Gelap

Detektif Mesum 4

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Detektif Mesum 4

. Sandra melangkah menuju kamarnya setelah keluar dari lift hotel tempatnya menginap.
Sudut matanya menangkap sesosok laki-laki yang berdiri di depan pintu kamarnya.
"David" gumamnya lagi saat menyadari bahwa laki-laki itu adalah David.
Sandra bergegas menuju ke arah David yang kini tersenyum melihat kedatangan Sandra.
"David!" Sapa Sandra.
David tetap mengulas senyum di bibirnya.
"Terima kasih kau telah membalaskan dendamku" ujar Sandra menatap mata David.
David mengangguk pelan .
Tak kuasa menahan perasaan harunya, Sandra berlari menghampiri David lalu langsung memeluk tubuh David.
Suara isak tangisan Sandra terdengar lirih tenggelam di dada David.
"Istirahatlah dulu" kata David singkat sambil mengusap bahu Sandra.
Setelah mengusap air matanya, Sandra mengambil kunci kamar lalu membuka pintunya.
"Masuklah, atau kau sedang terburu-buru?" ujar Sandra setelah membuka pintu kamarnya mengajak David untuk masuk.
David melangkah masuk lalu membuka jaketnya sambil memperhatikan suasana dalam kamar hotel Sandra.
Kamar mungil dengan nuansa warna putih dan tidak terlalu besar.
David terus melangkah masuk.
Sandra juga membuka jaketnya lalu menyalakan pendingin ruangan.
"Kau mau cola? Aku hanya punya ini" kata Sandra lagi mengambil 2 kaleng cola di atas meja dan memberi 1 kepada David.
Hening kembali saat mereka sama-sama sibuk membuka kaleng cola di tangan masing-masing lalu meneguk isinya.
Setelah meneguk minumannya, David mengeluarkan secarik kertas dari saku jaketnya.
"Aku mau mengembalikan ini" kata David menyerahkan kertas bukti asuransi yang diterimanya dari Sandra tempo hari.
Sandra menatap kertas itu.
Lalu menampik tangan David.
"Itu bayaranku untukmu" sahut Sandra.
David menggelengkan kepalanya.
"Kau ingat kata-katamu tempo hari, bahwa kau akan membayarnya dengan dirimu?" Balas David.
Sandra diam menunggu ucapan David selanjutnya.
"Sesuai janjimu, aku tak mau uang.
Tapi aku mau dirimu" kata David lagi.
"Ooh... David..." Gumam Sandra tak berdaya.
"Tunggu sebentar, aku mau membersihkan diri dulu" kata Sandra mengalihkan pembicaraan.
David mengangguk sambil memperhatikan Sandra yang masuk ke kamar mandi.
Setelah meneguk minumannya lagi, David lalu duduk di kursi kecil di sebelah ranjang.
Tak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka.
David menoleh ke arahnya.
Terkejut dia saat melihat Sandra keluar dari kamar mandi hanya menggunakan bra dan celana dalam saja.
Mulutnya sampai menganga melihat kemolekan tubuh Sandra yang melangkah pelan menghampirinya.
Sandra sudah tiba di depan David dan berdiri dengan gaya menggoda sambil mengulum telunjuknya.
Perlahan David bangkit dan berdiri di depan Sandra.
Mata mereka saling bertatapan beberapa lama.
Sandra merapatkan tubuhnya ke tubuh David, lalu melingkarkan tangannya ke leher David.
Dahi mereka saling bersentuhan hingga hembusan nafas mereka terasa beradu.
David pun kemudian melingkarkan tangannya ke pinggang Sandra.
"Kau gemetar?" Bisik David pelan.
"Aku tahu" sahut Sandra.
"Kau yakin akan melakukannya...""Ya, dan aku juga menginginkannya" potong Sandra cepat.
Sandra memejamkan matanya.
David mengerti apa yang diinginkan wanita itu.
Hembusan nafas Sandra mulai membangkitkan gairah David.
Lalu dalam sekejap, bibirnya sudah mengulum bibir Sandra.

Sumber:Internet