Gelap

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 7

๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡พ Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear โš™ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple (๏ฃฟ) > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 7

. Happy Reading guyss!! ๐Ÿ˜„โค๏ธ... ๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’ Dokter Hana bergegas mendekatiย Max dan Luna dengan wajah menyeramkan.
Ple "Ugh... Kenapa menyentil ku? Itu sakit!" Ucap Max yang kaget tiba-tiba bibinya menyentil dahinya dengan kuat.
"Kau apakan pasienku hingga menangis, Hah?!" Tanya dokter Hana marah.
"Dia ingin pergi bekerja dan aku melarangnya.
" Ucap Max kesal tak terima disentil.
"Benar kah itu sayang?" Tanya dokter Hana pada Luna untuk memastikan.
"Sa-saya harus segera bekerja dokter.
" Ucap Luna.
"Tidak boleh sayang, kondisimu masih lemah.
Kau disini saja ya.
Hanya empat hari, aku mohon padamu.
" Ucap Hana sambil mengelus kepala Luna.
Karena perlakuan dokter Hana yang lembut padanya, Luna hampir luluh namun karena ia teringatย biaya rumah sakit, ia pun tetap menolak.
"Ta Saya harus bekerja dokter.
Um... Saya juga tidak yakin bisa membayar tagihan jika lama disini.
" Ucap Luna.
"Tenang saja, kamu tidak usah bayar ya... Aku yang akan tanggung semuanya.
" Ucap dokter Hana.
"Um.. maaf dok, saya rasa dokter tidak perlu menanggung biayanya untuk saya.
Saya tidak ingin berhutang dan merepotkan siapapun.
" Ucap Luna.
"Shh Tenanglah sayang.
Sekarang kamu tidur saja ya... " Ucap dokter Hana kembali fokus membujuk Luna sambil memabringkan Luna lembut kemudian ia menyuntikan sesuatu ke infus Luna.
"Dok Saya harus segera pergi bekerja.
" Ucap Luna masih bersikeras.
"Tubuh dan kakimu masih belum memungkinkan sayang, nanti jika dipaksa akan terjadi infeksi, kau akan kerepotan dan semakin sakit.
Disini saja dulu ya.
" Ucap dokter Hana.
"Dok, tapi saya yakin saya tidak apa-apa.
Ucapan Luna terhenti karena ia merasa pandangannya semakin buram.
"Hm? Apa kau mengucapkan sesuatu?" Tanya dokter Hana.
" ya...." Ucap Luna berusaha berbicara namun ia sudah tidak mampu lagi menahan kantuknya dan perlahan menutup mata.
Saat Luna sudah tidur dokter Hana keluar dan melewati Max.
"Kau masih ingin disini?" Tanya dokter Hana.
"Aku ingin duduk sebentar.
" Ucap Max.
"Baiklah.
Jangan macam-macam dengan pasienku" Ucap dokter Hana, kemudian pergi meninggalkan Max dan Luna...... -Malam hari- Luna membuka matanya, ia melihat ke arah jendela dan mengetahui bahwa hari sudah malam.
Di sofa ia melihat Max yang berbaring dengan lengan yang menutup matanya sertaย  beberapa kertas yang ada di atas dadanya.
"Hhhhh~ Kenapa dia masih disini? Aku juga kenapa malah tertidur? Lagi-lagi aku tidak masuk kerja.
" Ucap Luna dalam hati.
Luna duduk menyandar di ranjangnya sambil melihat langit dari jendela kaca besar di ruangan kamarnya.
Lalu pandangannya lagi-lagi ke arah Max.
Luna melihat Max yang terlelap di sofa.
Ia memejamkan matanya sambil berfikir.
'Ck.... Kenapa aku merasa berhutang budi seperti ini padanya? Rasanya sangat tidak nyaman.
' pikir Luna.
"Kau butuh sesuatu?" Tanya Max tiba-tiba hingga membuat Luna kaget dan membuka matanya.

Sumber:Internet