Gelap

Bismillah Mas Duda 92

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Bismillah Mas Duda 92

. "mas" panggil stevaAndra yg tengah bekerja menoleh ke arah sang istri "apa sayang?" "Mau ice cream, tadi aku liat ice cream punya Mora.
Beliin ya?" Andra terkekeh, usia istri ini bahkan sudah berkepala 3 tapi masih saja seperti anak kecil"Minta aja sama Mora" steva memutar bola matanya malas"Mas, aku kan udah bilang Mora itu pelit mas, apalagi itu ice cream yg di kasih Marvin" ucap steva malas"Yaudah, nanti mas beliin" steva tersenyum lalu memeluk sang suami "Makasih mas suami" ucap steva lalu pergi meninggalkan suaminyaKini wanita itu berjalan menuruni tangga, saat menginjakkan kaki di tangga terakhir, steva mendengar ada suara laki-laki dan perempuan di ruang tamuKarena jiwa kepo nya meronta-ronta, steva berjalan menuju ruang tamu "eh ada calon menantu" ucap Steva ketika melihat Marvin yang tengah mengobrol dengan Putrinya"Eh tante" Marvin menghampiri Steva lalu mencium tangan wanita itu"Ganteng banget sih menantu" puji Steva membuat Mora memutar bola Matanya malas"Makasih. Tante, Tante juga cantik" ucap Marvin"Cantikan aku kali kak" ucap mora tak terima"Heh anak curut, kamu cantik juga karena mana kali" ucap Steva"Kalo aku anak curut, berarti mama curutnya Dong" ucap mora membuat zella membelalak"Gak sopan banget kamu, mau mama kutuk jadi kodok hah?""Gapapa, nanti kak Marvin datang buat cium aku" jawab Mora"Terus aja terus jawab, mama buang kamu ya!" Marvin menghela nafasnya, dia menjadi tak enak kepada Steva karena membuat anak dan ibu ini ribut "maaf ya Tante, kalian jadi ribut" ucap Marvin"Gapapa ganteng, maklum lah, Mora titisan Tante.
Jadinya nyebelin" ucap Steva"Mama!" Kesal Mora"Ada apa ini ribut-ribut sampe kedengaran ke ruang kerja papa" ucap Andra yang turun sembari menghampiri mereka"Tuh mama nyebelin" ucap mora yang langsung. mendapatkan pelototan dari Steva"En-""Kalian gak bosen ribut terus? Gak malu sama Marvin?" Ucap Andra"Oh iya, Tante sampe lupa nanya sama menantu ganteng ini.
Kamu mau minum apa Vin?" Tanya Steva"Gak perlu repot-repot Tan, saya mau pulang kok.
Tadi saya cuma nganterin pesenan Mora aja" ucap pria itu"Ya ampun, bisa-bisanya kamu nyuruh anak orang ra" ucap Steva"Mama gak usah lebay, pasti mama juga pernah kan nyuruh papa" ucap mora"Nyebelin banget anak kamu mas" adu Steva pada AndraAndra terkekeh "semua sifat Mora nurun dari kamu sayang" Ucapnya"Tuh denger ma""Mmm, Tante, om saya pulang dulu yaa" Pamit Marvin"Iya hati-hati vin""Aku anter ke luar ya kak" Setelah kepergian Mora Dan Marvin, Andra dan Steva duduk di sofa "mas, kamu temenan kan sama orangtuanya Marvin?, Aku takut Marvin bukan dari keluarga baik-baik""Kamu tenang aja va, Marvin anak dari keluarga baik-baik, ibunya temen SMP mas, dan ayahnya temen mas dari SMA sampe kuliah" ucap AndraSteva menghela nafas lega"syukur lah" Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami.
Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Pagi cantik" Ucap para laki-laki yang selalu nongkrong di lorong-lorong sekolah "Apaan sih sokap" ucap mora malas"Ayolah mor, gue udah berapa kali nembak Lo, tapi Lo tetep nolak cinta gue" ucap Roy"Gue gak cinta sama Lo Roy, lagipula cinta gak bisa di paksa.
Dan gue udah punya cowok!" Tegas Mora"Anak SMA yang sering jemput Lo itu kan mor?"Mora menghela nafasnya"itu Abang gue tolol, udah lah gue mau masuk kelas.
Pusing gue kalo ngomong sama Jamet kayak lo" ucap Gadis itu lalu pergi meninggalkan Roy dkkDi kelas, Mora duduk di tempatnya, gadis itu sangat bosan di kelas ini karena semua muridnya Kutu buku semua, dia sangat tidak menyukai kelas rollingSemua teman-teman nya berbeda kelas dengannya, jadi dia malas bergaul dengan orang lain lagi.
Tapi sebenarnya dia juga beruntung karena selalu satu kelas dengan sepupunyaKalian ingat Daren? Putra dari Rima dan Danial?.
Ya Daren sudah tumbuh menjadi pria tampan.
Karena gen dari keluarga mereka yang tidak terputusTapi sayang sekali, hari ini Daren tidak sekolah karena ikut berlibur ke Thailand, Daren pergi ke Thailand bersama samudera dan orangtua dari RimaYa, orangtua Rima pasti adalah nenek buyut Mora.
Sebenarnya Mora ingin ikut dengan mereka berlibur, tapi dia tidak di izinkan oleh elang, entah apa alasannyaDisisi lain, elang yang sedang berada di sekolahnya.
Bukannya belajar, pria itu malah mojok di rooftop bersama kekasihnya, elang memejamkan matanya merasakan sensasi yang nikmatYa asal kalian tahu elang itu pria brengsek yang sering bergonta-ganti pasangan, tidak seperti sang ayah.
dan seperti sekarang.
Dia duduk di rooftop bersama Rachel, perempuan yang pernah ia bawa ke rumah, bisa di bilang Rachel adalah perempuan pertama yang tidak bisa membuat elang memutuskan nya.
Walaupun Rachel tau jika elang selalu bergonta-ganti pasangan Dan yang lebih gila nya lagi, Rachel di suruh duduk di pangkuannya.
Satu lagi, tangan elang sangat setia mengelus paha gadis itu "El, geli"Elang terkekeh "jangan gerak hel, nanti dia bangun.
Lo mau tanggung jawab hm?"Rachel membalikkan tubuhnya menghadap elang membuat pria itu memejamkan matanya merasakan gesekan dibawah nya"buka mata kamu El, look at me"  Elang membuka matanya, yg pertama kali dia lihat adalah dua bongkahan besar yang tepat di depan matanya.
Pria itu tersenyum lalu membasahi bibir nya"Mau goda gue?" "Apaansi El, aku kan cuma mau liat kamu doang" ucap RachelElang menarik tengkuk Rachel lalu mencium bibir gadis itu dengan kasar, hingga saat mereka hampir kehabisan nafas, elang melepaskan ciuman mereka lalu memeluk Rachel"El, kenapa kita gak main aja?" Elang membelalak"Lo gila ngasih kehormatan Lo secara cuma-cuma ke gue?""Apapun demi kamu El, asal kamu jangan tinggalin aku" ucap Rachel"Lo mau?" Rachel mengangguk membuat elang tersenyum miring, lagipula kucing mana yang menolak ikan yang menyerahkan diri nya sendiri"Pulang sekolah ikut gue, gue mau tagih janji lo" bisik pria itu Halooo guys author kembali wkwk, lanjut gaksii? Mau liat ke brengsekan elang gak? Wkwk.
Kalian pasti ber istighfar berjamaah liat extra part yang terakhir.
Papayy tunggu 1 part lagii🥴🥴😘
Sumber:Internet