Gelap

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 45

๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear โš™ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple (๏ฃฟ) > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 45

. Happy Reading guyss!! ...๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’Setelah Sania mengatakan hal tersebut, teman-teman Max masih terdiam di depan pintu.
Mereka melihat ke arah Max berharap Max mengatakan sesuatu.
Namun Max masih terdiam tanpa ekspresi.
Melihat suasana canggung Sania lalu memiringkan sedikit tubuhnya melihat Luna yang masih berada di belakang punggung Max.
"Bagaimana menurut mu Luna? Bukankah Max harus merayakan ulang tahun bersama sahabat-sahabatnya? Apakah kau keberatan jika kami merayakannya bersama disini?" Tanya Sania.
Luna yang masih gelisah dibalik punggung Max langsung terkejut ketika Sania menyebut namanya.
Ia pun lalu maju ke samping Max.
" tentu saja ke-..." Ucap Luna sedikit menjeda karena melirik ke arah Max untuk memperhatikan ekspresinya.
Entah kenapa ia merasa Max tidak menyukai kejutan yang mereka lakukan.
"Maksudku tentu aku keberatan jika Max juga tidak keberatan.
" Ucap Luna, ia tak berani mengambil keputusan apapun.
"Syukurlah Luna tidak keberatan, lalu bagaimana denganmu Max?" Tanya Sania.
Max sekilas melirik ke Luna yang terlihat tidak nyaman dengan suasana ini, ia khawatir Luna menjadi marah dan kecewa padanya karena mengusir tamu.
"Terserah kalian.
" Ucap Max terpaksa.
""""Fyuh Semua bernafas lega mendapat izin dari Max....Sudah 20 menit sejak teman-temannya datang untuk merayakan ulang tahunnya.
Max baru saja membuka kado satu persatu karena temannya meminta untuk dibuka sekarang dan dengan malas ia membukanya, seperti melihat hal biasa Max tidak terlihat tertarik ataupun tak suka dengan kadonya, walau begitu ia tetap mengucapkan terimakasih untuk sopan santun.
Max merasa waktu berjalan sangat lambat karena ia mengikuti dengan ogah-ogahan berharap semua cepat pulang.
Sedangkan Luna hanya duduk diam disamping Max, ia sulit mengikuti pembicaraan karena mereka lebih banyak bercerita tentang masa sekolah, kadang Luna mengikuti obrolan jika Harry dan Max menanyakan pendapatnya, jika tidak maka Luna hanya diam sambil menikmati pizza atau ayam goreng yang dibawa teman-teman Max.
"Ck! Sangat membosankan.
Bagimana jika kita bermain kartu? Taraaaa~ aku membawanya untuk bersenang-senang.
Agar lebih seru maka yang kalah harus memilih truth or dare bagimana?" Tanya Isabel.
"Aku setuju ayo bermain! Semua harus mengikutinya.
Ayo kita habiskan malam ini dengan bersenang-senang! Kita sudah sangat jarang berkumpul.
" Ucap Harry.
Semua orang mengangguk setuju kecuali Max dan Luna.
"Bolehkah aku tidak ikut?" Tanya Luna ragu.
"Tentu saja bo-...." Ucap Isabel terpotong.
"Tidak!" Ucap Harry memotong sampai semua orang kaget.
"Umm... Maksudku kenapa kau tidak ingin ikut? Ayolah... Lebih banyak orang akan lebih seru.
Iya kan teman-teman?" Tanya Harry.
""Ya.
"" Ucap Gio dan SamMax, Argust, Isabel, dan Sania hanya diam tak menjawab.
Max sebenarnya tidak setuju karena ia ingin Luna cepat istirahat daripada harus berkumpul tidak jelas bersama teman-temannya, namun ia diam karena ia menyerahkan semua keputusan pada Luna.
"Memangnya kenapa kau tidak ingin bergabung? Sekarang masih jam 10.
Masih terlalu awal untuk tidur.
" Ucap Harry.
"Sebenarnya besok aku akan bekerja, jadi malam ini hanya ingin istirahat lebih awal agar tak kesiangan.
" Ucap Luna.

Sumber:Internet