Gelap

Aku Dan Tukang Sayur 3

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Aku Dan Tukang Sayur 3

. Elusannya mengarah ke selangkanganku, aku mengangkangkan pahaku secara otomatis.
Ketika jepit mulai mengelus memek dari luar cdku, aku melenguh nikmat, “maaang”.
“Napa neng”, katanya sambil mencium pipiku.
“Geli mang”.
Elusannya menjadi gerakan mencongkel, memekku basah dengan sendirinya dan nyerep ke cdku.
itilku menjadi sasaran berikutnya.
“Neng dah basah gini, kamu dah napsu ya”, kembali dia mencium pipiku.
“Mamang nakal sih tangan”, jawabku manja.
Akhirnya dia menghadapkan tubuhnya ke Arahku.
kurasakan bibirku sudah menyentuh leherku, terus menyusur ke pipiku.
Tubuhnya bergeser merapat, bibirku dilumatnya dengan penuh napsu.
Sedang kunikmati lidahnya yang menjulur di mulutku, kurasakan tangan besarnya membuka kancing daster ku dan kemudian menyelusup ke dalam dan meremas toketku.
toketku tercakup seluruhnya dalam tangan.
aku rasanya sudah tidak kuat menahan gejolak napsuku, padahal baru awal pemanasan.
Bibirnya mulai meneruskan jelajahnya, sambil melepaskan dasterku, leherku dikecup, dijilat kadang-kadang menjualnya.
mengangkat salam untuk mempermudah dia melepaskan dasterku.
Sambil memegang terus meremas-remas toketku.
Bibirnya terus menelusur di permukaan kulitku.
Dan mulai pentil kiriku menyentuh lidahnya dan dihisap.
Terus pindah ke pentil kanan.
Kadang-kadang seolah seluruh toketku akan dihisap.
Dan tangan selainnya mulai turun dan memainkan puserku, terasa geli tapi nikmat, napsuku makin berkobar karena elusan tangan.
Kemudian tangannya turun lagi dan menjamah selangkanganku.
memekku yang pasti sudah basah sekali.
Dibelainya celah memekku lagi dengan perlahan.
Sesekali tikungan kembali menyentuh itilku.
Bergetar semua rasanya tubuhku, kemudian CD ku yang sudah basah itu dibiarkannya.
Aku mengangkat pantatku agar dia bisa melepas pembungkus tubuhku yang terakhir.
Jarinya mulai sengaja memainkan itilku.
Dan akhirnya jari besar itu masuk ke dalam memekku.
Oh nikmatnya, rekomendasinya terus bergantian menjilati pentil kiri dan kanan dan sesekali dihisap dan terus menjalar ke perutku.
Dan akhirnya sampailah ke memekku.
Kali ini diciumnya jembutkudan aku merasakan bibir memekku dibuka dengan dua jari.
Dan akhirnya kembali memekku dibuat mainan oleh ciuman, kadang ciuman dihisap, kadang itilku, namun yang membuat aku tak tahan adalah saat lidahnya masuk di antara kedua bibir memekku sambil menghisap itilku.
Dia benar-benar mahir memainkan memekku.
Hanya dalam beberapa menit saya benar-benar tak tahan.
Dan.. Aku mengejang dan dengan lehernya aku berteriak sambil mengangkat pantatku supaya mendekatkan itilku dengan mulut, kuremas-remas rambutnya.
Dia terus mencumbu memekku, rasanya belum puas dia memainkan memekku hingga napsuku bangkit kembali dengan cepat.
“Mamang pinter banget ngerangsang aku.
Biasanya sama siapa mang maennya.
Aku sudah pengen dientot.
” kataku memohon sambil kubuka pahaku lebih lebar.
Dia tidak menjawab, bangkit dan mengangkat badanku yang sudah lemes dan membawanya ke kamarku.
Aku dibaringkan di kasur dan dia mulai membuka bajunya, lalu celananya.
Aku terkejut melihat kontolnya yang besar dan panjang nongol dari bagian atas CDnya.
Kemudian dia juga melepas CD-nya.

Sumber:Internet