Gelap

Detektif Mesum 10

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Detektif Mesum 10

. "Aku sudah lelah mencarinya..! Sekarang aku hanya bisa meminta pertolonganmu saja..!" Pagi itu Kirk Johnson nampak gusar.
David Valley yang sedang menyantap makanan tak menanggapi kata-kata Kirk.
"Kau dengar, David?!" Setengah berteriak Kirk bertanya.
David berhenti mengunyah makanannya lalu menatap Kirk.
"Dasar, pagi-pagi kau sudah ribut saja, Kirk" kata David santai.
"Hei, meskipun adikku hilang, sikapmu tetap saja santai begini, hah?!" Sahut Kirk menanggapi ucapan David.
"Sabarlah, tunggu 1 hari lagi" sahut David lalu menyuap makanan lagi.
"Satu hari lagi..?! Adikku hilang sudah dua hari, Dave?! Kau kok cuek sekali, hah?!" Kirk semakin gusar dengan tingkah David.
"Tunggulah sebentar..!! Aku kan lagi makan..!!" Ujar David tak kalah keras.
Kirk terkejut mendengar bentakan David.
Dia tersadar jika sikapnya sudah kelewatan.
"Maaf, aku terlalu menuruti perasaanku" ucap Kirk pelan merasa bersalah.
David memasukkan suapan terakhir ke dalam mulutnya sambil menatap Kirk yang tertunduk.
"Bersabarlah" kata David lalu mengelap mulutnya.
Kirk masih berdiri di sebelah David.
Dia hanya diam tak tahu harus berbuat apalagi.
Alisa, adik satu-satunya sudah dua hari tidak pulang.
Entah apa yang sedang terjadi pada dirinya.
"Kau punya foto adikmu?" Tanya David setelah meneguk minumannya.
Kirk terbelalak mendengar pertanyaan David.
Kirk sangat gembira mendengarnya.
Itu artinya, David akan membantunya mencari adiknya.
"David..?" Seru Kirk.
***David menyusuri trotoar di sepanjang jalan di pusat kota Monjiro yang sore itu sangat ramai.
Hingga kakinya sudah merasa lelah, David menghentikan langkahnya.
Disandarkan tubuhnya ke sebuah bangunan toko yang sudah tutup, sambil melihat orang-orang yang berlalu lalang di depannya.
"Biasa dia selalu tenang.
Tapi kalau sudah menyangkut soal adiknya... Huh?!" Gumam David dalam hati membayangkan partner kerjanya, Kirk.
"Apa karena adiknya begitu cantik?" Gumam David lagi seraya merogoh saku jaketnya mengambil selembar foto yang tadi diberikan Kirk.
David menatap dingin gambar seorang gadis di dalam foto.
Gadis remaja berambut pendek yang sangat mirip dengan Kirk.
"Kalau tampangnya seperti ini, aku malah memintanya untuk pergi saja dari rumah" gumam David lagi sambil tersenyum sendiri.
"Auh... Kau mau apa sih..!!"Tiba-tiba terdengar jeritan seorang wanita.
David menengok ke sebelah kirinya.
Tak jauh dari tempatnya berdiri, nampak ada keributan antara seorang wanita dan seorang lagi yang sepertinya laki-laki.
"Kau tadi bilang apa..?!" Suara orang yang nampak seperti laki-laki itu sambil mencengkeram kerah baju si wanita.
"Aku hanya mengajakmu main.." jawab si wanita dengan nada ketakutan.
"Bodoh, bagaimana aku bisa main denganmu?!" Sahut si lelaki dengan ketus.
"Oh, jadi kamu mau main setelah memeriksa barangku, ya?" Tanya si wanita dengan senyum yang menggoda.
"Apa?" Si lelaki nampak tak mengerti maksud ucapan si wanita.
Wanita itu melepas kancing bajunya lalu menyibakkannya hingga si lelaki dapat melihat dadanya.

Sumber:Internet