Gelap

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 76

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Contrac Nikah Dengan Mr Ceo 76

. Happy Reading guyss!! ...🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒Tak lama para medis datang ke parkiran, Luna tak tau siapa yang memanggilnya, namun ia bersyukur Max dapat di tangani dengan cepat.
"Nona anda tak apa? Kaki dan dahi Anda harus segera diobati.
" Ucap staf medis.
" Tolong selamatkan suami saya.
Ke-... Kepalanya berdarah.
" Ucap Luna memohon sambil menangis.
"Ya... Suami anda akan baik-baik saja.
Percayalah pada kami.
Ia cepat mendapatkan pertolongan, jadi tak akan terjadi apa-apa padanya.
" Ucap staf medis.
"Duduklah nyonya.
Semua akan baik-baik saja.
" Ucap staf medis mempersilahkan Luna duduk di kursi roda.
"Ka-... Kak ma-...maafk-..an ak-...u.
" tangis anak kecil itu.
Luna menoleh kepadanya dan mendatanginya.
Ia lalu memeluk anak kecil itu untuk menenangkannya.
"Tak apa.
Bukan salahmu sayang.
" Ucap Luna sambil menepuk-nepuk punggungnya.
Lucu sekali ia menenangkan seseorang padahal ia dalam kondisi panik luar biasa.....Saat dahi dan lututnya sudah di perban, Luna pun masih menunggu di depan UGD menanti kabar Max.
Sampai akhirnya dokter pun keluar.
"Bagaimana suami saya dokter?" Tanya Luna khawatir.
"Tenang saja nyonya.
Untungnya kejadian itu di area rumah sakit, jadi suami anda cepat mendapat penanganan.
Ia akan segera melewati masa kritisnya.
Tapi tangan kanannya patah, namun itu akan sembuh seiring berjalannya waktu.
" Ucap Dokter.
"Jadi... Kapan suami saya akan sadar?" Tanya Luna.
"Harusnya ia akan sadar dalam beberapa hari.
Namun suami anda masih perlu perawatan intensif.
Jika dalam beberapa hari tak sadarkan diri maka saya khawatir ada sesuatu yang salah.
Namun anda tenang saja.
Saya optimis suami anda akan baik-baik saja.
" Ucap Dokter.
Air mata Luna kembali tumpah.
Luna pun mengangguk paham dan berterima kasih kepada dokter karena telah bekerja keras menolong suaminya.
"Apakah saya boleh melihatnya?" Tanya Luna.
"Tentu nyonya.
" Ucap dokter.
Dokter pun pergi setelah mempersilahkan Luna.
Saat Luna ingin membuka pintu, seseorang memanggil namanya.
"Luna!" Panggil Rose.
"Aku... Aku langsung kemari setelah mendapat info kau terluka.
Ucap Rose terengah-engah.
"Rose!" Ucap Luna memeluk Rose.
"Kau baik-baik saja bukan? Maafkan aku, harusnya aku menjemputmu lebih awal.
" Ucap Rose.
"Maxime... Dia menyelamatkanku.
Sekarang dia terluka.
" Ucap Luna.
Rose memperhatikan pintu UGD yang ia tebak disanalah Maxime berada.
"Baiklah... Kau tenang ya.
Semua bukan salahmu.
Dan semua akan baik-baik saja.
" Ucap Rose.
Luna mengangguk menangis di pelukan Rose.
"Bukankah kau akan masuk ke sana? Ayo masuk, Max pasti sedang menunggu.
" Ucap Rose.
Luna menggangguk, ia pun berjalan masuk ke UGD ditemani Rose....Luna duduk memegang tangan Max yang diinfus, sedangkan tangan Max yang disebelah sudah di perban karena patah.
Ia tak bisa menahan agar air matanya tak tumpah.
Kejadian begitu cepat membuat Luna hampir tak mengingat detailnya.
Ia juga tak sempat melihat plat mobil yang menabrak mereka.
Tapi seorang staf berhasil masuk mobil itu, semoga saja staf itu berhasil membawa orang yang telah menabrak Max ke kantor polisi.

Sumber:Internet