Gelap

Diary Seorang Istri 27

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Diary Seorang Istri 27

. Lumatan Anto semakin liar, begitupun Maya, sepasang manusia yang seharusnya tak bersama kini tengah berlomba memanjakan keinginan syahwat mereka, sambil melumat bibir Maya, tangan Anto terus bergerilya mengelus punggung, pantat, dan kini Anto mulai sibuk membuka kancing blouse yang dikenakan Maya.
Anto memutar tubuh Maya hingga membelakanginya, dengan wajah menyamping, Maya kembali meladeni permainan mulut pria bertato itu, dengan posisi wajah sedikit dibawah Anto, tak pelak seluruh liur Anto semakin penuh di mulut Maya, namun Maya tak peduli, dia terus mengimbangi permainan lidah Anto, ciuman pria bertato itu sangat dahsyat memecut seluruh libidonya, Bahkan kini tangan Anto telah berhasil menyusup dan meremas payudara Maya, dua pertiga kancing blouse Maya telah terbuka.
Tiba-tiba Anto menghentikan ciumannya, Maya menatap wajah pria itu dengan mata sayu terbakar birahi, keduanya saling menatap, Anto mengangkat tubuh Maya, dan menggendongnya, Maya tertawa manja sambil memeluk leher Anto dengan kencang, dan kembali mereka berpagutan dengan panas, Anto membawa wanita cantik itu menuju ke kamar.
Anto meletakkan tubuh indah Maya dengan perlahan di atas kasur empuk, Maya menatap Anto sambil menggigit bibirnya, dilihatnya pria bertato itu tengah membuka celana panjangnya, Maya juga tak mau ketinggalan, dibukanya sisa kancing blouse yang masih tertutup, kini Blouse itu telah tanggal menyisakan bra berwarna krem agak kecoklatan yang serasi dengan warna hijab Maya, dan Anto juga tengah membuka kain penutup tubuhnya yang terakhir, kontol hitam dengan gagah menyembul dari balik celana dalam Anto, Maya terpukau menatap kontol berurat tebal itu, tangannya sibuk membuka pengait branya.
Anto mendekati Maya sambil meremas kontolnya, "Bobi kangen ama kamu Maya menggigit bibirnya, matanya nanar menatap kontol besar Anto, dorongan syahwatnya membuat Maya menghambur cepat menuju kontol besar itu, Maya berlutut memandang kontol besar didepannya itu, mulutnya mendesis menahan gemas birahinya, Maya memegang kontol Anto, diangkatnya kontol itu ke atas, Maya menempelkan bibir dan hidungnya di batang Anto, aroma kontol itu membuat birahinya semakin berkobar.
Maya menghirup dengan histeris aroma batang Anto, mulutnya mendesis seiring kocokannya pada batang besar hitam yang penuh urat tebal, dijilatinya precum yang mengembang di ujung lubang pipis Anto, bagai wanita binal, Maya menjilati bibirnya sendiri, Maya terus mengocok kontol itu dengan cepat.. "Hisap Bisik Anto lirih Maya langsung melahap kontol besar didepannya itu, batang kontol yang besar dan panjang itu berupaya dimasukkan hingga menyentuh tenggorokannya, namun Maya malah mual, batang itu menyentuh trakeanya, Maya mencoba kembali dan lagi-lagi Maya ingin muntah karena tersedak, liur Maya membasahi area seputar bibirnya.
Anto menundukkan wajah, lidahnya menjilati liur wanita cantik itu, Maya menyambut lidah Anto dengan gemas, kini Maya kembali menghisap batang kontol Anto, Maya hanya menghisap bagian kepala kontol itu, hisapan Maya sungguh dalam, lidahnya juga menari mengorek lubang pipis Anto, sungguh luar biasa pengaruh syahwat terhadap libido Maya, Anto merasakan perubahan Maya yang semakin pintar dalam menghisap kontol, sesaat Anto tak percaya kalau wanita cantik ini adalah wanita yang sama, yang disetubuhinya beberapa hari lalu.
Anto menahan kepala Maya, tubuhnya menunduk dan mengangkat Maya berdiri, kembali Anto melumat bibir Maya dengan ganas, dan Maya juga menyambut lumatan anto dengan penuh gairah, Anto menggiring Maya hingga terlentang di kasur, saat Maya hendak membuka hijab, Anto menahannya, "Jangan dilepas ya Maya hanya mengangguk sambil tersenyum.
Anto menatap nanar payudara Maya, sungguh indah payudara itu bentuknya membulat, putih dan mulus, putingnya runcing berwarna pink, Anto memilin putting Maya yang semakin menguncup..
Sumber:Internet