend ya,gue udah pengen cepet pulang .
hari ini lelah banget ,gerutu dalam hati Setelah melewati kemacetan ibu kota jakarta,akhirnya gua sampai di rumah yang mana rumah gue ini bisa dibilang terletak disalah satu perumahan elite di salah satu daerah di kota jakarta.
Ketika gua turun dari mobil,dan menutup gua langsung tertuju ke salah satu rumah tepat disamping rumah yang gua nya tampak asing,fikirku dalam hati mungkin pindahan baru kali ya.
sejenak ketika terfokus melihat mereka,tak kemudian ada sesosok pria menghampiri gua Mas,kenalkan saya budi yang akan tinggal di tinggal di sebelah rumah saya ya?tanya pak budi ke gua Setya : oh iya pak,saya tinggal disi saya setya.
Budi : baik mas setya,salam kenal ya.
oh iya kenalkan ini istri saya resty Seketika pandangan gua terfokus ke sosok wanita yang barusan pak budi kenalkan.
sosok berhijab,modis,dengan proporsi badan yang indah Resty : kenalkan mas ,nama saya resty.
(Sambil mengulurkan tangan untuk perkenalan pertama) Setya : eh iya bu resty salam kenal .
(Gila sih ini ,sosok pak budi yang dari segi usia sudah berumur punya istri spek model gini mana masih muda,apakabar gua yang masih jomblo) Resty : panggil mba aja mas,celetuk dia Setya : oh baik mba resty. Budi : ya udah mas,takutnya mau istirahat ya sehabis pulang kerja Setya : baik pak budi,mari saya masuk duluan sambil berjalan menuju pintu rumah,fikiran gua masih tertuju ke sosok resty ,wanita yang barusan kujumpai dan sekarang dia menjadi tetangga baruku.
Berikut foto resty,ketika awal pertemuan dengan gue Tak terasa waktu sudah pukul 20:00,dan entah kenapa badan ini terasa lelah sekali yang tidak terasa mata ini sudah mulai terpejam.
Keesokan harinya…. Hari ini kebetulan hari sabtu,gua selalu melakukan rutinitas untuk olahraga pagi .
ya minimal joging lah ya,sambil cuci mata keliling daerah jakarta,terus sekitaran komplek Dan ketika waktu sudah menunjukan pukul 7 pagi ,gua putuskan untuk balik kerumah.
ketika melewati rumah pak budi,kulihat dia sudah rapi seperti mau melakukan perjalanan jauh.
ketika berjalan menghampiri gua langsung buka obrolan. Setya : selamat pagi Pak,mau kemana ini kalau boleh tau sudah rapi begini? Budi : ini mas ,ada acara meeting sama klien keluar kota Setya : eh padahal hari weekend pak,becanda ku ke pak budi Budi : haha iya nih mas,biasalah klien vip .
timpal balik candaan dia ke gua Setya : keluar kota sama ibu resty Pak?. Budi : oh engga mas,dia ada kegiatan hari ini jadi ngga ikut Resty : Papah,ini bekel sarapan nya buat dijalan.
Budi : oh iya mah,hampir papah lupa bekel sarapan nya Resty : eh ada mas setya,udah dari tadi mas? Setya : ngga ko mba,kebetulan aja saya abis joging.
terus pas lewat,lihat pak budi udah rapi banget Resty : oh iya nih,bapak mau berangkat keluar ko saya mau ikut,cuman ada kegiatan hari ini Setya : oh gitu mba. Pagi pagi sudah di suguhi pemandangan yang bikin mata langsung cerah,sungguh indah ciptaan mu tuhan.. budi : ya udah mah,papah berangkat dulu ya.
Resty : ok pah,hati hati ya.
kabarin kalau udah sampe Budi : mas setya,saya jalan dulu ya Setya : baik pak,hati hati Disaat pak budi berangkat,kenapa tiba tiba muncul fikiran kotor ku.
mengingat bu resty sendiri dirumah nya Resty : oh iya mas,aku duluan masuk ya kedalem Setya : oh iya mba resty. Ketika baru beberapa langkah gua mau masuk kerumah, Aduhhh… (suara teriakan mba resty terdengar). Spontan gua langsung melirik dan menghampiri mba resty. Setya : mba kenapa?. Resty : mas,barusan aku kepleset kayanya kaki aku kseleo deh.
aku ga bisa berdiri.
boleh minta tolong bantuin aku berdiri ngga mas buat aku masuk ke rumah Setya : oh baik mba,langsung gua mengulurkan tangan membantu mba resty berdiri untuk bisa masuk kerumah nya Ketika mencoba beberapa langkah masuk kedalam rumahnya, Resty : Aduh mas,kaki aku sakit banget (hampir terjatuh kembali) Untung gua sigap menahan mba resty agar tidak terjatuh,tanpa sengaja tangan gua menyentuh pinggiran payudara dia.
disitu gua langsung berfantasi,mba resty punya payudara yang terlanjut besar walaupun tertutup dengan hijab. Setya : maaf mba,ngga sengaja barusan tangan saya kena mba Resty : oh iya mas gapapa,ini kan gara gara aku ngga bisa berdiri mas.
makasih ya udah nahan aku biar ngga jatoh Ini mulustrasi outfit resty disaat itu. Setelah berusaha menahan sakit melangkahkan kaki menuju rumah,akhirnya sampailah didalam rumahnya.
