. Saat ini Dave sudah bersiap-siap untuk pergi kekantor.
Ia melihat Keyla yang sudah beranjak pergi kemeja makan tanpa menatapnya.
Dave beranjak pergi dari kamar tidur mereka dan mengejar Keyla agar bisa sarapan bersamanya.
Dave melihat Keyla yang sedang asik menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri.
Ia mengabaikan Dave.
Lagi.
Dave menatap Keyla dengan pandangan terluka.
Hati Dave sakit melihat Keyla yang seprti ini.
Dave pun mencoba bersikap lebih kuat.
"Key, kamu gak mau nyiapin makanan untuk aku Key?" Dave bertanya pada Keyla dan menatap kearah Keyla penuh harap.
Namun, yang ditatap nya justru mengabaikannya seolah menganggap Dave tidak ada.
"Yaudah, hari ini aku bakan nyiapin makanan aku sendiri yah Key.
" Ucap Dave yang mengharapkan jawaban dari Keyla.
Namun, sepertinya usahanya kali ini gagal lagi.
Keyla masih diam tak menyahut.
Dave pun mulai menyiapkan makanannya sendiri.
Mereka pun makan dalam keadaan hening.
Setelah Keyla selesai makan, Keyla segera beranjak untuk pergi meninggalkan Dave, namun Dave mencegahnya.
Dave menahan tangan Keyla dan menatap pemilik mata hazel itu.
"Aku berangkat kerja dulu yah Key.
" Ujar Dave menatap Keyla sedang yang ditatap masih diam tak menyahut.
Dave menghela nafas berat.
Selama 10 detik Dave menunggu jawaban Keyla, namun Keyla masih terdiam dengan sorot mata dingin.
"Kamu gak mau cium tangan aku Key?" Dave bertanya pada Keyla dan menatap sang pemilik mata hazel itu.
Sedangkan Keyla yang ditanya seperti itu pun menatap Dave kemudian, menatap dengan pandangan sinis padanya.
"Harus banget yah? " "Bukannya dulu kamu yang gak suka kalau aku cium tangan kamu? " Keyla bertanya pada Dave dengan nada menyindir.
Tatapan Dave melemah, dia merasa bersalah.
Lagi.
Dia rindu akan Keyla yang dulu.
"Maaf Key, waktu itu aku bersikap kekanak-kanakan.
" Ucap Dave lirih menatap Keyla dengan pandangan mata terluka sedang yang ditatap menatap Dave dengan pandangan datar.
"Udahlah, aku males ngomongin ini.
Pagi-pagi udah mau ngajak ribut aja.
" Ucap Keyla sinis mengabaikan permintaan maaf Dave tadi.
"Yaudah aku berangkat kerja dulu yah.
" Ucapnya dengan sorot mata kecewa.
"Nanti aku hubungin kamu yah Key.
" Ucap Dave sebelum pergi keluar.
Sedang Keyla masih diam tak menyahut Dave dengan pandangan mata dingin.
~~ Dave menatap jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 12 tepat.
Dave sudah bersiap untuk makan siang di kantornya, tetapi sebelum itu ia hampir terlupa untuk menelfon Keyla saat ini.
Ia pun mengambil handphone nya di kantong celananya dan mencari kontak bertuliskan nama Keyla.
Ketemu.
Pada panggilan pertama masih tidak dijawab.
Panggilan kedua dan ketiga juga tidak dijawab.
Ia bertanya pada dirinya sendiri, apa Keyla sungguh membencinya sampai mengangkat telepon darinya pun tidak sudi.
Dave masih tidak menyerah untuk menelfon Keyla sampai panggilannya diangkat oleh Keyla.
Sampai akhirnya pada panggilan ketujuh Keyla mau mengangkat telepon darinya.
Dave tersenyum senang.
"Halo Key, kamu baik baik aja kan? " Dave bertanya pada Keyla dengan nada khawatir.
Sumber:Internet