. Elusannya mengarah ke selangkanganku, aku mengangkangkan pahaku secara otomatis.
Ketika jepit mulai mengelus memek dari luar cdku, aku melenguh nikmat, “maaang”.
“Napa neng”, katanya sambil mencium pipiku.
“Geli mang”.
Elusannya menjadi gerakan mencongkel, memekku basah dengan sendirinya dan nyerep ke cdku.
itilku menjadi sasaran berikutnya.
“Neng dah basah gini, kamu dah napsu ya”, kembali dia mencium pipiku.
“Mamang nakal sih tangan”, jawabku manja.
Akhirnya dia menghadapkan tubuhnya ke Arahku.
kurasakan bibirku sudah menyentuh leherku, terus menyusur ke pipiku.
Tubuhnya bergeser merapat, bibirku dilumatnya dengan penuh napsu.
Sedang kunikmati lidahnya yang menjulur di mulutku, kurasakan tangan besarnya membuka kancing daster ku dan kemudian menyelusup ke dalam dan meremas toketku.
toketku tercakup seluruhnya dalam tangan.
aku rasanya sudah tidak kuat menahan gejolak napsuku, padahal baru awal pemanasan.
Bibirnya mulai meneruskan jelajahnya, sambil melepaskan dasterku, leherku dikecup, dijilat kadang-kadang menjualnya.
mengangkat salam untuk mempermudah dia melepaskan dasterku.
Sambil memegang terus meremas-remas toketku.
Bibirnya terus menelusur di permukaan kulitku.
Dan mulai pentil kiriku menyentuh lidahnya dan dihisap.
Terus pindah ke pentil kanan.
Kadang-kadang seolah seluruh toketku akan dihisap.
Dan tangan selainnya mulai turun dan memainkan puserku, terasa geli tapi nikmat, napsuku makin berkobar karena elusan tangan.
Kemudian tangannya turun lagi dan menjamah selangkanganku.
memekku yang pasti sudah basah sekali.
Dibelainya celah memekku lagi dengan perlahan.
Sesekali tikungan kembali menyentuh itilku.
Bergetar semua rasanya tubuhku, kemudian CD ku yang sudah basah itu dibiarkannya.
Aku mengangkat pantatku agar dia bisa melepas pembungkus tubuhku yang terakhir.
Jarinya mulai sengaja memainkan itilku.
Dan akhirnya jari besar itu masuk ke dalam memekku.
Oh nikmatnya, rekomendasinya terus bergantian menjilati pentil kiri dan kanan dan sesekali dihisap dan terus menjalar ke perutku.
Dan akhirnya sampailah ke memekku.
Kali ini diciumnya jembutkudan aku merasakan bibir memekku dibuka dengan dua jari.
Dan akhirnya kembali memekku dibuat mainan oleh ciuman, kadang ciuman dihisap, kadang itilku, namun yang membuat aku tak tahan adalah saat lidahnya masuk di antara kedua bibir memekku sambil menghisap itilku.
Dia benar-benar mahir memainkan memekku.
Hanya dalam beberapa menit saya benar-benar tak tahan.
Dan.. Aku mengejang dan dengan lehernya aku berteriak sambil mengangkat pantatku supaya mendekatkan itilku dengan mulut, kuremas-remas rambutnya.
Dia terus mencumbu memekku, rasanya belum puas dia memainkan memekku hingga napsuku bangkit kembali dengan cepat.
“Mamang pinter banget ngerangsang aku.
Biasanya sama siapa mang maennya.
Aku sudah pengen dientot.
” kataku memohon sambil kubuka pahaku lebih lebar.
Dia tidak menjawab, bangkit dan mengangkat badanku yang sudah lemes dan membawanya ke kamarku.
Aku dibaringkan di kasur dan dia mulai membuka bajunya, lalu celananya.
Aku terkejut melihat kontolnya yang besar dan panjang nongol dari bagian atas CDnya.
Kemudian dia juga melepas CD-nya.
Sumber:Internet