. kring,..kring,..kring,... bel sekolah pun berbunyi tepat jam set 1 siang, dan tiba saatnya aku untuk pulang kerumahku yang dijemput oleh ibuku.
-ย Sesampainya ku dirumah aku berberes dan mandi sembari menunggu orang rumah supaya pergi dan menyisakan aku seorang diri dirumah, dikarenakan ibu ku masuk siang sekitar jam 2 jadi aku makin tidak sabaran untuk menunggu momen itu, dan pada akhirnya ibuku pun pamit ke aku dan mulai berangkat kerja.
Dan tiba saatnya aku sudah seorang diri dirumah.
Aku pun langsung mengunci pintu supaya jaga-jaga takut ada org mencoba masuk.
Setelah itu aku menyiapkan alat yg digunakan nanti contohnya aku pakai lakban, tali pramuka, kaos kaki, dan selendang, serta gunting untuk jaga-jaga takutnya nanti tidak bisa lepas.
-ย Tiba saatnya aku duduk di lantai dengan meluruskan kaki ku, aku ambil tali pramuka yg sudah aku potong-potong menjadi berapa bagian dan aku mulai.
Dimulai dari aku mengikat pergelangan kaki ku dengan erat tanpa sadar aku simpul mati, lanjut ke bagian area tengah kaki ku aku ikat menggunakan tali supaya makin kuat, lanjut ke area lutut aku ikat juga menggunakan tali, sertaย yg terakhir aku ikat bagian paha menggunakan tali yg lumayan panjang karna paha ku cukup besar.
setelah itu aku ambil lakban, aku lakban ulang ikatan tali yang telah aku ikatkan semua di area kakiku supaya makin tidak bisa lepas dan makin terikat, setelah semuanya terlakban dan terikat dengan kuat akupun lanjut ke area wajah.
Aku ambil kaos kaki bekas aku pakai pulang dari sekolah tadi, aku sumpalkan ke mulut aku supaya tidak bisa ngomong, lalu aku ikatkan mulutku menggunakan selendang cukup erat aku ikatnya sampai-sampai aku sedikit mual karna kaos kakinya terlalu masuk kedalam mulutku karna tekanan dari selendangnya, setelah itu aku lilitkan lakban di mulutku supaya makin kuat.
dan setelah itu aku tutup mataku menggunakan selendang tadi dan aku lakban juga mataku dan pada akhirnya aku sudah tidak bisa melihat apa-apa.
Dan tiba akhirnya pada area tangan.
Karna aku sendiri dirumah dan juga kesulitan untuk mengikat tanganku sendiri alhasil aku telungkup dilantai dengan badan menghadap kebawah serta kedua tanganku kebelakang, aku ambil lakban dan aku lilitkan lakban di tanganku sekuat sekencang yang aku bisa dan setelah aku ngerasa cukup kuat lilitan lakban di pergelanganku aku sambungkan lakban yg mengikat di tanganku ke area pergelangan kakiku dimana aku sekarang lagi terikat dalam posisi Hog-Tied.
Dan akhirnya ya aku sudah terikat cukup kencang bukan cukup tapi SANGAT KENCANG sampai-sampai aku sudah tidak ada celah untuk melepaskan semua ikatanku ini.
Semua area badan sudah terikat dan akupun SANGAT MENIKMATI POSISI TERIKAT KU INI KARNA YA INILAH YANG AKU INGINKAN SELAMA INI DAN AKU SANGAT MENYUKAINYA DAN SEKETIKA AKUPUN HORNY seketika mr.
p ku bangun dan aku gesek-gesekan ke lantai alhasil aku pun langsung masturb**i secara perlahan dan celana ku pun basah karna dari sperma ku itu.
Setelah selang berapa lama aku terikat sambil masturbasi, aku menikmati posisi ini selama beberapa menit setelahnya dan pada akhirnya akupun berniat untuk melepaskan ikatanku ini, lupa aku menaruh guntingku disebelah area mana, akupun waktu itu panik tapi tidak bisa melakukan apa-apa selain menggeliat seperti ulat, akupun lemas dan sempat pasrah namun aku tidak menyerah lalu akhirnya aku coba paksakan untuk melepaskan ikatan lakban yg ada ditanganku (yg bukannya membuat lakban itu kendor malah membuat lakban itu semakin kencang melilit dikarenakan tarikan yg aku buat) akupun pasrah dan mau. nangis karna aku bodoh terikat oleh ikatan ku sendiri dan bodohnya lagi gunting yg aku lupa ditaruh dimana, perasaan akupun pada saat itu bercampur aduk antara suka banget dalam posisi diikat tidak bisa lepas seperti ini dan perasaan takut sampai kapan aku terikat seperti ini.
Dan pada akhirnya aku mencoba buat paksa merebahkan kesamping badanku yg terikat hogtied seperti ini berusaha mencari dimana guntingnya dannnnn,.. YESSSS aku mendapatkan guntingnya yg ternyata berada di pas sebelah badanku ternyata, seketika aku langsung lega dan cepat-cepat untuk memotong lakban yg ada ditanganku dengan posisi gunting yg terbalik dan cukup susah juga memakai gunting dengan posisi tangan terikat, dan yuhu lakan ditanganku berhasil lepas dan aku langsung membuka lakban yg ada di mataku serta di mulutku dan aku lepaskan semua ikatan yg ada di badanku dan yesss semua ikatan telah aku berhasil lepas dan sekarang badanku sudah free bebas lagi, lalu aku langsung membereskan sisa potongan lakban serta tali tadi supaya tidak ketahuan dan ortu ku tidak curiga.
- - - Sungguh bodoh ya teman-teman, inget buat teman-teman yg mencoba untuk Self Bondage dirumah TOLONG BANGET untuk dipersiapkan alat-alat yg memang penting contohnya GUNTING biar ga kejadian seperti aku tadi, huftttt hampir aja terikat selamanya dan untung ibuku pulangnya sore kalau ibuku pulang pas aku dalam posisi terikat kan brabe ya hahahaha.
ย Oke itu merupakan cerita awal aku mengenal fetish ku yg pertama, semoga kalian suka sama ceritaku, and fyi itu cerita nyata:) aku dikehidupan nyata emg punya fetish diikat dan suka diikat jadi aku menulis cerita ini untuk mengungkapkan dan sekedar berbagi pengalaman okee.
- Next adalah tentang cerita aku menemukan Fetish ku yang kedua, Ingin tau ceritanya lebih lanjut yuk Di Vote dulu ceritaku ya, karna vote dari kalian sangat berarti bagi kreator kecil seperti aku, terimakasi banyak ya,... Happy Reading:) ig: zemanresu
Sumber:Internet