. KLIK TANDA BINTANG ๐๐ซโญDI POJOK BAWAH YAA..SEBELUM MULAI MEMBACA.
MINTA TOLONG NYA TEMAN TEMAN.. Tidak ada kabar dari Natalie selama sebulan angel pun akhirnya memakai uang yang di kirim Natalie kepada nya.
Ia membeli apartemen bersebelahan dengan Ken.
Ken kenal betul orang yang punya apartemen di sebelah nya dan ia mendapat komisi dari orang itu dan angel pun mendapat harga yang sangat murah Angel tidak perlu membeli barang barang, karena di dalam apartemen nya terdapat barang barang yang masih bagus dan terawat.
Di saat angel keluar dari tempat nya, bertepatan dengan pintu tempat tinggal Ken terbuka.
Keluarlah Amanda dan di susul oleh Ken di belakang nya.
" Sayang, kenapa dia di sana? " Amanda terkejut melihat angel berada tepat di sebelah apartemen kekasih nya.
Ken tersenyum dan merangkul pinggang Amanda.
" Dia tinggal di sana " " Apa? Kamu berjanji padaku untuk membicarakan ke pemiliknya untuk di jual nya kepada ku!! " jelas Amanda marah dan kesal.
Angel yang mendengar hanya menggelengkan kepala nya dan sangat malas mendengar suara yang keluar dari mulut Amanda.
Angel berjalan melewati kedua pasangan kekasih tersebut tanpa menoleh.
Ken tidak membalas ucapan Amanda.
Dan ia tersenyum lembut dan mengajak Amanda berjalan keluar.
Angel memilih turun lewat tangga karena ia masih mendengar suara Omelan Amanda di belakang nya.
Dan ia tidakย ingin satu lift dengan mereka.
Marahnya Amanda ternyata berlanjut sampai di dalam mobil.
" Ih,,kamu nyeselin loh yank, aku tuh marah.
Aku serius gak suka ada wanita itu di samping tempat tinggal mu.
Kalau kalian mabuk terus kalian tidur berdua gimana? A di saat dia mau minta baikin keran nya yang bocor eh malah kalian melakukan sex gitu " ya tuhan, mulut Amanda mana ada di rem nya, apa yang ada di pikiran nya, ketakutan nya ia ungkapkan tidak peduli Ken marah atau sakit hati, yang Amanda inginkan Ken tidak boleh terlihat bersama angel.
Amanda memang ingin membeli tempat tinggal di sebelah Ken, namun Ken melarang nya.
Amanda punya rumah yang besar dan hanya sendirian tinggal karena kedua orangtua nya sibuk dengan pekerjaan nya selama ini.
Dan buat apa Amanda membeli sebuah apartemen? " Jadi kan kita jalan ke mall? Waktu ku gak banyak sayang, jam 9 aku harus kerja " Ken tersenyum hangat dan memandang kekasih nya dengan penuh cinta.
Ia tau Amanda marah, ia memilih mendengar semua nya dari pada membalas nya.
Bisa panjang ceritanya nanti.
Gak akan ada akhiran nya.
" Tuh kan sayang, nyebelin ih!! " Amanda kesal dan menatap kedepan dengan mulut manyun nya sambil melipat kedua tangan nya di dada.
" Berhentilah menonton segala macam film yang gak bermutu itu.
Kamu mulai posesif yank " Ken memajukan badan nya dan mengecup bibir amanda dengan lembut.
Bagi Ken, pikiran Amanda pasti karena film kebanyakan yang ia nonton.
" Aku takut, kamu akan melakukan nya dengan angel " Amanda menatap Ken dengan wajah imut nya.
Lihat lah siapa yang gak tambah cinta dengan wanita di hadapan nya sekarang.
Apapun Amanda lakukan sangat terlihat imut di mata Ken.
" Dia memang wanita kerja di club malam, ia tidak pernah tertarik pada pria " Ken berbohong, sebenarnya bukan berbohong.
Ia tau pasti angel masih perawan namun ia tidak pernah terlihat tertarik kepada pria di sekolah maupun di club tempat kerja mereka.
" Maksudmu? Lesbi? Kamu bohong kan? Biar aku berhenti ngomel " terkejut.
Sungguh Amanda terkejut karena ia baru mengetahui nya.
" Aku satu sekolah dengan nya pun gak pernah tau pacar nya " " Ya tuhan? Serius dia lesbi? Kenapa baru cerita? " Amanda menutup mulutnya dengan kedua tangan nya dan melotot ke arah Ken.
Ken tersenyum dan menarik kedua tanganย Amanda ke bawah berbisik tepat di depan bibir amanda.
" Jangan bilang siapa siapa.
Janji! " Amanda mengaggukkan kepala nya dengan yakin dan seketika ia merasa bersalah dengan angel.
Ken mengecup lagi bibir amanda dan mulai menyetir mobil nya keluar dari area parkiran gedung apartemen nya.
