Gelap

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 68

๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear โš™ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple (๏ฃฟ) > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 68

. Happy Reading guyss!! ...๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’Setelah selesai menangis selama kurang lebih satu jam, Luna kemudian tertidur karena lelah.
Max datang menghampirinya dan memeriksa kondisi Luna, ia juga menghapus jejak air mata di pipinya.
'Bagaimana caraku mengatakan tentang kondisi rahimnya? Aku tak tega melihatnya lebih terpuruk dari ini.
' pikir Max.
Max mengelus rambut Luna berharap Luna nyaman dan tidur dengan nyenyak.
Flashback "Dokter bisakah saya memberitahu tentang pengangkatan rahim ini setelah kondisinya mulai membaik? Istriku tengah terpukul karena kehilangan anak kami.
Aku tak ingin ia semakin sedih.
" Ucap Max.
"Baiklah tuan, saya mengerti kondisinya.
Anda bisa mengatakannya saat kondisi nyonya sudah stabil.
" Ucap dokter......-Keesokan harinya-Luna terbangun dan melihat Max disampingnya tengah membaca beberapa berkas, saking seriusnya Max tak menyadari Luna telah sadar dan memperhatikannya.
"Max.
" Panggil Luna serak.
"L-...Luna.
" ucap Max terkejut, ia bahkan sampai menjatuhkan berkasnya.
"Haus.
" Ucap Luna.
"Baiklah, tunggu sebentar.
" Ucap Max beranjak menuangkan air minum ke gelas.
Luna pun minum dibantu oleh Max untuk duduk.
Masih dalam posisi duduk Luna mengajak Max untuk berbicara.
"Sudah berapa lama sejak aku tak sadarkan diri?" Tanya Luna.
"Sekarang sudah satu minggu sejak kejadian itu.
" Ucap Max.
"Aku-.... Aku minta maaf.
Karena aku, anak ki Ucap Luna sambil mengepalkan tangannya, matanya mulai berkaca-kaca.
"Apa yang kau katakan? Harusnya aku yang mengucapkan kata-kata itu.
Tapi aku sadar maaf saja tak cukup bukan? Apa yang kau inginkan? Aku akan-..." Ucap Max.
"Jika kau ada di depanku sekarang, apakah keluargamu juga baik-baik saja?" Tanya Luna memotong ucapan Max.
"Ya... Kami baik-baik saja berkat dirimu-....." Ucap Max.
"Terima kasih.
" Lanjutnya.
"Jadi peledak itu sungguh nyata?" Tanya Luna.
"Ya... Itu peledak sungguhan.
" Balas Max.
Mendengar itu air mata Luna terjatuh.
Sungguh kejam, ia benar-benar dipaksa menjadi seorang pembunuh.
Jika ia salah langkah maka keluarga Anderson pasti sudah tiada.
Max mengusap air mata Luna dengan hati-hati.
"Aku akan menyelidikinya dan memastikan semua orang yang terlibat akan tertangkap.
" Ucap Max.
"Seorang wanita.
" Ucap Luna.
"Hm?" Tanya Max.
"Aku ingat di beri minuman yang sangat pahit oleh seorang wanita, setelah itu perutku sangat sakit dan aku tak sadarkan diri, mungkin-..." Ucap Luna menarik nafasnya yang sesak.
"Mungkin saat itulah aku kehilangan anak kita.
" Ucap Luna, saat ia menutup mata ia seperti mengingat jelas kejadian itu.
"Saat i A...ku... A... Ugh.. hah.. hah.. hah.
" Luna tak bisa melanjutkan kata-katanya karena seluruh tangannya gemetar hebat dan nafasnya mulai sesak.
"Luna!" Ucap Max khawatir, Max langsung berdiri dan memeluk Luna yang terlihat sangat ketakutan, ia sangat tidak asing dengan respon Luna sekarang.
Jelas Luna mengalami trauma.

Sumber:Internet