. Mereka berdua sudah sampai dibioskop Dave turun dan membukakan pintu mobil tempat Kayla duduk, mereka berdua pun masuk dan segera mencari daftar film horror apa yang tayang malam ini.
Namun, sebelum itu Dave harus membeli popcorn dan juga minuman untuk mereka berdua.
Mereka pun menonton film horor berjudul “Perempuan Tanah Jahannam”.
Film tersebut mulai ditayangkan, Kayla fokus dengan menonton film dengan adegan menegangkan dan seru itu, namun berbeda dengan Dave yang bukannya menonton film itu, Dave sesekali melihat Kayla yang sesekali ketakutan itu dan mencengkam lengan baju Dave.
“Kenapa, kamu takut yah? “ Tanya Dave dengan melihat Kayla yang sedang menutup mata dan mencengkram lengan baju Dave.
“Ngg-nggak kok, aku nggak takut.
“ Ucap Kayla berusaha menyangkal ucapan Dave.
“Kalau kamu nggak takut, kenapa kamu nutup mata dan megang baju aku Key? “ Ucap Dave tersenyum menatap Kayla yang malu-malu itu yang menurutnya sangat lucu.
“Ya nggak papa.
Cuma kaget aja tadi.
“ “Ih, katanya suka film horor, berani nonton film horor, buktinya sekali lihat hantunya sama darah aja udah takut kamu Key.
“ Ucap Dave yang meneruskan menggoda Kayla.
Kayla yang sebal pada Dave karena terus menggodanya itu pun memukul Dave dan memelototkan matanya menatap Dave sebal.
“Dave!! Diam nggak!!!” Ucap Key berdecak sebal pada Dave yang sangat senang menggodanya itu.
Namun Dave yang dipanggil seperti itu pun hanya tersenyum lucu tanpa merasa bersalah sama sekali.
~~ Film tersebut telah selesai sejak tadi, mereka berdua pun telah sampai dirumah besar mereka.
“Udah sampai Key.
“ Ucap Dave namun alangkah terkejutnya Dave saat melihat Keyla yang sudah tertidur nyenyak.
Dave memandangi wajah Keyla itu dengan seksama, satu kata yang Dave pikirkan “cantik” bathin Dave.
Ahh, kenapa selama ini Dave sama sekali tidak menyadari bahwa Keyla secantik itu dengan lesung pipinya dengan wajah naturalnya dan dengan mata hazelnya? Kenapa Dave baru menyadarinya sekarang? Setelah Keyla menjauh darinya dan membencinya? Deg Deg Deg Hati Dave berdebar-debar, sudah lama sekali Dave tidak merasakan perasaan ini.
Dave sudah sejatuh cinta ini pada Keyla.
Dave kemudian mendekati Keyla yang sedang tertidur itu dan melepas sabuk pengaman Keyla dan memandang wajah Keyla lagi sambil mengelus pipinya.
Dave semakin mendekat dan mengecup kening, pipi dan bibir Keyla berurutan, namun saat Dave mengecup bibir Keyla alangkah terkejutnya Dave saat Keyla membulatkan matanya dan terbangun.
Keyla mendorong dada Dave dan menatap Dave penuh marah, tidak habis pikir dengan perbuatan Dave saat ini.
“Aku benar-benar nggak nyangka sama kamu Dave, bisa-bisanya yah kamu manfaatin waktu aku tidur dan nyium aku tadi, gila kamu yah!!” Ujar Keyla tersenyum remeh pada Dave sambil bergegas keluar dari mobil.
Disisi lain, Dave menyadari perbuatan nya tadi salah, ia langsung bergegas mengejar Keyla dan menarik tangan Keyla.
“Key tunggu Key!!“ Ucap Dave dengan menahan tangan Keyla.
“Apalagi sih Dave?“ Menatap Dave dengan tatapan remeh.
“Maaf Key aku tahu aku salah tadi, aku manfaatin kamu dan buat kesalahan lagi dan lagi.
Maaf Key!!“ Dave memeluk Keyla dan mengelus rambut Keyla.
Disisi lain, Keyla juga merasa bersalah pada Dave karena sudah melarang Dave untuk menciumnya, seharusnya Keyla tidak melarang Dave.
Dave berhak untuk itu.
Tapi, mengingat semua kesalahan Dave dan semua perbuatan Dave, tetap saja ia masih sangat membenci Dave, meskipun suaminya itu berusaha menebus kesalahannya.
Keyla jadi merasa bersalah.
Hati Keyla gamang.
Ia pun membalas pelukan Dave dan Dave semakin mengeratkan pelukannya pada Keyla.
“Aku juga minta maaf sama kamu Dave, aku tahu aku juga salah sama kamu, seharusnya aku nggak kayak gitu sama suami aku sendiri, lagian itu juga bukan kesalahan fatal, aku yang berlebihan sama kamu Dave.
” Keyla pun melepaskan pelukannya pada Dave, namun Dave makin mempererat pelukannya dan menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Keyla.
“Tetap seperti ini Key, aku mohon tetap seperti ini dulu Key.
“ Keyla pun hanya diam menuruti permintaan Dave.
"Besok aku temenin kamu chek up ke dokter yah Key?“ Dave berujar karena baru ingat besok Keyla akan chek up ke dokter untuk memeriksakan kandungannya.
“Nggak usah, aku bisa sendiri kok.
Lagian, aku juga tahu kamu sibuk.
“ “Key, aku kan udah bilang sama kamu kalau aku mau belajar buat jadi suami sekaligus ayah yang baik untuk calon anak kita, kamu mau yah Key?“ “Yaudah deh terserah kamu, sekarang kita tidur aja yah Dave.
“ Namun, sebelum itu Dave berjongkok dan mengelus perut Keyla yang didalamnya terdapat calon anaknya.
“Baik-baik di perut mama yah sayang, jangan nakal.
“ Ucap Dave kemudian mencium perut Keyla.
Key pun juga mengelus tangan Dave yang masih asik mengelus perutnya itu, kemudian berkata pada calon bayinya.
“Mama juga nggak sabar nunggu kamu lahir sayang.
“ Ucap Keyla yang tersenyum menatap Dave.
Di sisi lain tanpa Keyla sadari, ucapannya tadi menyakiti hati Dave.
Hati Dave kembali merasa sakit saat Keyla berkata tidak sabar menunggu anaknya lahir, apakah itu tanda bahwa waktu kebersamaan mereka akan berakhir sebentar lagi? Dave benar-benar tidak siap untuk itu, dia benar-benar tidak siap untuk berpisah apalagi sampai bercerai dengan Keyla.
Dave pun memaksakan senyumnya dan menatap Keyla, berusaha menyembunyikan luka hatinya.
Aku sakit Key, dengan kamu berkata seperti itu, kamu kembali menjatuhkan harapanku untuk bersama kamu sampai maut memisahkan kita Key, aku sadar bahkan dengan semua perilaku ku yang mulai berubah, kamu nggak akan merubah pikiran kamu kan Key? Kamu akan tetap dengan ego kamu untuk berpisah dengan ku.
Dari hati Dave yang berteriak penuh luka.
TBCHai guys, maaf yah aku sekarang jarang update, karena lagi fokus sama dunia realita nih.
Tapi jangan lupa yah untuk ngevote dan ngasih saran keceritaku ini karena saran dan vote kalian penting loh untuk aku.
Sampai jumpa di chapter selanjutnya!!.
Sumber:Internet