. Aku masih berkuta dengan pekerjaan setelah sebelumnya adu jontos dgn supervisior lapuk itu tiba".
"Mbak...mbak Rebbeca"aku mengadahkan kepalaku untuk melihat orang yg memanggilku dan disana berdiri OB dikantor ini "Ia pak ada apa ya""Itu non tadi pak bos suruh sy manggil mbsk katanya disuruh keruangan.
a sekarang""Maksut bapak pak Raga Aldiyansyah""Iya mbak kalau begitu sy permisa ya mbak""O pak terimakasih ya pak" Aku langsung tersenyum licik dikepalaku sudah tersusun banyak recana kalau saja aku akan dipecat aku akan melakukan apa yg di sarankan Loli padaku dan sekarang aku baru menyesali. kemarin kenapa coba aku tidak rekam pertunjukan di parkiran itu.
Tapi tidak bisa kupungkiri kalau aku juga merasa panik dan gelisah jangan pikir aku santai saja kalau aku di pecat akan susah lagi bagiku untuk cari pekerjaan apalagi di jaman sekarang aku akan lakukan apapun termasuk mengejar bos gay itu.
Sebelum keruangan.
a aku pergi ketoilet dulu merapikan riasan ku agar terlihat segar Aku berjalan keruangan pak Raga disana aku melihat sekertari.
a bukan wanita tapi laki"Aku jadi tambah menyipitkan mataku jijik?tidak aku tidak jijik sekalipun pak Raga beneran gay karena aku tau itu penyakit ada dua jenis orang gay didunia ini versiku dan menurut pandangankuYang pertama laki"yg memang benar sakit dari lahir dan yg kedua laki"yg punya masalalu yg kelam seperti pernah mendapatkan. pelecehan atau laki"yg pernah disakiti oleh kaumku(ya oleh wanita) jadi itu yg membuat mereka trauma untuk membangun atau memulai hubungan dengan wanitaย karena rasa percayanya pada wanita sudah. hilang mungkin mereka bisa bereaksi terhadap wanita tapi secara perlahan dan kalau masalah pak raga aku tidak tau dia termasuk dalam yg mana tapi aku berdo'a supaya ia termasuk yg kedua jadi. tidak akan terlalu susah untuk menaklukkannya "Permi-""Masuk" dingin kata pertama yg terlintas dipikiranku saat mendengar suaranya dan ditambah saat aku masuk keruangannyaAku melihat sekeliling. ruanggannya didominasi dgn warna silver dan bau maskulin yg mengalihkan semua indra ditubuhku disana aku melihat seorang laki"tampan yng begitu matang sedang duduk dengan gagahnya kakiku sedikit lemas. melihatnya ditambah dgn celana dalamku basah karena cairan sialan yg keluar ketika melihat pasangannya.
"Apa kamu akan terus seperti patung disitu"aku tersadar dgn suara beratnya aku tersenyum canggung kepadanya tapi dia tetap tidak menampilkan apapun dimukanya.
Aku menunggu sampai lima menit berlalu tapi tidak ada hal yg dikatakannya aku mulai khawatir aku benar"taku sekarang kalau bukan karena takut dipecat dan takut image.
ku rusak sudah aku terjang bos tampan ini tapi apalah daya diriku yang lagi ENGAS ini .
"Mm..ma-af pak ada masalah apa ya sampai bapak memanggil saya kemari"dia masih diam sampai aku melanjutkan"Apa ada pekerjaan yg salah sy kerjakan pa-""Ya masalah yg sangat besar dan kamu tentu tau itu"aku menhan nafas tenggorokanku seperti tercekat rencana yg sudah aku bayangkan. pupus sudah"Kamu tau sy begitu tidak suka diganggu sangat sangat tidak suka entah itu disengaja atau tidak""Maksut bapak""Kamu tau apa maksutku seperti yg sy katakan tadi sy bisa menghancurkan orang. yg mengusik sy bahkan membunuhnya"demi tuhan sekarang aku benar"takut tapi aku todak mau menunjukkannya pada gay arogan ini dia benar"membuatku kesal sekaligus takut"Kalau maksut bapak kejadian waktu. di tempat parkir itu sh minta maf sy benar" tidak sengaja waktu itu sy akan pulang karena kerja lembur kalau sy melewati bapak yg sedang bertengkar sama kekasih bapak sy minta maf""Dan lebih memilih. menguping dan mengintip dan apa tadi kekasih?"rasanya aku jngin menyumpal mulutku yg terlalu frontal ini aku semakin takut melihat tatapanya"Bukan begitu pak astaga maf pak sekali lagi sy mjnta. maf""Tidak ada kata maf bagi orang yg lancang kalau km tidak mau berurusan dgn sy lagi silakan kirim surat pengunduran diri sekarang juga" JEDERRRRRR...DER...DERRR.....bagai petir disiang bolong aku menatap nyalang kearah sialan gay ini.
"Maf pak maksutnya apa ya" tanyaku lagi dan mungkin benar apa kata Loli rencana cadangan harus ku pakai.
"Kamu saya pecat apa kurang jelas"aku tersenyum sinis lupakan sopan santun lupakan siapa dia disiniAku akan mendapatkan apa yg aku mau"He yg salah?kata kekasih atau karena sy menemukan bapak berciuman dgn laki"itu?itu yg membuat sy dipecat begitu lucu. dan begitu kekanakan"kataku sambil menyilangkan kakiku dan pahaku yg putih mulus ter exsposeAku melanjutkan lagi saat dia mengernyitkan dahinya"Kenapa?pak Raga tersinggung ahhh bukan pak tapi. Raga!bukankah benar kalau kamu itu seorang gay lalu kenapa tersinggung?"aku sudah tidak menggunakan kata formal lagi toh saat ini aku sudah dipecat"Apa kamu mau menggodaku"aku melihat dia mulai. mengerti apa yg akan aku lakukan Nextnya ntar dulu ya dear allhamdulillah ada yg baca jadi semangat nulisnya๐๐๐.
Sumber:Internet