Gelap

Diary Seorang Istri 52

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Diary Seorang Istri 52

. "Assalamualaikum warahmatulla warahmatulla Adam mengucapkan salam terakhir pertanda tunai sudah sholat subuhnya, Adam meletakkan sejadahnya di meja sebelah ranjang, hari ini Adam berencana melakukan jogging di sekitar hotel, Adam mengambil sepatu sportnya dari dalam tas, usai mengenakan sepatu, dia mengambil hpnya, Adam menghubungi Maya istrinya, namun berkali-kali dicobanya namun panggilannya berakhir tanpa .
"Apa Maya masih tidur? Apa jangan-jangan dia sedang dapat tamu bulanan hingga gak juga udah nanti aja aku hubungi lagi.
" Adam meletakkan hpnya dan mengambik handuk kecil, Adam tak membawa hpnya saat jogging, karena dia berpikir hanya jogging di sekitaran komplek hotel.
Adam membuka sebotol air mineral yang tersedia, diminumnya sedikit dan kemudian botol itu dibawanya ke luar.
"Selamat pagi pak, kamarnya mau dibersihkan pak?" tanya seorang petugas kebersihan yang ditemuinya di luar kamar.
"Nanti saja mas, saya hanya jogging sebentar, nanti saya titipkan kartu di resepsionis.
" Jawab Adam tersenyum ramah.
"siap pak, selamat jogging pak.
" Ujar petugas tersebut ramah.
Adam mengangguk dan berjalan menuju lift, untuk menuju lift dia melewati kamar Anissa, tadinya Adam ingin mengajak Nissa jogging, tapi kemudian dia teringat kalau ibu Anissa ikut menginap,Adam merasa sungkan, Adam kemudian melanjutkan perjalanan ke lift.
***Maya mengulet diatas tempat tidur, sesaat dia merasa kebingungan, namun tak lama senyum tersungging di wajah cantiknya saat melirik disampingnya.
"Aduhh Maya merasa kakinya kesemutan, teringat dia begitu lama mengangkang tadi malam melayani kebuasan pejantannya yang kini terlelap di sampingnya.
Maya berjalan sedikit tertatih menuju kamar mandi, selangkangannya terasa ngilu dan penuh bercak bekas sperma dan lendirnya yang mengering, Maya membersihkan bagian tersebut di kamar mandi, digapainya kimono handuk yang tersedia di kamar mandi, lalu dia keluar.
Maya mengambil sebotol minuman yang disediakan resort, sambil minum Maya memperhatikan Anto yang sedang tertidur pulas, Anto tidur tanpa sehelai benangpun dan selimutnyapun tersingkap, dari tempatnya berdiri, Maya bisa melihat kontol sang pejantan tengah tertidur juga.
Maya menuju ke meja sebelah ranjang, diambilnya hpnya yang lupa dia charge, baterei hpnya tinggal 10%, Maya melihat ada 5 panggilan tak terjawab dari suaminya, Sejenak Maya termenung menatap hpnya, ada sisi batinnya merasa bersalah, namun sisi liarnya lebih dominan mempengaruhi pikirannya saat itu.
Maya meletakkan hpnya tanpa ingin balas menghubungi suaminya itu, Maya kemudian mencari charger, sejenak dia mencoba mengingat dimana charger hpnya, dan Rupanya kabel chargernya masih tertinggal di mobil, "ya udah nanti aja ambilnya.."Maya membuka pintu kaca, semilir angin pantai menghembuskan rambutnya yang tergerai indah, Maya merentangkan tangannya menikmati aroma, Maya kembali teringat persetubuhannya semalam, sungguh dahsyat dan menakjubkan baginya, Maya menyentuh bagian vaginanya yang mulai lembab karena memikirkan itu.
Sepasang tangan tiba-tiba melingkar di pinggangnya, Maya melenguh geli saat jenggot Anto mengusap tengkuknya, "hmmmm.." Maya menyandarkan kepalanya di tubuh pria dibelakangnya itu.
"Selamat pagi can udah bangun.." Anto berbisik sambil menggigit cuping telinga Maya.
"Selamat pagi juga ma aku ingin menikmati angin semilir pantai yang menenangkan mas.." ujar Maya sambil membelai pipi Anto.
"Kamu bangun pagi kok cantik banget kamu selalu begini?" goda Anto, Maya tersipu malu bagaikan remaja puber, Maya membalikkan badan dan kini berhadapan dengan wajah Anto.

Sumber:Internet