Gelap

Tragedi Telat Cabut 32

🇮🇩 Indonesia
Kecepatan: 1.0x
Status: Siap
×

Bantuan pengaturan pemutaran

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tapi tetap tidak bisa putar, cek pengaturan Ponsel/PC Anda.
Pastikan mesin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin Anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lainya

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Keluaran Teks-ke-Suara.
Jika tidak ada, Pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih text-ke-suara atau text-ke-ucapan, atau yang mirip itu.
Untuk menambahkan bahasa, klik ikon gear ⚙ > install data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Pengaturan > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan/Konten lisan
Atau pengaturan > kotak pencarian di atas > masukan "konten yang di ucapkan/konten lisan" enter
Untuk tambahkan bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Pengaturan Sistem > Aksesibilitas > Konten yang Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mulai > Pengaturan > Waktu & Bahasa > Ucapan atau Speech.
Windows 7 & 8
Control Panel > Ease of Acces > Speech Recognition > Text to Speech
Windows XP
Start > Control Panel > Sounds, Speech, and Audio Devices > Speech
Windows 2000 & ME
Start > Settings > Control Panel > Speech
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Harap cari pengaturan untuk aktifkan text-to-speech di mesin pencari, seperti Google, Bing, dll

Catatan Untuk saat ini, halaman ini bekerja sesuai mesin dari perangkat anda.
Jadi suara yang di hasilkan, mengikuti mesin TTS dari perangkat anda.

Tragedi Telat Cabut 32

. Suara adzan magrib membangunkan saya dari tidur nyenyak nikmat sehabis bersetubuh dengan ibu mertua saya.
Masih setengah sadar mata saya terbuka melihat langit sudah mulai berwarna orange dari balik ventilasi.
Terasa hangat dan lembut sentuhan kulit ibu mertua yang terlelap manja di dada saya.
Kami masih telanjang bulat, terhanyut berpelukan mesra seperti pengantin yg baru saja menuntaskan malam pertamanya.
“Bu.. Bangun dulu.. Sudah magrib bu..” ujarku pada ibu mertua sambil membelai kepalanya.
Ibu mertua pun tersentak kaget, mengigau menyebut nama bapak mertua saya lalu kembali menggeliat kembali memeluk saya.
Saya dekap erat beliau yang terisak bersembunyi di dada saya.
“Ibu kenapa?” tanyakuBeliau hanya diam dan mempererat pelukannya.
Kriiiing… kriiiing hp saya berbunyi memecah keheningan kami.
Ternyata istri saya yang menanyakan keberadaan saya sekaligus minta izin mau ke kampung sama bapak mertua.
“hmmm baguslah, berarti selama istri di kampung saya bebas untuk berduaan sama ibu mertua” fikir saya dalam hati.
“Kenapa istrimu?” ibu mertua saya bertanya.
“dia mau ke kampung sama bapak bu..” jawab saya.
“ohh.. Sudah jadi kamu transfer?” tanya ibu mertua“oh iya biar saya transfer sebentar bu” ujar saya sambil mengambil gadget dan mentransfer ke rekening ibu mertua sebanyak 10juta.
Kemudian ibu mertua berdiri dan melilitkan handuk ke tubuh bugilnya lalu duduk di depan meja rias.
“ibu sekarang udah jadi pelacur ya” ucap beliau lirih“jangan ngomong gitu bu, aku g suka” jawabku“ya kan apa bedanya, kamu pria ke empat yang bayar tubuh ibu..” jawab beliau sedih.
Saya pun bangkit dan berdiri di belakang ibu mertua lalu mendekapnya.
“ibu kenapa begini? Ujar saya membelai kepala beliau.
“g apa kok, ibu cuma menyesali nasib aja.
Bapak mertuamu, Herman dua lelaki yg ibu cinta sekarang sudah g peduli ibu lagi.
Ibu berharap bapak mertuamu marah saat mergokin ibu berzina tadi, tapi toh dia g peduli.
Sementara Herman, menghilang tanpa jejak.
Saat ini ibu adalah wanita hina yang melacurkan diri sendiri, menghinakan martabat sendiri di usia yang sudah senja ini” beliau terisak.
“sudah bu.. Sudah.. Ibu jangan sedih, masih ada saya disini bu, lelaki yg menyayangi ibu..” ujar saya speak iblis menenangkan beliau.
“ahh kamu ujungnya mah cuma ngentot doang” ujarnya sambil mencubit saya.
“hehe gitu dong bu jangan sedih” jawab saya senang.
“ya sudah ibu mandi dulu ya.. Biar bisa shalat magrib” ujar beliau“mandi berdua ya bu ..” bujuk saya.
“OGAH” ujar beliau sambil berlalu.
Saya pun tertawa dan ke ruang tengah sambil merokok, namun kode keras dari ibu mertua membiarkan pintu kamar mando terbuka.
Hahahaha.. I’m coming baby.. Saya berlari ke kamar mandi..
Sumber:Internet