Gelap

Diary Seorang Istri 41

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Diary Seorang Istri 41

. Maya semakin larut dalam meladeni video call kekasih gelapnya itu, tanpa malu Maya menggoda Anto dengan menyingkapkan sebelah pakainnya di bagian dada, hingga bongkahan payudara mulusnya terlihat begitu ranum menantang.
"Duh banget sayang.." Goda Anto sambil menjulurkan lidahnya.
"Mas mau nenen gak, ini udah gatel banget pengen dihisap mas.." Maya memegang payudaranya dan mendekatkan layar hpnya ke putting susunya.
"Pengen banget sayang, mas kecanduan nenen ama dek Maya.
" Ujar Anto.
"Hmmmm, hisep ma rintih Maya.
"Kamu abis negewe ama suami kamu ya.." Tiba-tiba Anto melemparkan pertanyaan yang membuat Maya terkejut, entah kenapa saat itu Maya merasa menghianati kekasih gelapnya ini, padahal dia bersetubuh dengan suaminya sendiri, tapi dia merasa bersalah.
"Ya ma ya..mas Anto gak marah kan, tadi mas Adam ngajakin, aku gak bisa nolak sayang.." Ujar Maya parau.
"Loh kok minta maaf, gak apa kok, kan itu kewajiban dek Maya sebagai istri.
" Ucap Anto.
"Hmmm kan mas yang punya memek aku...makanya aku merasa bersala tapi mas Adam gak seperkasa mas kok, jauh banget ama mas, aku kalau boleh milih mendingan di ewe sama mas suer deh.
" Entah darimana Maya memiliki kebinalan seperti ini, namun memang Maya saat itu merasa bersalah telah melayani suaminya di ranjang.
"Duh serius aku yang punya memek kamu sayang?" tanya Anto menggoda.
Maya dengan wajah imut mengangguk, "beneran, memek ini punya kamu hanya menjalankan kewajiban sebagai istri aja, lain kalau ngewek ama ma aku pengen diewe lagi kaya tadi sore ma ya kita ke jawab Maya, suaranya semakin serak dengan syahwatnya yang menggelora.
Anto hanya tersenyum menanggapi.
"Tuhh mas mah, malah senyum gi kontolnya dong..aku pengen ngisep kontol mas..." pinta Maya dengan suara yang semakin parau, tampak jelas birahinya telah menggebu-gebu.
"hmm, ehh bentar ya dek, mas ada telpon ni kita sambung lagi.." Ujar Anto tiba-tiba.
"Ahh aja nelponnya, mas Suara Maya terdengar mendayu manja.
"Dari mantan istriku dek, kayaknya penting, nanti aku telpon lagi ya.." Ujar Anto yang kemudian menutup telponnya, Maya cemberut namun juga tak bisa berbuat apa-apa, rasa horninya telah membuncah, Maya segera meloloskan celana piyama serta celana dalam yang dikenakannya, maya merintih lirih sambil menggesek klitorisnya, benaknya berimajinasi kalau saat itu Anto dengan lidah panasnya tengah menjilati vaginanya, Maya terus melakukan masturbasi untuk meluapkan hasratnya yang tertahan.
Di tempat lain, Anto menyeringai, "Hmmm sori ya sayang, ini salah satu rencanaku selanjutnya untuk menguji kamu.." Anto meletakkan hpnya di meja, dihirupnya kembali kopinya yang sudah mulai dingin.
*** Pagi itu kehidupan kembali normal, para pekerja berlomba-lomba keluar dari sarang mereka masing-masing untuk mencari imbalan materi untuk mencukupi kebutuhan mereka, Anissa yang menjadi bagian dari kaum urban Jakarta tengah berdiri termangu di KRL yang ditumpanginya, ingatan tentang ciuman yang dilakukan perempuan yang ternyata istri Pak Adam dengan pria di Mobil hitam membekas di benaknya.
Anissa begitu kesal dengan perilaku perempuan itu, perempuan itu begitu tega berselingkuh dan membohongi lelaki baik yang telah mencuri hatinya, Anissa ingin sekali memberitahu Pak Adam tentang hal yang dilihatnya, Anissa merasa bosnya itu harus tahu kelakuan istri yang di banggakan di belakangnya.
Dalam hatinya tak henti Anissa mengutuk kelakuan istri bosnya itu, Anissa tak menduga perempuan yang menggunakan hijab, malah tak tahu malu berciuman dengan lelaki lain yang bukan suaminya.

Sumber:Internet