*****Angel bingung tiba tiba Amanda datang dan memeluk angel sambil mengatakan maaf.
Ken hanya senyum senyum lucu melihat ekspresi kedua wanita di hadapan nya sambil memulai pekerjaan nya.
Walaupun belum ada pengunjung satu pun di club tersebut.
" apa dia salah minum obat Ken? " Angel berbisik dan Ken hanya mengangkat kedua bahu nya sambil tersenyum.
" Tenang saja, aku akan diam diam.
Mulai sekarang aku teman mu.
Eits tapi ingat jangan suka sama aku.
Ingat itu! Aku adalah pacar Ken " Angel membuka mulutnya karena kaget apa yang di katakan Amanda dengan senyuman imut nya yang bagi Amanda adalah menakutkan.
Apa? Jadi Amanda berfikir dirinya lesbi? Ya tuhan, Ken apa yang ia ceritakan pada kekasih nya tadi.
Angel menelan ludahnya dengan susah payah dan ia langsung menatap tajam ke arah Ken yang tertawa karena ucapan Amanda barusan yang ia dengar.
" Awas kamu yaa " angel berkata dengan pelan mengancam Ken, Ken tetap tertawa, Amanda tetap tersenyum dengan imutnya melihat angel yang sekarang menjadi teman nya bukan musuh nya lagi.
Walaupun dengan cara tidak baik bagi angel, angel lebih baik menjadi musuh nya Amanda daripada teman nya dia.
Angel merasa merinding sendiri mendengar ucapan Amanda yang di ucapkan kepada dirinya dari tadi.
*****Angel melihat dari kejauhan Amanda sudah tidak ada di tempatnya.
Ia pun mendatangi Ken dan memarahi nya.
" Gila kamu.
Kamu ngatain aku lesbi?ย " Angel melotot ke arah Ken, Ken tersenyum.
Dari tadi ia berfikir di tempat nya tentang diri nya.
Perkataan Amanda yang ia dengar terngiang di kepala nya.
Ia bukan tidak menyukai pria, tapi entah ia merasa jijik dengan pria.
Kecuali Ken.
" Sory, terlintas di pikiran ku karena sepanjang jalan, dia marah terus " Ken berbicara sambil meracik minuman karena permintaan pelanggan nya.
" Gak ada kata lain gitu? " Ken tersenyum tanpa rasa bersalah dan menaikkan kedua bahu nya tanda ia tidak ada lagi jalan saat itu.
" Ya tuhan,, apa salah ku padamu " angel memutar kedua bola mata nya dan menutup muka nya dengan kedua tangan nya.
Entah apa yang Amanda katakan semua tadi terpengaruh kepada angel.
Ia memikirkan semua nya.
Ia bukan lesbi, hanya jijik kepada pria.
Tapi tidak dengan Ken.
Ken pria satu satu nya yang ia bisa dekati setelah papa nya.
" Kamu gak salah kok, aku yang salah.
Maafkan aku yaa " Ken memberikan orange juice di hadapan angel sambil tersenyum dan berlalu meninggalkan nya.
Di lihat nya club agak sepi, angel mengistirahatkan pikiran nya di sebuah kamar yang hanya dia dan Ken yang menempati nya selama ini.
Ken masuk ke dalam kamar, melihat angel duduk bersender di sofa dengan kepala ke atas sambil memejamkan mata nya.
Ken mengkerutkan kening nya melihat di jari angel terselip sebuah rokok yang menyala dan di depan nya terdapat minuman.
Angel mendapatkan semua barang tersebut karena punya Ken.
" Sejak kapan kamu melakukan ini semua? Ada masalah? " Ken duduk di samping angel dan melihat isi dalam botol tersebut sudah setengah angel meminum nya.
Bukan masalah untuk Ken, tapi yang ia tau selama ini angel tidak pernah menyentuh apa yang sudah ia sentuh malam ini.
Angel tau jika Ken masuk ke dalam dan saat ia mendengar suara Ken, ia bangun dari senderan nya dan menghisap rokok di tangan nya.
Bisa Ken lihat angel tidak amartiran walaupun ia tau baru kali ini angel melakukan nya.
" Entah, perkataan Amanda membuat ku menjadi kepikiran.
Apa aku lesbi? " Kedua mata mereka bertemu, Ken menarik nafas nya, seketika ia merasa bersalah.
Ia hanya bercanda tapi membuat angel kepikiran sejak tadi dan ia tidak ingin angel stress memikirkan nya.
Kata kata Amanda memang tidak ada di saring nya, kata kata yang membuat Ken mendengarnya sangat lucu, tapi tidak dengan Angel.
Walaupun angel mengabaikan nya, namun ia mendengar semuanya dengan sungguh sungguh.
Karena apa yang di katakan Amanda sama persis yang Natalie katakan pada nya selama ini.
Sumber:Internet