Setya : mba,ini kayanya harus dipijit deh kaki nya biar ngga bengkak Resty : iya ya mas,tapi daerah sini ada yang bisa mijit ngga ya? Setya : daerah sini kayanya ngga ada mba,tapi kalau mba ngga keberatan saya bisa mijit ko Entah setan mana yang membisikan ide kotor ini,gua coba cari kesempatan dalam kesempitan Resty : oh mas setya bisa mijit?tapi ngerepotin ngga?. Setya : ngga ko mba,masa ngerepo minyak atau lotion ngga mba? Resty : oh itu ada mas ,ada di deket jadi nyuruh mas setya Setya : oh gapapa ko mba. Disaat gua melangkah mengambil lotion samping tv,kaki gua seperti menginjak sesuatu berbentuk gua melihat apa yang gua injak,gua kaget.
ternyata itu adalah dildo,fikiran gua langsung berfanta pak budi ga bisa muasin resty ya?wah bisa kali ya (akal jahat dan mesum gua seketika muncul kembali). Resty : mas,ada ngga lotion nya? Setya : oh ada mba,ini ketemu.
(gua bakal pura pura ngga melihat dildo yang tadi gua injak) Setya : mba aku mulai ya mijit nya,tahan ya mba mungkin aga sedikit sakit Resty : ok mas,pelan pelan ya Gua sedikit cerita,kenapa bisa mijit.
dulu pernah punya temen kantor punya skill pijit,dan dulu sering minta tolong ke dia kalau misal kseleo atau ada masalah dengan sekalian belajar dan sampai sekarang punya skill terpendam mijit. Resty : aduhh mas,sakit banget Setya : tahan ya mba,nanti juga enakan.
Kuperhatikan ekspresi wajah resty yang menahan kesakitan,dengan mata terpejam tangan sambil memegang bantal kur makin membuat fikiranku berfanta gua kerjain aja ya,gua bakal pake skill buat bikin resty horny aja kali ya. Setya : gimana mba udah aga enakan kaki nya?. Resty : eh iya ya mas,kaki aku yang tadinya sakit sekarang udah enakan Setya : syukurlah mba,kalau udah enakan kakinya,mau sekalian terapi kaki ngga mba?kaya pijit refleksi kaki biar badan jadi enakan khusunya di kaki Resty : oh mas setya bisa refleksi kaki juga?,boleh mas kalau ngga ngerepotin Resty : oh iya mas,mas setya itu umur berapa sama kerja dimana emang? Setya : oh aku umur 31 mba,kerja di perbankan swasta .
kalau mba umur berapa dan kerja dimana? Resty : oh 31,aku 30 mas.
beda dikit ya.
hehe Kalau aku kerja jadi konten kreator gitu mas,iklanin produk gitu Setya : oh selebgram berarti ya mba?. Resty : iya mas,ya kalau lagi ada job ya syukur al ngisi waktu luang aja Setya : aku mulai refleksi nya ya mba. Gua bakal bikin resty horny,gua pengen lihat ekspresi resty nahan pijit titik tertentu yang bikin resty keenakan Resty : eh eh masss,enak ya refleksi nya (aduh kenapa aku jadi keenakan gini ya,rasanya ada sesuatu yang bikin cenut cenut)ucap dalam hati resty Gua melanjutkan pijitan refleksi gua,sesekali gua melihat ekspresi dia.
gua lihat,dia mulai mengigit bibir nya,menahan sesuatu yang sepertinya akan meledak Resty : aduh mas udah pijitnya (kalau gini terus miss v aku bisa basah dan squirt) ucap dalam hati. Gua pura pura ngga denger,dan terus melanjutkan refleksi di kaki nya.
dan sekarang gua pijit titik yang bakal bikin dia makin gua lihat wajahnya makin memerah dengan ekspresi binalnya Gua udah nebak,ini cewe pasti liar .
dengan tadi gua menginjak dildo nya.
Resty : mas setya udah mas,udah cukup ya refleksi nya (ini cairan udah di ujung miss v,kalau dilanjut aku bakal squirt) ucap dalam hati Gua akhiri pijat refleksi nya,biar dia kentang nahan orgasm nya.
biar lain waktu dia sendiri yang minta ke gua haha Setya : mba resty,mba res udah selesai pijit refleksi nya.
mba keringetan kenapa sama wajahnya merah? Resty : ehh,eh ngga ko mas gapa gerah aja.
makasih ya mas udah pijit kaki aku dan sekarang udah enakan (aduh hampir aja aku squirt,tapi kenapa aku kesal ya.
apa karena kentang ngga jadi squirt.
)mikir apa sih aku,ucap dalam hati Setya : ya udah mba,aku pamit pulang ya.
hati hati jalan nya mba,jangan terlalu banyak gerak biar istirahat dulu kaki nya Resty : makasih ya mas. Ketika mas setya sudah pulang,kututup pintu rumah dan aku kunci.
kembali ku duduk dikursi, setya : gua ngga akan pulang dulu,mau coba nguping apa pijitan gua berhasil Terdengar kecil lirih suara wanita mendesah. Resty : ah kentang banget,tadi udah diujung lanjut aja lah ya.
tanganku meremas payudara kiri dan kanan sambil mengarahkan tangan yang satunya untuk melakukan masturbasi di miss v Aahh ahhhh aahhh ahhh,miss v ku sudah basah memainkan klitoris miss v ku sendiri sampai akhirnya aku mencapai orgasm.
Langsung kuberjalan menuju ruang tamu menuju toilet,dan seketika aku kaget melihat dildo tergeletak di lantai dekat tv tempat tadi mas setya mengambil lotion Resty : apakah mas setya melihat dildo ini?. Bonus foto resty. Next lanjut di episode selanjutnya. .
Sumber:Internet